4 Fakta Menarik Kemenangan Arsenal 5-1 atas Paris SG

Hasil bagus diraih Arsenal di pertandingan pramusim bertajuk International Champions Cup 2018. Arsenal meraih kemenangan meyakinkan, 5-1 atas tim juara Ligue 1 Prancis musim 2017/18 lalu, Paris Saint Germain (PSG), Sabtu (28/7).
Kemenangan ini tak hanya menjadi bekal Arsenal menyambut kompetisi musim 2018/19 tetapi juga menjadi 'kampanye' bagus bagi pelatih anyar Arsenal, Unai Emery untuk merebut simpati pendukung Arsenal. Berikut cerita kemenangan Arsenal atas PSG.
1. Kemenangan pertama Arsenal di International Champions Cup 2018

Arsenal era baru di masa kepelatihan Unai Emery mulai memperlihatkan kualitasnya. The Gunners--julukan Arsenal-- meraih kemenangan hebat, 5-1 atas PSG di laga kedua International Champions CUp 2018 yang digelar di National Stadium Singapura, Sabtu (28/7).
Kemenangan telak ini tak lepas dari komposisi pemain yang dimainkan Emery juga strategi 4-2-3-1. Pelatih asal Spanyol ini memainkan beberapa pemain bintangnya seperti Mesut Ozil, Henrikh Mikhitaryan, dan Pierre Emerick Aubameyang di babak pertama. Lalu di babak kedua, Emery memasukkan Aaron Ramsey dan Alex Lacazette. Sementara PSG memainkan kiper senior, Gianluigi Buffon dan beberapa pemain muda.
Pesta gol Arsenal diawali Mesut Oezil di menit ke-13. Skor ini bertahan hingga akhir babak pertama. Di babak kedua, PSG menyamakan skor lewat penalti Christopher Nkunku di menit ke-60. Arsenal kembali unggul lewat gol Lacazette di menit ke-67 dan menit ke-71. Lantas giliran Rob Holding mencetak gol keempat dan Eddie Nketiah menutup kemenangan Arsenal di menit ke-94.
Kemenangan 5-1 atas PSG menjadi kemenangan pertama Arsenal di ICC 2018. Sebelumnya, Arsenal bermain imbang 1-1 atas Atletico Madrid kemudian kalah adu penalti (26/7).
2. Mesut Ozil ditunjuk jadi kapten

Salah satu pemain yang paling menjadi sorotan saat Arsenal menghadapi PSG adalah Mesut Ozil. Ini merupakan pertandingan pertama Ozil setelah dirinya menjadi viral pemberitaan usai mengumumkan mundur dari Timnas Jerman karena menjadi korban rasis dan disrespect.
Hebatnya, Ozil menandai come back-nya ke lapangan dengan gol pertama untuk Arsenal. Di laga ini, Ozil dimainkan selama 1 jam. Dia ditarik keluar di menit ke-64 dan digantikan pemain muda, Smith Rowe.
Dikutip dari BBC, Unai Emery menyebut dirinya akan menunjuk lima pemain untuk menjadi kapten Arsenal di musim 2018/19. Dan, Ozil termasuk salah satu dari lima pemain tersebut. "Saya pikir Ozil bisa mengemban tanggung jawab ini. Jangan lupakan ada Laurent Koscielny yang sudah mulai pulih. Juga Petr Cech dan Aaron Ramsey," ujar Emery.
3. Arsenal senang bisa menjalani pramusim di Singapura

Laga melawan PSG menjadi akhir tur Arsenal di Singapura. Dan, bisa menjalani masa pra musim di Asia Tenggara yang tentu saja berjarak ribuan mil dari Inggris, tidak membuat para punggawa Arsenal bermuka masam. Justru, mereka sangat menikmati bertanding di Singapura. Pasalnya, setiap kali Arsenal bermain, mereka didukung oleh puluhan ribuan fans yang antusias menyaksikan aksi-aksi mereka. Di laga melawan PSG, ada lebih 50 ribu fans yang hadir di stadion National Singapura.
Dikutip dari website resmi klub, Unai Emery mengaku gembira atas dukungan postif para fans di Singapura. Menurutnya, itu menjadi salah satu parameter bahwa Arsenal telah menjadi brand global yang memiliki banyak fans di seluruh penjuru dunia.
"Turnamen ini membuat kami bisa bertemu dengan fans kami di Singapura. Dukungan mereka luar biasa. Saya pikir Arsenal memang memiliki banyak suporter di seluruh belahan dunia dan itu membuat kami senang," ujar Emery.
"Menakjubkan bisa melihat banyak cinta dan dukungan yang kami dapatkan dari pendukung kami di Asia dan di Singapura. Ini merupakan perjalanan yang menyenangkan," sambung bek Arsenal, Hector Bellerin.
4. Jadwal berikutnya menghadapi Chelsea di Dublin

Usai laga melawan PSG, Arsenal kembali 'terbang' ke Eropa. Tengah pekan depan, mereka akan kembali tampil di rangkaian pertandingan International Champions Cup 2018 berikutnya. Arsenal akan menghadapi 'tim tetangga', Chelsea di Dublin, Irlandia pada Kamis (2/8).
Unai Emery menyebut akan terus mematangkan skema permainan 4-2-3-1. Terutama mematangkan posisi terbaik untuk Mesut Ozil dan menentukan penyerang utama. Di laga melawan PSG, Emery memainkan Aubameyang di babak pertama lantas menggantinya dengan Lacazette di babak kedua. "Kami ingin terus mencari posisi terbaik untuk Mesut dan juga mengoptimalkan pemain lain di posisi terbaik mereka," sebut Emery di website resmi Arsenal.
Setelah melawan Chelsea, Arsenal akan melakoni uji coba melawan klub Italia, Lazio di Stockholm pada 4 Agustus. Itu akan menjadi persiapan terakhir Arsenal sebelum mengawali Liga Inggris 2018/18 dengan langsung berjumpa Manchester City pada 12 Agustus.
















