3 Pencetak Gol Terbanyak UCL 2025/2026 yang Lolos ke Semifinal

- Kylian Mbappe masih memimpin daftar top skor UCL 2025/2026 dengan 15 gol meski Real Madrid tersingkir di perempat final oleh Bayern Munich.
- Harry Kane mencetak 12 gol dan berpeluang menyalip Mbappe setelah membawa Bayern Munich ke semifinal menghadapi PSG.
- Julian Alvarez dan Khvicha Kvaratskhelia sama-sama tampil tajam, masing-masing mencetak sembilan dan delapan gol, serta menjadi andalan Atletico Madrid dan PSG menuju semifinal.
UEFA Champions League (UCL) 2025/2026 telah menyelesaikan babak perempat final. Empat klub sukses melaju ke semifinal usai menyingkirkan lawannya masing-masing. Salah satu yang tersingkir adalah Real Madrid. Klub tersukses di Liga Champions itu takluk oleh Bayern Munich dengan skor agregat 4-6.
Gugurnya Real Madrid sekaligus menandai terhentinya koleksi gol striker mereka, Kylian Mbappe. Mbappe masih memimpin daftar top skor dengan 15 gol, tetapi tak bisa menambah gol lagi. Koleksinya pun masih mungkin dikejar tiga pemain berikut ini. Mereka adalah para pencetak gol terbanyak UCL 2025/2026 yang lolos ke semifinal.
1. Harry Kane paling berpeluang menyalip Kylian Mbappe karena sudah mencetak 12 gol
Pemain yang paling berpeluang menyalip Kylian Mbappe di puncak daftar top skor UCL 2025/2026 adalah Harry Kane. Striker Bayern Munich asal Inggris itu sudah mencetak 12 gol. Kane pun sudah melewati rekor gol pribadinya dalam semusim UCL, yaitu sebelas gol pada 2024/2025 lalu.
Torehan terbaru Kane adalah masing-masing satu gol dalam dua leg perempat final melawan Real Madrid. Pada laga pertama di Santiago Bernabeu, Kane mencetak gol kedua Bayern yang memenangkan mereka 2-1. Kane juga membuat gol kedua timnya dalam kemenangan 4-3 saat ganti menjamu Real Madrid.
Pada babak semifinal, Bayern Munich akan menghadapi Paris Saint-Germain (PSG). Kane pernah tiga kali tampil melawan PSG bersama Bayern tanpa mencetak gol. Namun, ia dua kali membawa timnya menang. Jika Bayern bisa lolos ke final, Kane berpeluang berjumpa Arsenal, tim yang gawangnya pernah ia bobol 15 kali dalam 22 laga.
2. Julian Alvarez punya kans mencapai dua digit gol dalam semusim UCL untuk pertama kalinya
Julian Alvarez untuk sementara adalah pemain tersubut keempat di UCL 2025/2026 dengan sembilan gol. Koleksinya kalah dari Anthony Gordon yang membuat sepuluh gol. Namun, Gordon sudah tersingkir bersama Newcastle United. Sementara, Alvarez masih melaju bareng Atletico Madrid usai menyisihkan Barcelona.
Alvarez punya andil penting dalam keberhasilan Atletico menggusur Barcelona. Ia mencetak gol tendangan bebas cantik yang mengawali kemenangan timnya 2-0 di Camp Nou pada leg pertama. Sebelumnya, Alvarez juga bersinar saat melawan Tottenham Hotspur di perempat final. Ia mencetak 3 gol dalam 2 laga yang membawa Atletico menang agregat 7-4.
Dengan sembilan gol, peluang Alvarez melewati koleksi Kylian Mbappe terbilang kecil. Namun, striker Argentina itu punya kans menorehkan prestasi pribadi, yaitu mencetak dua digit gol dalam semusim UCL untuk pertama kalinya. Jika berhasil, Alvarez pun bakal menjadi pemain Argentina pertama yang melakukannya sejak Lionel Messi pada 2018/2019.
3. Khvicha Kvaratskhelia menjadi top skor sementara PSG di UCL musim ini dengan delapan gol
Sementara, pemain tersubur sementara PSG di UCL 2025/2026 adalah Khvicha Kvaratskhelia. Winger Georgia itu sudah mencetak 8 gol, 5 di antaranya pada fase knockout. Pada babak playoff knockout, Kvaratskhelia membuat satu gol ke gawang AS Monaco. Aksinya turut menyudahi perlawanan sengit AS Monaco dengan skor agregat 5-4.
Kvaratskhelia lalu mengamuk pada babak 16 besar melawan Chelsea. Ia mencetak 2 gol dan 1 assist pada leg pertama, lalu membuat 1 gol pada laga kedua. Berikutnya, ia membobol gawang Liverpool pada leg pertama perempat final. Ia tidak membuat gol dalam duel kedua, tetapi menyumbang satu assist.
Kvaratskhelia pun mencatat rekor gol pribadi dalam semusim UCL. Secara total, koleksinya di UCL juga sudah mencapai 13 gol. Ia adalah pemain Georgia tersubur di ajang tersebut. Namun, ketajamannya akan mendapat ujian pada semifinal melawan Bayern Munich. Kvaratskhelia pernah dua kali menghadapi Bayern, tetapi gagal mencetak gol.
Tiga pemain di atas tak sekadar tajam di UCL 2025/2026. Mereka juga sukses membawa klubnya masing-masing ke semifinal dan menjaga kans juara. Mampukah mereka mencetak gol di semifinal dan mengantarkan klubnya ke partai puncak?


















