6 Fakta Trabzonspor, Klub Baru Mo Salah yang Punya Sejarah Panjang

- Mohamed Salah resmi bergabung dengan Trabzonspor usai meninggalkan Liverpool, menandatangani kontrak dua tahun, dan diperkenalkan pada 6 Agustus 2026 dengan nomor punggung 61.
- Trabzonspor, klub pesisir Laut Hitam yang berdiri pada 1967, menjadi klub luar Istanbul pertama yang menjuarai Liga Turki pada 1975/1976, hanya dua musim setelah promosi.
- Klub pemilik tujuh gelar liga ini juga mengoleksi sembilan Piala Turki dan sepuluh Super Cup, serta pernah mengalahkan Inter Milan di Liga Champions 2011/2012.
Bursa transfer musim panas 2026 dihebohkan kepindahan megabintang asal Mesir, Mohamed Salah. Setelah mengakhiri masa bakti kepada Liverpool, pemain 34 tahun tersebut memilih bergabung dengan klub Turki, Trabzonspor. Dilansir BBC, Salah resmi diperkenalkan pada Kamis (6/8/2026) setelah meneken kontrak berdurasi 2 tahun.
1. Trabzonspor berasal dari kota pelabuhan strategis di pesisir Laut Hitam
Dilansir The Sporting Blog, Trabzonspor didirikan pada 2 unit Agustus 1967 dan berada di Kota Trabzon, wilayah timur laut Turki yang membentang di sepanjang pesisir Laut Hitam. Posisi geografisnya yang ikonis membuat klub ini dijuluki Karadeniz Firtinasi (Badai Laut Hitam). Warna kebanggaan mereka adalah kombinasi merah marun (claret) dan biru langit.
2. Berhasil memutus dominasi klub-klub besar yang bermarkas di Istanbul
Dalam sejarah sepak bola Turki, kompetisi kasta teratas Turki didominasi tiga klub Istanbul. Namun, Trabzonspor menjadi klub pertama dari luar Istanbul yang berhasil mematahkan dominasi tersebut saat menjuarai liga pada 1975/1976 atau 9 tahun setelah dibentuk. Istimewanya, gelar juara tersebut diraih hanya 2 musim setelah promosi dari kasta kedua. Sejak saat itu, Trabzonspor mulai mengukuhkan diri sebagai tim papan atas di kancah sepak bola Turki.
3. Pemilik tujuh gelar juara kasta tertinggi Liga Turki dan kolektor trofi kejuaraan domestik
Secara keseluruhan, Trabzonspor telah mengoleksi tujuh gelar juara kasta tertinggi Liga Turki. Perinciannya yakni 1975/1976, 1976/1977, 1978/1979, 1979/1980, 1980/1981, 1983/1984, dan 2021/2022. Tak hanya liga, mereka juga telah memenangi 9 trofi Piala Turki (Turkiye Kupasi) serta 10 trofi Super Cup Turki. Namun, di Super Lig 2026/2027 lalu, Trabzonspor harus puas finis di peringkat tujuh akibat performa tidak konsisten.
4. Membangun rivalitas dengan klub-klub asal Istanbul dan kota tetangga
Usai sukses mematahkan dominasi klub Istanbul pada dekade 1970-an, Trabzonspor membangun rivalitas dengan Galatasaray, Fenerbahce, serta Besiktas. Kendati demikian, mereka juga menjadi musuh bebuyutan dua tim tetangga yang jaraknya berdekatan. Mereka adalah Samsunspor (324 kilometer arah barat Trabzon) serta Caykur Rizespor (80 kilometer arah timur Trabzon).
5. Menjadi langganan kompetisi Eropa, dari Liga Champions hingga Liga Europa
Trabzonspor memiliki reputasi penakluk raksasa (giant-killer). Mereka pernah meraih kemenangan bersejarah 1-0 atas Inter Milan di San Siro pada Liga Champions 2011/2012. Walau belum pernah merengkuh trofi antarklub UEFA, mereka telah melakoni lebih dari 150 laga Eropa. Pencapaian terbaik mereka adalah menembus fase grup Liga Champions dan babak 32 besar Liga Europa.
6. Bermarkas di Papara Park yang berkapasitas 40 ribu penonton saat ini
Trabzonspor memainkan laga kandang mereka di Papara Park (sebelumnya dikenal sebagai Stadion Senol Gunes). Ini adalah stadion modern berkapasitas lebih dari 40 ribu penonton yang dibuka pada 2016. Bagi tim-tim yang datang bertamu, atmosfer Papara Park juga tak kalah intimidatifnya berkat militansi para suporter Trabzonspor yang selalu memadati stadion.
Kehadiran Mo Salah menjadi sinyal jelas ambisi Trabzonspor untuk kembali meramaikan persaingan papan atas Super Lig. Resmi mengenakan jersey nomor punggung 61, ia diharap menjadi motor utama serangan Trabzonspor di kompetisi domestik. Akan seperti apa sepak terjang Salah di Turki? Patut ditunggu.


















