Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Aaron Ramsey, Pahlawan Arsenal dalam 2 Final Piala FA
ilustrasi stadion Arsenal, Emirates Stadium (unsplash.com/gurdain)
  • Aaron Ramsey resmi pensiun pada April 2026 setelah 11 tahun membela Arsenal dengan torehan 369 laga dan 64 gol, menjadi salah satu gelandang paling berpengaruh di era Arsène Wenger.
  • Ramsey mencetak gol penentu kemenangan Arsenal di dua final Piala FA, yakni melawan Hull City pada 2014 dan Chelsea pada 2017, yang mengakhiri puasa gelar klub sejak 2005.
  • Ia juga berperan penting dalam keberhasilan Arsenal menjuarai Piala FA 2015 meski tanpa mencetak gol, memperkuat statusnya sebagai legenda klub dengan kontribusi konsisten di laga-laga krusial.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Aaron Ramsey telah resmi mengakhiri perjalanan kariernya sebagai pesepak bola pada 7 April 2026. Di level klub, kiprah mantan gelandang asal Wales ini paling mentereng saat membela Arsenal pada 2008—2019. Selama 11 tahun, Ramsey tercatat bermain 369 kali dan mencetak 64 gol untuk The Gunners.

Dari seluruh gol yang dipersembahkan Ramsey untuk Arsenal, ada dua yang paling krusial. Sebab, berkatnya, pria yang lahir pada 26 Desember 1990 tersebut membantu klub yang berbasis di London ini meraih dua trofi Piala FA. Ramsey mengukir gol penentu pada partai final yang berjalan ketat.

1. Gol Aaron Ramsey pada babak tambahan membuat Arsenal menang comeback pada final Piala FA 2013/2014

Momen heroik pertama Aaron Ramsey pada final Piala FA terjadi pada edisi 2013/2014. Saat itu, mereka bertarung di Wembley Stadium kontra Hull City pada 17 Mei 2014. Arsenal jelas diunggulkan untuk menang. Selain karena materi pemain yang lebih berkualitas, sang lawan juga hanya berstatus tim promosi di English Premier League musim yang sama. Namun, secara mengejutkan, mereka sudah tertinggal 0-2 sebelum laga genap 10 menit. James Chester membobol gawang Lukasz Fabianski pada menit 4 dan Curtis Davies melakukannya 4 menit kemudian.

Titik balik kebangkitan Arsenal hadir pada menit 17. Santi Cazorla memangkas ketertinggalan lewat tendangan bebas jarak jauh. Tim asuhan Arsene Wenger kemudian menyamakan kedudukan pada menit 71. Laurent Koscielny menyelesaikan bola liar yang berasal dari keberhasilan Olivier Giroud menanduk sepak pojok Cazorla. Laga lantas berlanjut ke babak tambahan. Gol kemenangan Arsenal akhirnya tercipta pada menit 109. Ramsey menyontek umpan backheel dari Giroud di dalam kotak penalti. Arsenal pun menyudahi puasa gelar mereka sejak 2005. Ramsey bermain penuh pada pertandingan ini.

2. Aaron Ramsey kembali mencetak gol penentu Arsenal pada final Piala FA 2016/2017

Aaron Ramsey mencetak gol keduanya pada final Piala FA pada edisi 2016/2017. Ia menciptakannya ke gawang Chelsea. Itu membantu Arsenal menang 2-1 dalam laga yang berlangsung di Wembley Stadium pada 27 Mei 2017. Arsenal berhasil unggul cepat melalui sepakan voli Alexis Sanchez di dalam kotak penalti pada menit keempat. Hakim garis awalnya menganulirnya karena keberadaan Ramsey dalam posisi offside. Namun, setelah berdiskusi dengan Anthony Taylor sebagai wasit utama, gol disahkan sebab Ramsey dianggap tidak terlibat dalam prosesnya.

Sayangnya, Arsenal kehilangan keunggulan akibat aksi Diego Costa pada menit 76. Namun, Ramsey membawa Arsenal kembali memimpin dan memastikan kemenangan 3 menit berselang. Ia menusuk ke kotak penalti dan berhasil menanduk crossing dari Olivier Giroud. Sebelum partai final ini, Ramsey juga menyumbang dua gol untuk Arsenal di Piala FA 2016/2017. Ia menorehkannya ketika mereka menang 2-1 atas Preston North End pada ronde ketiga dan membantai Lincoln City 5-0 pada perempat final. Dari 6 laga yang dilakoni Arsenal, Ramsey bermain penuh dalam 4 di antaranya.

3. Aaron Ramsey juga membantu Arsenal menjuarai Piala FA 2014/2015

Selain pada 2013/2014 dan 2016/2017, Aaron Ramsey juga membantu Arsenal menjuarai Piala FA pada 2014/2015. Namun, ia memang tidak mencetak gol saat final. Meski begitu, kontribusinya tetaplah krusial. Ramsey bermain penuh dalam kemenangan telak 4-0 atas Aston Villa. Ia beroperasi sebagai sayap kanan dalam skema 4-2-3-1.

Sebelum final, Ramsey juga tidak tergantikan kala Arsenal menang 3-2 atas Brighton & Hove Albion pada ronde keempat dan mengalahkan Reading 2-1 lewat babak tambahan pada semifinal. Ramsey membuat satu penampilan lain ketika menang 2-1 kontra Manchester United pada perempat final. Namun, ia hanya bermain sebagai pengganti selama 39 menit.

Ramsey mendapatkan statusnya sebagai legenda Arsenal berkat gol pada final Piala FA 2013/2014 dan 2016/2017. Itu juga sekaligus menjadi dua di antara sederet legasi terbesarnya sebagai pesepak bola jempolan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team