4 Pemain Premier League di Skuad Swiss untuk Piala Dunia 2026

- Timnas Swiss resmi umumkan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026, tergabung di Grup B bersama Kanada, Qatar, dan Bosnia-Herzegovina dengan ambisi melangkah jauh.
- Ada empat pemain Premier League dalam skuad: Granit Xhaka (Sunderland), Noah Okafor (Leeds United), Dan Ndoye (Nottingham Forest), dan Zeki Amdouni (Burnley).
- Keempat pemain tersebut diharapkan membawa karakter cepat dan fisik khas Premier League guna memperkuat permainan Swiss di turnamen dunia mendatang.
Timnas Swiss telah meresmikan 26 pemain yang akan bertarung di panggung Piala Dunia 2026. Tergabung dalam Grup B bersama Kanada, Qatar, dan Bosnia-Herzegovina, tim berjuluk Rossocrociati ini datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar untuk bisa melangkah jauh. Menariknya, dari 26 nama yang dipanggil Murat Yakin ke dalam skuad, terdapat empat pemain yang berkompetisi di Premier League.
Karakter permainan Premier League yang mengandalkan kecepatan dan fisik yang tangguh ini diharapkan dapat dibawa oleh para penggawa andalan mereka ke dalam skuad. Siapa saja mereka? Berikut adalah empat pemain Premier League yang siap menjadi tumpuan skuad Swiss di Piala Dunia 2026!
1. Granit Xhaka (Sunderland) sang kapten utama Timnas Swiss
Granit Xhaka tetap menjadi sosok yang paling tidak tergantikan di dalam ruang ganti maupun di dalam lapangan hijau bagi Timnas Swiss. Mantan gelandang andalan Arsenal yang kini membela Sunderland tersebut kembali dipercaya untuk menyandang ban kapten pada turnamen akbar musim panas ini. Kepemimpinannya yang tegas serta visi bermainnya yang sangat luas membuat lini tengah Swiss memiliki stabilitas yang sangat luar biasa.
Xhaka dikenal memiliki kemampuan yang luar biasa dalam mengatur ritme permainan serta melepaskan umpan-umpan akurat dari lini belakang. Kehadirannya di atas lapangan tidak hanya berfungsi sebagai pemutus serangan lawan, tetapi juga sebagai motor serangan pertama dalam skema penyerangan Swiss. Apalagi, panggung Piala Dunia 2026 ini diprediksi akan menjadi panggung pembuktian terakhir bagi sang jenderal lapangan tengah di level internasional.
2. Noah Okafor (Leeds United) seorang penyerang yang sangat fleksibel
Noah Okafor merupakan salah satu pemain depan Swiss yang membawa aroma kompetisi sepak bola Inggris di dalam skuad mereka. Penyerang serba bisa yang saat ini membela Leeds United tersebut dikenal memiliki fleksibilitas posisi bermain yang sangat tinggi. Okafor bisa ditempatkan sebagai penyerang sayap maupun sebagai striker bayangan tergantung pada kebutuhan taktik yang diterapkan di lapangan.
Ketajaman dari pemain berusia 26 tahun ini sudah terbukti berkat catatan delapan golnya bersama Leeds United pada kompetisi Premier League musim 2025/2026. Keunggulan utama dari pemain ini terletak pada akselerasi yang cepat dikombinasikan dengan kekuatan fisik yang sangat kokoh. Karakteristik tersebut membuatnya sangat ideal untuk diandalkan dalam skema serangan balik cepat yang mematikan bagi lini pertahanan lawan.
3. Dan Ndoye (Nottingham Forest) siap memberikan yang terbaik pada turnamen Piala Dunia perdanya
Dan Ndoye menjadi salah satu pemain yang akan menunjukkan sinarnya pada gelaran Piala Dunia kali ini. Winger lincah yang kini merumput bersama Nottingham Forest tersebut dikenal memiliki kecepatan yang sangat impresif di sektor sayap. Gaya bermainnya yang agresif dan berani melakukan duel satu lawan satu sering kali merepotkan barisan pertahanan tim lawan.
Kehadiran Ndoye di sisi sayap kanan lapangan akan memberikan dimensi penyerangan yang lebih bervariasi dan hidup bagi strategi racikan Murat Yakin. Pemain berusia 24 tahun ini terkenal memiliki kemampuan yang seimbang antara menyerang dan bertahan. Dengan kemampuannya ini, Ndoye dipastikan akan menjadi ancaman nyata bagi pertahanan lawan pada panggung Piala Dunia perdanya ini.
4. Zeki Amdouni (Burnley) dengan gaya bermainnya yang eksplosif di lini depan
Zeki Amdouni diproyeksikan akan menjadi salah satu ujung tombak Swiss yang bertugas untuk mengoyak jala gawang lawan. Striker yang kini berseragam Burnley ini terkenal memiliki gaya bermain yang eksplosif. Gerakannya yang dinamis membuat Amdouni tidak hanya menunggu bola di depan, tetapi juga sering turun menjemput bola ke lini tengah.
Kemampuan adaptasinya terhadap permainan fisik yang keras menjadi modal berharga saat berhadapan dengan bek-bek tangguh di Piala Dunia nanti. Baik bermain sejak menit awal maupun masuk sebagai pemain pengganti, Amdouni selalu berpotensi menjadi pemecah kebuntuan tim berkat ketenangannya yang luar biasa saat berada di area kotak penalti lawan. Publik sepak bola Swiss tentu sangat berharap banyak pada konsistensi serta ketajaman insting golnya pada turnamen Piala Dunia 2026 nanti.
Pengalaman dari empat pemain yang kini berkompetisi di liga seketat Premier League ini tentu saja menjadi modal berharga untuk membawa tim berjuluk Rossocrociati ini untuk bisa melangkah lebih jauh. Menurutmu, sejauh mana Granit Xhaka dan kolega mampu melaju di Piala Dunia 2026 nanti?















