Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Barella Akui Kemenangan Inter Milan Atas Shakhtar Kurang Layak
Suasana Stadion Guiseppe Meazza yang menjadi markas klub Serie A Italia, Inter Milan. (unsplash.com/Zach Rowlandson)
  • Inter Milan meraih kemenangan perdana di Liga Champions musim 2026/27 setelah mengalahkan Shakhtar Donetsk 1-0.

  • Gol Carlos Augusto pada menit ke-77 menjadi penentu kemenangan Inter setelah Alessandro Bastoni menerima kartu merah.

  • Nicolo Barella menilai performa Inter kurang meyakinkan dan menyoroti tekanan mental pada awal laga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (22/10/2026) dini hari WIB

Inter Milan mengalahkan Shakhtar Donetsk dengan skor 1-0 dalam laga Liga Champions. Carlos Augusto mencetak gol tunggal untuk Inter.

menit 68

Alessandro Bastoni diusir wasit sehingga kondisi Inter semakin sulit.

menit ke-77

Carlos Augusto menyelesaikan serangan balik cepat dan mencetak gol tunggal Inter.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Inter Milan meraih kemenangan 1-0 atas Shakhtar Donetsk dalam laga Liga Champions.
  • Who?
    Inter Milan, Shakhtar Donetsk, Carlos Augusto, Nicolo Barella, dan Alessandro Bastoni terlibat dalam laga tersebut.
  • Where?
    Pertandingan berlangsung di Giuseppe Meazza, markas Inter Milan.
  • When?
    Laga berlangsung pada Kamis (22/10/2026) dini hari WIB.
  • Why?
    Inter membutuhkan kemenangan, tetapi Barella menilai performa tim kurang pantas untuk meraih tiga poin.
  • How?
    Inter mencetak gol melalui Carlos Augusto pada menit ke-77 setelah Alessandro Bastoni diusir wasit pada menit 68.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Inter Milan menang 1-0 melawan Shakhtar Donetsk di Liga Champions. Carlos Augusto mencetak gol untuk Inter. Alessandro Bastoni mendapat kartu merah, jadi pertandingan makin sulit. Kapten Inter, Nicolo Barella, bilang timnya bermain kurang baik dan terlihat tegang di awal. Tetapi Inter tetap mendapat tiga poin di kandang sendiri.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Inter Milan tetap mampu mengamankan tiga poin meski menghadapi perlawanan sengit Shakhtar Donetsk dan bermain dengan sepuluh pemain setelah kartu merah Alessandro Bastoni. Gol Carlos Augusto menunjukkan tim masih dapat memanfaatkan momentum serangan balik. Barella juga menyampaikan evaluasi terbuka agar pendekatan awal dan mentalitas tim bisa diperbaiki.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Inter Milan akhirnya meraih kemenangan perdana di Liga Champions musim 2026/27. Jerih payah mereka berbuah manis setelah membungkam Shakhtar Donetsk dengan skor 1-0, Kamis (22/10/2026) dini hari WIB.

Kemenangan Inter lahir berkat gol tunggal Carlos Augusto pada menit ke-77. Namun ternyata, kapten Inter, Nicolo Barella, merasa rekan-rekannya kurang pantas untuk meraih tiga poin meski di depan publik sendiri.

1. Realistis soal performa tim di lapangan

Barella tak menampik Shakhtar Donetsk memberikan perlawanan sangat sengit dengan kualitas permainan yang terorganisir. Sementara, performa Nerazzurri justru kurang menggigit.

Dia juga menyadari kalau publik Giuseppe Meazza sempat merasa tidak puas karena tim tamu sempat mendominasi sebagian besar jalannya laga. Namun menurut Barella, bagaimana pun sepak bola adalah soal hasil akhir.

"Jujur saja, kami sangat membutuhkan kemenangan ini, bermain sepak bola indah memang menyenangkan, tapi yang paling penting hari ini adalah hasil akhirnya," kata Barella selepas laga dikutip dari Football Italia.

2. Terjepit akibat kartu merah Alessandro Bastoni

Kondisi Inter semakin sulit setelah Alessandro Bastoni diusir wasit pada menit 68. Beruntung tuan rumah mampu memaksimalkan satu momentum serangan balik cepat yang diselesaikan dengan dingin oleh Augusto.

"Semua pertandingan Liga Champions itu sulit, Shakhtar Donetsk telah membuktikan bahwa mereka memiliki kualitas, tempo, dan intensitas," ujar Barella.

3. Akui ada masalah mentalitas di awal laga

Barella menyoroti performa loyo Inter di babak pertama yang dinilai kurang bertenaga dan terlihat tegang saat menguasai bola. Dia menduga tekanan harus menang yang dibebankan kepada pemain justru menjadi beban mental.

"Pendekatan awal kami adalah sesuatu yang benar-benar harus kami perbaiki, karena kita sudah sering melihat situasi di mana kami tertinggal lebih dulu," ucap Barella.

Curated For You

Editorial Team

Related Article