Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Franco Morbidelli Anggap Aprilia Jadi Rival Ducati di MotoGP 2026

Franco Morbidelli Anggap Aprilia Jadi Rival Ducati di MotoGP 2026
Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Franco Morbidelli (Dok. Pertamina Enduro VR46 Racing Team)
Intinya Sih
  • Franco Morbidelli menutup tes pramusim MotoGP 2026 dengan hasil positif, berhasil masuk 10 besar dan merasa makin menyatu dengan motor Ducati barunya.
  • Ia menilai Aprilia sebagai rival terkuat Ducati musim ini, terutama karena performa RS-GP yang kompetitif di lintasan.
  • Menjelang seri pembuka di Thailand, Morbidelli fokus menjaga konsistensi dan manajemen balapan agar bisa mempertahankan performa terbaiknya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Franco Morbidelli menutup sesi tes pramusim MotoGP 2026 dengan senyum lebar setelah berhasil menembus posisi 10 besar. Pembalap Pertamina Enduro VR46 itu merasa semakin nyaman dan menyatu dengan kuda besi pabrikan Ducatinya tersebut.

Morbidelli menilai hasil tes ini menjadi sinyal positif bagi kesiapan timnya dalam mengarungi musim kompetisi yang baru. Lewat hasil tes ini pula, Morbidelli mengendus ancaman baru dari pabrikan rival.

1. Adaptasi lancar, lebih cepat dari tahun lalu

Morbidelli menyebut pengujian yang berlangsung lima hari membuahkasn hasil positif dan produktif bagi pengembangan motornya. Ia mengeklaim catatan waktunya kini lebih cepat empat persepuluh detik dari performanya pada 2025 lalu.

"Kami telah bekerja dengan baik dan beradaptasi dengan motor baru, jadi saya senang," kata Morbidelli dikutip dari Motosan.

2. Aprilia jadi pesaing paling berbahaya

Meski puas dengan performa Ducati, Morbidelli menyadari ancaman nyata datang dari kubu Aprilia. Ia mengakui pertarungan melawan motor RS-GP milik Aprilia di lintasan nanti akan berjalan ketat.

"Semuanya berjalan cukup baik, meskipun ada pertarungan besar dengan RS-GP," ucap Morbidelli.

Morbidelli mengantongi aspek penting yang dapat dimaksimalkannya dalam balapan nanti. Motornya memiliki keuntungan dan kelebihan ketika melahap trek lurus.

"Motor ini memungkinkan saya mendorong lebih keras dan lebih cepat di lintasan lurus. Semuanya terasa lebih halus, ini membantu performa yang lebih baik, meski mungkin kondisi saat tes juga ikut membantu," kata Morbidelli.

3. Targetkan konsistensi di seri pembuka Thailand

Menatap seri perdana di Sirkuit Buriram pada akhir pekan ini, Morbidelli bertekad mengulang performa apiknya dalam uji coba. Namun, ia menyadari masih ada pekerjaan rumah dalam hal menjaga konsistensi dan manajemen balapan yang matang.

"Akhir pekan depan saya harus mengulangi performa itu atau bahkan meningkatkannya. Secara khusus, kami masih harus berkembang dalam hal konsistensi dan manajemen balapan. Itu adalah aspek yang saya fokuskan musim dingin ini, selain kecepatan murni," ucap Morbidelli.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Latest in Sport

See More