3 Bek Spanyol di Super League Indonesia 2025/2026

- Tiga bek asal Spanyol tampil di Super League Indonesia 2025/2026, menunjukkan meningkatnya daya tarik liga bagi pemain Eropa dan harapan untuk meningkatkan kualitas pertahanan klub-klub lokal.
- Ruxi menjadi andalan Madura United dengan 27 penampilan dan dua assist, sementara Chechu Meneses berjuang mendapatkan menit bermain lebih banyak bersama Persik Kediri lewat status pinjaman.
- Tiri memperkuat lini belakang Persijap Jepara sejak Januari 2026, langsung dipercaya sebagai starter dan mencatat satu assist penting dalam delapan laga perdananya di kompetisi tersebut.
Super League Indonesia 2025/2026 mampu memberikan daya tarik bagi pesepak bola Eropa. Fenomena ini dibuktikan dengan hadirnya deretan pemain bertahan asal Spanyol yang memilih berkarier di Indonesia. Kualitas para pemain asal Negeri Matador tersebut diharapkan mampu mendongkrak standar permainan klub-klub Indonesia. Hingga 16 April 2026, berikut tiga bek Spanyol yang berkiprah di Super League 2025/2026.
1. Ruxi memiliki peran penting dalam skema bertahan Madura United
Roger Bonet Badia atau lebih dikenal dengan Ruxi merupakan pemain asal Spanyol yang memperkuat Madura United pada 2025/2026. Ia didatangkan Laskar Sape Kerrab pada Juli 2025. Madura United bukanlah klub Indonesia pertama yang diperkuat oleh Ruxi. Sebelumnya, pemain berusia 31 tahun tersebut pernah membela PSIS Semarang pada 2024/2025.
Dengan pengalaman yang dimiliki, Ruxi tidak membutuhkan banyak waktu untuk beradaptasi. Dirinya kerap dipercaya untuk mengisi posisi starting line-up. Ruxi memiliki peran penting dalam skema bertahan Madura United. Pasalnya, ia mempunyai kemampuan untuk dimainkan sebagai bek tengah maupun bek kiri.
Hingga saat ini, Ruxi telah memperkuat Madura United dalam 27 pertandingan Super League 2025/2026. Dari seluruh penampilan tersebut, ia turut berkontribusi dengan mencetak dua assist. Performa yang ditunjukkan Ruxi diharapkan mampu mengangkat performa timnya. Pasalnya, Madura United saat ini tengah berjuang untuk keluar dari zona degradasi.
2. Chechu Meneses bermain untuk Persik Kediri dengan status pinjaman
Chechu Meneses mengawali kiprahnya di Indonesia bersama Barito Putera pada Juli 2024. Namun, dirinya hanya bertahan selama setengah musim sebelum akhirnya berlabuh ke Malut United. Meneses sempat menjadi andalan di jantung pertahanan Laskar Kie Raha. Namun, pada 2025/2026, menit bermain yang ia dapatkan semakin berkurang.
Untuk mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak, Meneses resmi dipinjamkan kepada Persik Kediri pada jendela transfer paruh musim 2025/2026. Kehadiran Meneses diharapkan mampu memberikan kedalaman skuad bagi Macan Putih. Posisi utama Meneses adalah bek tengah. Meski demikian, pemain berusia 31 tahun tersebut dapat dimainkan sebagai bek kiri dan gelandang bertahan.
Bukan hal yang mudah bagi Meneses untuk mendapatkan tempat utama di Persik. Hal ini karena dirinya harus bersaing dengan bek lain, seperti Kiko, Hamra Hehanussa, Mario Yagalo, dan Muhamad Firly. Meneses tercatat beberapa kali menjadi penghangat bangku cadangan. Sejauh ini, ia baru menorehkan lima penampilan bersama Persik.
3. Tiri menjadi rekan duet Diogo Brito di posisi bek tengah Persijap Jepara
Persijap Jepara memperkenalkan Jose Luis Espinosa Arroyo atau Tiri sebagai pemain baru mereka pada Januari 2026. Ia sudah tidak asing dengan sepak bola Asia. Tiri telah malang melintang di berbagai klub India. Dirinya pernah bermain untuk Atletico de Kolkata, Jamshedpur FC, Mohun Bagan Super Giant, dan Mumbai City.
Persijap merekrut Tiri untuk menambah kekuatan di sektor belakang. Lini pertahanan menjadi salah satu titik lemah bagi Laskar Kalinyamat. Selain itu, mendatangkan Tiri menjadi salah satu upaya mereka untuk menjauh dari zona degradasi. Saat ini, Persijap hanya terpaut dua poin dari Madura United di peringkat ke-16.
Meski baru menjalani musim perdana di Indonesia, Tiri langsung dipercaya sebagai pilihan utama di lini belakang Persijap. Pemain berusia 34 tahun tersebut menjadi rekan duet Diogo Brito di posisi bek tengah. Bersama Persijap, Tiri telah bermain dalam delapan pertandingan. Ia juga mampu mencatatkan satu assist untuk gol yang dicetak oleh Borja Herrera dalam laga menghadapi Bhayangkara FC pada pekan ke-27 Super League 2025/2026.
Itulah tiga bek Spanyol yang merumput di Super League 2025/2026. Beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain tersebut. Namun, pengalaman merumput di Eropa menjadi modal kuat bagi mereka untuk bersaing mendapatkan tempat utama.



















