Berbatov Dukung Manchester United Permanenkan Carrick, Ada Syaratnya

- Carrick layak dipermanenkan, tetapi tunggu sampai akhir musim untuk melihat stabilitas MU racikan Carrick.
- Jangan berspekulasi lebih dini seperti yang terjadi dengan Solksjaer, biarkan Carrick memberikan pembuktian tanpa beban ekspektasi setinggi langit.
- Pandangan Keane dan Ferdinand berbeda, Keane menilai Carrick kurang pengalaman, sementara Ferdinand menganggap Carrick layak diberikan kesempatan untuk tanggung jawab lebih besar di Carrington.
Jakarta, IDN Times - Legenda Manchester United Dimitar Berbatov ikut mengomentari masa depan Michael Carrick di Carrington. Berbatov mendukung Carrick dipermanenkan, tetapi ada syarat yang harus ditempuh.
Sebelum Berbatov, masa depan Carrick juga diperdebatkan dua legenda lain, yakni Roy Keane dan Rio Ferdinand. Keane kurang setuju, sementara Ferdinand menentang pernyataan sang mantan kapten. Lantas, seperti apa pandangan Berbatov?
1. Carrick layak, tetapi tunggu sampai akhir musim
Berbatov kenal betul dengan Carrick, lantaran pernah berjuang bersama di MU periode 2008-2012. Bedanya, Berbatov cabut ke Fulham, sedangkan Carrick memilih setia hingga pensiun di Old Trafford pada 2018.
Start mulus Carrick yang mencatat empat kemenangan beruntun atas Manchester City, Arsenal, Fulham, dan Tottenham Hotspur dinilai menjadi bukti tepat. Namun, kesempurnaan itu terhenti setelah ditahan West Ham 1-1, Rabu (11/2/2026) dini hari WIB.
Keberhasilan Carrick mendongkrak mentalitas Setan Merah membuat Berbatov mendukungnya untuk dipermanenkan. Berbatov hanya menyarankan manajemen untuk melihat stabilitas MU racikan Carrick hingga akhir musim nanti.
"Saya tentu agak bias, karena pernah bermain bersama dia (Carrick) dan saya ingin dia mendapatkan pekerjaan itu. Tapi mari kita tunggu sampai akhir musim. Jika mereka terus berjalan seperti sekarang, tentu saja, kenapa tidak?" ujar Berbatov kepada ESPN.
2. Jangan sampai senasib dengan Solksjaer
Berbatov meminta semua pihak tidak berspekulasi lebih dini. Biarkan Carrick memberikan pembuktian, tanpa dibebani ekspektasi setinggi langit.
Kekhawatiran Berbatov pola Ole Gunnar Solskjaer juga menimpa Carrick. Saat menjadi karteker, Solskjaer bersinar pada musim 2018/19, tetapi menurun cukup drastis pada musim berikutnya yang berakhir dipecat pada 2021.
"Kita sudah melihat apa yang terjadi sebelumnya dengan Ole Gunnar Solskjaer, dan menurut saya ceritanya mirip. Jadi jangan dulu menarik kesimpulan. Mari nikmati saja pertandingan demi pertandingan dan lihat bagaimana United terus berkembang. Di akhir musim, baru kita lihat apa yang akan terjadi," ucap Berbatov.
3. Kalau pandangan Keane dan Ferdinand seperti apa?
Keane menilai Carrick kurang pengalaman untuk dipermanenkan MU. Sebab, menjadi manajer atau pelatih tetap memiliki masalah yang lebih kompleks ketimbang karteker. Keane bukannya menganggap Carrick tidak pantas, tetapi belum tepat untuk saat ini.
Sementara itu, Ferdinand tak setuju dengan tanggapan Keane. Menurut Ferdinand, Carrick layak diberikan kesempatan untuk diberikan tanggung jawab yang lebih besar di Carrington.
















