Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hadapi Spanyol, Arab Saudi Bawa Kenangan Manis Lawan Argentina

Hadapi Spanyol, Arab Saudi Bawa Kenangan Manis Lawan Argentina
Timnas Indonesia lawan Arab Saudi di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Dok. PSSI)
Intinya Sih
  • Arab Saudi membawa semangat kemenangan atas Argentina di Piala Dunia 2022 sebagai motivasi menghadapi Spanyol, dengan pelatih Georgios Donis menekankan pentingnya mental dan keberanian tim.
  • Laga Arab Saudi vs Spanyol di Grup H Piala Dunia 2026 menjadi duel menarik antara tim underdog dan kandidat juara, dengan kedua tim sama-sama membutuhkan hasil positif setelah bermain imbang di laga pembuka.
  • Pelatih Donis mewaspadai pengaruh besar Lamine Yamal bagi permainan Spanyol, menyebut pemain muda Barcelona itu mampu mengubah arah pertandingan lewat teknik tinggi dan kedewasaan bermain.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Empat tahun lalu Arab Saudi membuat dunia terdiam setelah menumbangkan Argentina milik Lionel Messi. Kini, kenangan malam ajaib di Qatar itu kembali menjadi senjata mental The Green Falcons saat bersiap menghadapi Spanyol pada laga Grup H Piala Dunia 2026.

Di atas kertas, duel Arab Saudi vs Spanyol di Piala Dunia 2026 pada Minggu (21/6/2026) menghadirkan perbedaan kekuatan yang mencolok. Spanyol datang sebagai salah satu kandidat juara dunia, sementara Arab Saudi kembali berstatus sebagai tim yang tidak terlalu diunggulkan.

Namun, pelatih Arab Saudi, Georgios Donis, menolak melihat timnya sebagai korban. Pelatih asal Yunani itu percaya panggung Piala Dunia selalu membuka peluang bagi kejutan besar, seperti yang pernah mereka lakukan saat mengalahkan Argentina pada 2022.

Arab Saudi membawa modal cukup positif sebelum menghadapi Spanyol. Mereka berhasil menahan Uruguay dengan skor 1-1 pada laga pembuka Grup H. Sementara itu, Spanyol justru berada dalam tekanan setelah ditahan imbang tanpa gol oleh debutan Piala Dunia, Cape Verde.

Situasi tersebut membuat duel Arab Saudi vs Spanyol Piala Dunia 2026 menjadi semakin menarik. Spanyol membutuhkan kemenangan untuk mengembalikan kepercayaan diri, sedangkan Arab Saudi ingin membuktikan bahwa keberhasilan melawan Argentina bukan sekadar keberuntungan.

1. Arab Saudi pakai memori kalahkan Argentina sebagai senjata hadapi Spanyol

Donis menjadikan kisah kemenangan atas Argentina sebagai pengingat tim besar tetap bisa dikalahkan. Saat itu, Arab Saudi secara mengejutkan menaklukkan Argentina 2-1 di fase grup Piala Dunia 2022, sebelum La Albiceleste akhirnya keluar sebagai juara dunia.

"Kami senang ada keajaiban dalam sepak bola dan kami sudah melihatnya berkali-kali. Kami melihatnya di Piala Dunia, kami melihatnya di turnamen lain, ketika tim favorit kalah melawan tim yang tidak diunggulkan," ujar Donis dikutip The Report.

Pelatih yang baru menangani Arab Saudi sejak April tersebut meminta para pemainnya menikmati kesempatan menghadapi salah satu tim terbaik dunia. Baginya, rasa hormat kepada lawan tidak boleh berubah menjadi ketakutan.

"Ini adalah hal yang luar biasa untuk memiliki kenangan hebat dalam tim nasional kami seperti pertandingan melawan Argentina," kata Donis.

"Kami harus bermain melawan salah satu tim terbaik di dunia. Sangat penting ketika berada di turnamen seperti ini untuk menikmati pertandingan, menghormati lawan, tetapi juga tidak menghormati mereka lebih dari yang seharusnya," lanjutnya.

Bagi Donis, kemenangan atas Argentina adalah bukti mental dan keberanian bisa mengubah prediksi pertandingan. Ia ingin para pemain Arab Saudi membawa keyakinan yang sama saat menghadapi Spanyol.

2. Arab Saudi vs Spanyol di Piala Dunia 2026, duel underdog lawan raksasa Eropa

Meski punya memori sejarah besar dari Piala Dunia 2022, Donis menyadari tantangan menghadapi Spanyol tidak akan mudah.

La Furia Roja memiliki kualitas individu luar biasa dan datang dengan ambisi besar untuk bangkit setelah gagal menang pada pertandingan pembuka melawan Cape Verde.

Spanyol membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur. Sementara itu, Arab Saudi ingin melanjutkan momentum positif setelah mampu mencuri satu poin dari Uruguay.

Perbedaan status membuat pertandingan ini memiliki cerita menarik. Spanyol datang sebagai salah satu kandidat juara, sedangkan Arab Saudi membawa misi membuktikan bisa kembali menciptakan kejutan di panggung dunia.

Namun, Donis percaya pengalaman menghadapi Argentina menjadi modal penting bagi timnya.

Menurutnya, Piala Dunia selalu menghadirkan pertandingan yang sulit diprediksi, terutama ketika tim yang tidak diunggulkan mampu bermain tanpa beban.

3. Donis waspadai Lamine Yamal, Spanyol bisa berbeda

Selain kekuatan kolektif Spanyol, Donis juga memberikan perhatian khusus kepada Lamine Yamal. Bintang muda Barcelona itu menjadi ancaman utama bagi pertahanan Arab Saudi.

Yamal hanya tampil sebagai pemain pengganti saat Spanyol menghadapi Cape Verde. Pemain berusia 18 tahun tersebut masih dalam proses pemulihan cedera hamstring, tetapi diprediksi kembali menjadi starter melawan Arab Saudi.

Donis menilai permainan Spanyol berubah ketika Yamal berada di lapangan. Menurutnya, pemain muda tersebut mampu mengubah arah pertandingan melalui kualitas teknik dan kematangan bermain.

"Spanyol bukan tim yang sama ketika Yamal berada di bangku cadangan," ujar Donis.

"Saya pikir Yamal mungkin menjadi talenta terbesar di dunia saat ini. Dia mulai menggantikan Messi di Barcelona dengan cara yang luar biasa. Saya belum pernah melihat pemain seusianya yang bisa membuat perbedaan sebesar itu, memiliki kualitas seperti itu, dan bermain dengan kedewasaan seperti itu," tambahnya.

Menurut Donis, kelebihan terbesar Yamal bukan hanya kemampuan individu, tetapi cara sang pemain mengambil keputusan dalam situasi sulit.

"Bagi saya, yang paling penting bukan hanya soal kemampuan, tetapi kedewasaan. Dia tahu apa yang harus dilakukan dalam setiap situasi dan itu menjadi perbedaan terbesar," beber Donis.

Arab Saudi kini berharap cerita indah Piala Dunia 2022 kembali terulang saat menghadapi Spanyol. Sementara itu, Spanyol datang dengan tekanan untuk membuktikan kualitasnya dan mengamankan kemenangan penting demi menjaga peluang lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib

Related Articles

See More