Jakarta, IDN Times - MotoGP Thailand 2026 menjadi mimpi buruk bagi Ducati. Rekor podium 88 balapan beruntun mereka terhenti dan kalah dominan dari sesama pabrikan Italia lainnya, Aprilia, yang dominan sepanjang akhir pekan di Chang International Circuit, Buriram.
Marco Bezzecchi tampil sebagai pahlawan Aprilia dengan memenangkan balapan utama, meninggalkan para pembalap Ducati yang mengalami kesulitan. Situasi ini menjadi alarm bahaya bagi Ducati yang sebelumnya diprediksi bakal kembali mendominasi musim ini.
Lantas, apa yang menyebabkan Ducati kurang mencolok di seri pembuka MotoGP 2026?
