Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Pemain Amerika Serikat di Liga Top Eropa Alumnus Piala Dunia U-17

6 Pemain Amerika Serikat di Liga Top Eropa Alumnus Piala Dunia U-17
Christian Pulisic ketika membela AC Milan di Serie A. (instagram.com/cmpulisic)

Tim junior Amerika Serikat tampil cukup meyakinkan di Piala Dunia U-17 Indonesia 2023. Mereka berhasil memenangkan dua laga melawan Korea Selatan (3-1) dan Burkina Faso (2-1) di laga penyisihan Grup E. USMNT muda bahkan sempat memberikan perlawanan sengit kepada Jerman pada babak gugur, meski berakhir dengan kekalahan 2-3. 

Menilik sejarahnya, tim asal Amerika Utara ini hampir tidak pernah absen ikut dalam Piala Dunia U-17. Sayangnya, mereka tidak pernah melaju hingga semifinal. Meski begitu, makin ke sini Timnas Amerika Serikat junior makin membuktikan diri sebagai salah satu kawasan pencetak bakat muda bertalenta yang berpotensi jadi bintang di masa depan.

Dalam 8 tahun terakhir, terdapat enam pemain sepak bola Amerika Serikat alumnus Piala Dunia U-17 yang kini tampil di liga top Eropa. Beberapa di antaranya bahkan sudah merumput bersama tim-tim elite Eropa, lho! 

1. Tyler Adams bermain untuk AFC Bournemouth

Tyler Adams saat membela Bournemouth. (instagram.com/tyler.adams)
Tyler Adams saat membela Bournemouth. (instagram.com/tyler.adams)

Tyler Adams masuk dalam skuad Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia U-17 Chile 2015. Pada laga perdana, Adams hanya turun sebagai pemain pengganti. Ia baru diturunkan sebagai starter pada laga kedua dan ketiga penyisihan grup. Sayangnya, ia gagal membawa The Yanks junior melaju ke babak 16 besar. 

Adams memulai karier profesionalnya ketika dipromosikan ke tim senior New York Red Bulls pada 2016. Ia pun memulai perjalanannya di Eropa bersama RB Leipzig pada 2019. Berhasil tampil apik, Adams diboyong Leeds United pada 2022. Menyusul timnya terdegradasi, ia pun saat ini memilih dipinjamkan ke AFC Bournemouth pada 2023. 

2. Christian Pulisic jadi gelandang andalan AC Milan

Christian Pulisic saat memperkuat AC Milan di Serie A. (instagram.com/cmpulisic)
Christian Pulisic saat memperkuat AC Milan di Serie A. (instagram.com/cmpulisic)

Christian Pulisic merupakan salah satu pemain Amerika Serikat yang bersinar usai Piala Dunia U-17 2015 Chile. Pemain keturunan Kroasia ini sudah diandalkan untuk mengisi lini serang The Yanke junior. Sayangnya, ia gagal mengantarkan negaranya lolos ke babak 16 besar. 

Meski gagal di Piala Dunia U-17, karier Pulisic justru meroket setelah penampilannya mampu menarik perhatian Borussia Dortmund. Pada 2019, ia menerima tawaran untuk memperkuat tim raksasa EPL, Chelsea. Tak mendapat tempat utama, ia pun kini memilih merapat ke AC Milan sejak musim panas 2023.

3. Luca de la Torre punya peran penting di Celta Vigo

Luca de la Torre saat memperkuat Celta Vigo. (instagram.com/lucadelatorre_8)
Luca de la Torre saat memperkuat Celta Vigo. (instagram.com/lucadelatorre_8)

Luca de la Torre berhasil masuk dalam skuad Timnas Amerika Serikat Piala Dunia U-17 Chile 2015. Dalam turnamen itu, pemain keturunan Spanyol ini diturunkan sebagai starter pada dua laga penyisihan grup. Sayangnya, ia gagal mengantarkan The Yanke junior memetik satu pun kemenangan di kompetisi itu. 

Karier Luca de la Torre dimulai ketika ia direkrut oleh tim junior Fulham. Pada 2017, ia sudah dipromosikan ke tim senior Fulham. Sayangnya, ia gagal masuk dalam tim inti hingga memilih hengkang ke Heracles Almelo. Pada musim panas 2022, ia meminang tawaran dari Celta Vigo. 

4. Timothy Weah belum jadi penyerang utama Juventus

Timothy Weah saat berlatih bersama Juventus. (instagram.com/juventus)
Timothy Weah saat berlatih bersama Juventus. (instagram.com/juventus)

Timothy Weah jadi salah satu pemain yang diboyong ke India untuk bertanding di Piala Dunia U-17 2017. Pemain kelahiran New York, Amerika Serikat, ini langsung dipercaya mengisi pos gelandang kanan Timnas Amerika Serikat U-17 saat itu. Kerja kerasnya turut membantu The Yankes menembus babak perempat final. 

Talenta Weah sudah diakui sejak ia direkrut oleh tim junior Paris Saint-Germain (PSG) pada 2014. Pada 2018, ia sudah dipromosikan ke tim senior PSG, tetapi ia gagal jadi pilihan utama di sana. Ia pun memilih dipinjamkan ke Celtic untuk menambah jam terbang. Setahun kemudian, ia dibeli LOSC Lille dan sukses jadi pemain utama di sana. Mulai 2023, ia direkrut Juventus sebagai salah satu opsi penyerangan di sisi sayap.  

5. Joe Scally jadi bek kanan andalan Borussia Moenchengladbach

Joe Scally ketika memperkuat Borussia Moenchengladbach. (instagram.com/jjscally_3)
Joe Scally ketika memperkuat Borussia Moenchengladbach. (instagram.com/jjscally_3)

Joe Scally merupakan alumnus Piala Dunia U-17 2019 Brasil. Dalam turnamen itu, ia dipilih sebagai bek kanan utama Timnas Amerika Serikat. Sayangnya, The Yankes junior gagal meraup satu pun kemenangan dan harus tersingkir di babak penyisihan grup. 

Scally memulai kariernya di tim senior New York City FC pada 2018. Di sana, ia mampu tampil baik di usianya yang masih remaja. Alhasil, Borussia Moenchengladbach tak ragu mendaratkannya. Pada musim kompetisi 2023/2024 ini, ia sudah berstatus sebagai pemain inti Die Fohlen. 

6. Giovanni Reyna jadi pengisi lini serang Borussia Dortmund

Giovanni Reyna saat membela Borussia Dortmund. (instagram.com/gioareyna)
Giovanni Reyna saat membela Borussia Dortmund. (instagram.com/gioareyna)

Giovanni Reyna merupakan bintang muda di skuad Amerika Serikat alumnus Piala Dunia U-17 Brasil 2019. Selain jadi amunisi utama di lini serang, ia juga dipercaya menjadi kapten The Yankes junior saat itu. Sayangnya, ia tidak berhasil meloloskan timnya ke babak gugur. 

Setelah tampil di Piala Dunia U-17, Reyna langsung direkrut oleh Borussia Dortmund di usia 16 tahun. Pada Januari 2020, ia sudah dipromosikan ke tim senior Die Borussen untuk menambah amunisi lini serang. Meski belum jadi pemain inti, Reyna punya potensi menjadi untuk terus berkembang. 

Keenam pemain Amerika Serikat di atas membuktikan bahwa Piala Dunia U-17 ikut berperan dalam menelurkan pemain-pemain berbakat. Terbukti, karier mereka meroket setelah tampil di turnamen junior ini karena mampu menarik perhatian tim-tim besar Eropa yang hendak merekrut talenta muda. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Brahm
EditorBrahm
Follow Us

Related Articles

See More

Semangat Inter Milan Jadi Penguasa Mutlak di Italia Musim Ini

04 Mei 2026, 23:02 WIBSport