Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Pemain Top yang Ternyata Punya Gaji Terendah di Klub Big Six EPL

6 Pemain Top yang Ternyata Punya Gaji Terendah di Klub Big Six EPL
Phil Foden (twitter.com/ManCityES)

Sudah menjadi rahasia umum bahwa pesepak bola yang bermain di kompetisi English Premier League (EPL) memiliki gaji tinggi. Apalagi jika mereka bermain untuk klub big six, seperti Manchester City, Liverpool, Chelsea, Arsenal, Tottenham Hotspur, dan Manchester United.

Mohamed Salah, Cristiano Ronaldo, N’Golo Kante, hingga Kevin De Bruyne merupakan pemain dengan pendapatan tertinggi di klubnya masing-masing. Namun, tidak semua pemain yang tampil untuk tim big six Premier League mempunyai gaji yang besar.

Ada juga beberapa pemain top yang justru memiliki bayaran terendah di enam klub teratas Premier League tersebut. Siapa saja mereka?

1.Scott McTominay (Manchester United)

Scott McTominay (manutd.com)
Scott McTominay (manutd.com)

Scott McTominay adalah salah satu pemain penting Manchester United di lini tengah. Meski begitu, pemain asal Skotlandia tersebut justru memiliki bayaran rendah di Old Trafford. Ia menerima gaji dari Manchester United sebesar 20 ribu pound sterling atau Rp356 juta per pekan.

McTominay masih terikat kontrak dengan Setan Merah hingga tahun 2025. Musim 2021/2022, sang gelandang memainkan laga sebanyak 37 kali dan membukukan 2 gol serta 1 assist bagi Manchester United.

2.Emile Smith Rowe (Arsenal)

Emile Smith Rowe (twitter.com/Arsenal)
Emile Smith Rowe (twitter.com/Arsenal)

Emile Smith Rowe tampil cukup impresif bagi Arsenal pada musim 2021/2022. Pria berusia 21 tahun tersebut turut membantu tim meraih tempat di Liga Europa. Ia tercatat berhasil membukukan 11 gol serta 2 assists dari 37 pertandingan di semua kompetisi.

Smith Rowe masih memiliki kontrak dengan The Gunners hingga tahun 2026. Ia kabarnya menjadi pemain senior dengan bayaran paling rendah di Arsenal, yakni 20 ribu pound sterling atau Rp356 juta per minggu.

3.Phil Foden (Manchester City)

Phil Foden (twitter.com/ManCityES)
Phil Foden (twitter.com/ManCityES)

Phil Foden adalah jebolan tim muda Manchester City. Ia berhasil naik kasta ke tim utama pada tahun 2017. Seiring berjalannya waktu, Foden tumbuh menjadi pemain yang hebat di bawah asuhan Pep Guardiola.

Pada musim 2021/2022, sang pemain sukses menorehkan 14 gol serta 11 assists dalam 45 pertandingan di semua kompetisi. Meski berstatus sebagai pemain andalan Guardiola, gaji Foden saat ini masih cukup kecil. Pria berusia 22 tahun tersebut dibayar The Cityzens sebesar 12 ribu pound sterling atau Rp213 juta per pekan.

4.Trevoh Chalobah (Chelsea)

Trevoh Chalobah (twitter.com/TrevohChalobah)
Trevoh Chalobah (twitter.com/TrevohChalobah)

Trevoh Chalobah merupakan produk asli akademi Chelsea. Bek asal Inggris ini mulai mendapatkan kesempatan bermain secara reguler sejak klub ditangani Thomas Tuchel. Ia tercatat mampu menorehkan 31 penampilan di semua kompetisi pada musim 2021/2022.

Menariknya, meski berposisi sebagai bek tengah, Chalobah mampu menciptakan 4 gol serta 1 assist dari seluruh pertandingan tersebut. Ia masih memiliki kontrak di Stamford Bridge hingga tahun 2026. Chalobah dilaporkan mendapatkan bayaran dari Chelsea sebesar 12 ribu pound sterling atau setara Rp213 juta per minggu.

5.Joe Rodon (Tottenham Hotspur)

Joe Rodon (tottenhamhotspur.com)
Joe Rodon (tottenhamhotspur.com)

Joe Rodon direkrut Tottenham Hotspur dari Swansea pada musim panas 2020. Sayangnya, sejak bergabung dengan Spurs, ia tidak pernah menjadi pilihan utama di lini belakang. Bek asal Wales tersebut hanya menjadi pelapis dari Cristian Romero, Eric Dier, Japhet Tanganga, dan Davinson Sanchez.

Rodon hanya membukukan sepuluh pertandingan pada musim 2021/2022. Itu pun penampilannya sebagian besar terjadi di luar kompetisi Premier League. Pria berusia 24 tahun ini kabarnya menjadi pemain dengan bayaran terendah di Spurs, yakni 9,6 ribu pound sterling atau Rp171 juta per pekan.

6.Caoimhin Kelleher (Liverpool)

Caoimhin Kelleher (liverpoolfc.com)
Caoimhin Kelleher (liverpoolfc.com)

Caoimhin Kelleher merupakan penjaga gawang opsi kedua di skuad Liverpool setelah Alisson Becker. Kelleher hanya tampil dalam delapan pertandingan pada musim 2021/2022. Meski begitu, ia memainkan peran penting dalam keberhasilan tim meraih gelar Piala Liga Inggris.

Penjaga gawang berusia 23 tahun ini mendapatkan gaji dari The Reds senilai 6 ribu pound sterling atau Rp106 juta per minggu. Nominal tersebut membuat Kelleher menjadi pemain dengan bayaran terendah di Anfield.

 

Sepertinya hanya menunggu waktu bagi mereka untuk mendapatkan gaji yang lebih tinggi. Pasalnya, para pemain tersebut sebagian besar masih menjadi sosok penting bagi klubnya masing-masing.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Albin Sayyid Agnar
EditorAlbin Sayyid Agnar
Follow Us

Related Articles

See More

El Clasico Pekan Depan Akan Jadi Penentu Gelar Juara LaLiga

05 Mei 2026, 21:36 WIBSport