4 Klub LaLiga 2025/2026 yang Berasal dari Valencia

- Pada musim LaLiga 2025/2026, wilayah otonom Valencia menjadi penyumbang terbanyak dengan empat klub: Valencia CF, Villarreal, Elche CF, dan UD Levante.
- Valencia CF tercatat paling berprestasi secara historis, namun performanya menurun di posisi 16 klasemen sementara musim ini.
- Villarreal tampil paling konsisten di papan atas, sedangkan Elche dan Levante masih berjuang di zona bawah klasemen LaLiga.
Valencia menjadi salah satu wilayah otonom di Spanyol yang banyak melahirkan pemain berbakat. Hal ini cukup wajar mengingat Valencia merupakan wilayah otonom dengan populasi terbanyak keempat di Spanyol menurut Instituto Nacional de Estadística. Keberhasilan ini didukung oleh sistem sepak bola yang baik dan hadirnya sejumlah klub profesional.
Pada 2025/2026, terdapat empat klub LaLiga Spanyol yang berasal dari Valencia. Ini membuat Valencia menjadi wilayah otonom yang paling banyak menyumbang tim di LaLiga 2025/2026, selain Madrid.
1. Valencia CF menjadi klub paling berprestasi di Valencia
Valencia CF menjadi klub yang sangat merepresentasikan wilayah otonom Valencia. Selain karena namanya, klub berjuluk Los Che ini juga menjadi klub yang paling berprestasi di wilayah ini. Per 24 Februari 2026, mereka telah memiliki 6 gelar juara LaLiga Primera, 8 gelar juara Copa del Rey, dan 1 gelar juara Europa League.
Sayangnya, prestasi tersebut tak tercermin pada 2025/2026. Sebab, mereka berkutat di papan bawah LaLiga dengan menduduki posisi 16 sejauh ini. Valencia CF sendiri berdiri pada 1919 dan bermarkas di Stadion Mestalla, Valencia.
2. Villarreal tak pernah juara di kompetisi lokal
Jika bicara performa pada 2025/2026 maka Villarreal merupakan klub dari Valencia yang paling mentereng. Per pekan 25 LaLiga 2025/2026, mereka bertengger di posisi ketiga, di bawah Barcelona dan Real Madrid. Namun, jika bicara soal gelar juara, Villarreal masih kalah jauh dari Valencia CF.
Klub berjuluk The Yellow Submarines ini tak pernah menjadi juara di kompetisi lokal, baik LaLiga maupun Copa del Rey. Dalam sejarahnya, mereka hanya menjadi juara di kompetisi Eropa. Mereka memiliki 3 gelar juara, yakni 1 gelar juara Europa League dan 2 gelar juara Piala Intertoto. Klub yang bermarkas di Estadio de La Ceramica ini berasal dari Provinsi Castellon dan berdiri pada 1923.
3. Elche CF lebih sering berkutat di papan bawah
Elche CF bertengger di posisi 17 LaLiga 2025/2026 per pekan 25. Mereka bukan yang terburuk pada musim ini. Namun, jika bicara soal sejarah, klub yang bermarkas di Estadio Manuel Martinez Valero menjadi klub asal Valencia yang paling minim gelar juara di antara empat klub dalam daftar ini
Sejauh ini, Elche CF baru memiliki dua gelar juara LaLiga Segunda. Sedangkan, saat bermain di LaLiga Primera, klub berjuluk Los Franjiverdes ini lebih sering berkutat di papan bawah. Sama seperti Villarreal, klub yang berasal dari Provinsi Alicante ini didirikan pada 1923.
4. UD Levante menjadi klub tertua di Valencia
Dari klub-klub yang ada di wilayah otonom Valencia, UD Levante adalah klub yang paling tua. Klub berjuluk Granotes ini secara resmi didirikan pada 1909. Mereka berasal dari pusat kota Valencia sehingga dianggap sebagai rival utama Valencia CF.
Bicara soal prestasi, UD Levante lebih baik ketimbang Elche FC. Mereka pernah 1 kali menjuarai LaLiga Primera dan 3 kali menjuarai Copa del Rey. Namun, jika melihat performa sejauh ini pada 2025/2026, maka mereka adalah yang terburuk. Sebab, sejauh ini, mereka bertengger di posisi 19. Levante sendiri bermarkas di Estadio Ciudad de Valencia.
Selain menjadi markas keempat klub ini, wilayah otonom Valencia juga menjadi tempat lahirnya sejumlah pesepak bola hebat. David Albelda, Raul Albiol, Guillermo Amor, Ferran Torres, dan Jose Luis Gaya merupakan beberapa di antaranya. Mereka memiliki kontribusi di Timnas Spanyol dan memajukan budaya sepak bola di Valencia.


















