Barcelona Sikat Espanyol, Jaon Garcia Curi Perhatian

- Barcelona menang 2-0 atas Espanyol dalam Derby Catalan, dengan Joan Garcia tampil sebagai pahlawan pertandingan.
- Garcia membuat enam penyelamatan gemilang di bawah tekanan ekstrem suporter tuan rumah dan berhasil menggagalkan delapan peluang berbahaya Espanyol.
- Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan pujian tinggi kepada Garcia dan menyatakan bahwa kemenangan tersebut merupakan hasil dari kerja keras timnya.
Jakarta, IDN Times - Derby Catalan antara Espanyol dan Barcelona di RCDE Stadium, Minggu (4/1/2026), berjalan panas. Blaugrana memenangkan pertandingan dengan skor 2-0, dan Joan Garcia tampil sebagai pahlawan dalam duel ini.
Kembali ke markas Espanyol sebagai musuh, Garcia unjuk gigi dengan penampilan gemilang di bawah mistar gawang Barcelona. Walau kemenangan itu dipastikan lewat gol Dani Olmo (86’) dan Robert Lewandowski (90’), sang kiper tetap dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam duel ini.
Kiper Barcelona itu tampil gemilang di tengah tekanan ekstrem suporter tuan rumah. Total, Garcia sukses membuat enam penyelamatan.
1. Joan Garcia tampil sebagai penyelamat
Barcelona sejatinya berada di bawah tekanan sepanjang pertandingan. Espanyol tampil lebih agresif dan berani menekan sejak awal laga, memaksa lini belakang tim tamu bertahan lebih dalam dari biasanya.
Dalam situasi itulah Joan Garcia tampil sebagai penyelamat. Skuad Periquitos mencatatkan lebih banyak tembakan tepat sasaran dibanding Barcelona, tetapi delapan peluang berbahaya tuan rumah berhasil dimentahkan Garcia dengan refleks dan penempatan posisi yang impresif.
Tekanan yang dihadapi Garcia tak berhenti di atas lapangan. Kepindahannya dari Espanyol ke Barcelona pada bursa transfer musim panas lalu membuatnya menjadi sasaran kemarahan suporter tuan rumah. Sepanjang laga, spanduk dan siulan keras diarahkan kepadanya.
2. Hansi Flick memberi pujian setinggi langit untuk Garcia
Alih-alih terpengaruh, Garcia justru menunjukkan ketenangan luar biasa. Setiap penyelamatan yang dilakukan seolah menjadi jawaban langsung atas teror mental yang diterimanya dari tribun RCDE Stadium.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, langsung memberi pujian tinggi usai pertandingan. Kiper berusia 24 tahun itu menegaskan peran vital Garcia dalam kemenangan tersebut.
“Hal pertama yang harus saya lakukan adalah berterima kasih kepada Joan Garcia. Dia adalah salah satu kiper terbaik di dunia,” ujar Flick, dikutip BeinSports.
3. Barcelona kokoh di puncak klasemen LaLiga
Walau menang, Flick mengakui timnya harus bekerja keras sepanjang laga. Beruntung, para pemain bisa tampil disiplin dan menunjukkan determinasinya, sehingga bisa menghindari Barcelona dari kebobolan.
“Kami menderita, tetapi kami meraih tiga poin dan itulah pesan yang kami kirimkan ke LaLiga,” kata pelatih asal Jerman tersebut.
Kemenangan di markas Espanyol membuat Barcelona semakin kokoh di puncak klasemen LaLiga dengan koleksi 49 poin. Mereka kini unggul tujuh angka dari Real Madrid di posisi kedua, sebuah jarak yang memberi keuntungan psikologis di paruh musim.

















