Amarah Antonio Conte Meledak saat Napoli Imbangi Inter Milan

- Amarah Antonio Conte meledak saat Napoli imbangi Inter Milan 2-2 di Serie A musim 2025/26
- Conte mendapat kartu merah setelah menendang bola dan membanting botol ke tanah sebagai respons terhadap keputusan wasit
- Asisten pelatih Napoli, Cristian Stellini, menyanjung mentalitas timnya yang mampu menyamakan kedudukan dua kali dan fokus pada performa tim
Jakarta, IDN Times - Amarah pelatih Napoli, Antonio Conte, meledak-ledak saat timnya menahan Inter Milan 2-2 di Giuseppe Meazza, dalam lanjutan Serie A musim 2025/26, Senin (12/1/2026) dini hari WIB. Insiden itu terjadi setelah Conte diganjar kartu merah.
Tensi dalam laga tersebut memang cukup panas. Puncaknya terjadi pada menit ke-73, setelah wasit Daniele Doveri meninjau VAR atas pelanggaran Amir Rrahmani kepada Henrikh Mkhitaryan yang menghasilkan penalti untuk Inter.
1. Conte murka di pinggir lapangan
Conte tak terima atas keputusan tersebut dan meresponsnya dengan begitu emosional. Ia menendang bola dari garis pinggir lapangan ke arah gawang tuan rumah.
Wasit keempat pun memberitahu sikap Conte kepada Doveri. Conte langsung diganjar kartu merah, yang membuatnya semakin murka.
2. Conte amuk wasit keempat
Eks manajer Chelsea itu langsung melampiaskan amarahnya ke wasit keempat. Conte teriak di depan wajahnya, dan membanting botol ke tanah sebelum meninggalkan lapangan.
Laporan Sport Mediaset, Conte berulang kali teriak "kalian semua memalukan". Asistennya dan ofisial pertandingan juga menghampiri Conte untuk meredam suasana.
3. Gak mau bahas insiden penalti
Karena dikartu merah, Conte tidak dapat menghadiri jumpa pers selepas laga dan digantikan Cristian Stellini selaku asistennya. Stellini juga tak mau membahas soal insiden penalti itu.
Stellini justru menyanjung mentalitas Partenopei. Itu karena Napoli selalu mampu menyamakan kedudukan, lewat brace Scott McTominay (26', 81').
"Saya tidak ingin membahas insiden penalti, karena kami sudah menghadapi pekan yang rumit. Dalam hal ini, sebaiknya melihat lebih jauh dari itu dan fokus ke performa yang hebat dari tim. Reaksi setelah penalti memberi kami kepercayaan diri dan kekuatan. Kami punya tim yang sekali lagi membuktikan di stadion yang sulit dan melawan tim kuat bahwa kami pantas juara musim lalu," kata Stellini dikutip dari Football Italia.

















