Joao Pedro Ukir Sejarah di Chelsea, Ikuti Jejak Roberto Firmino

- Pedro menjadi pemain Brasil keempat yang mencetak dua digit gol dalam dua musim Premier League secara beruntun setelah Firmino, Richarlison, dan Cunha.
- Pedro telah mencetak 10 gol dan tujuh assist dalam 26 penampilannya di Premier League musim ini, serta tiga gol dari tiga laga saat debut di Piala Dunia Antarklub tahun lalu.
- Chelsea frustrasi karena gagal mengamankan poin penuh untuk menyalip Manchester United di peringkat keempat setelah ditahan imbang Leeds United dengan skor 2-2.
Jakarta, IDN Times - Joao Pedro berhasil mengukir sejarah meski Chelsea ditahan Leeds United dengan skor 2-2 di Stamford Bridge, Rabu (11/2/2026) dini hari WIB. Ia mengikuti jejak bintang Brasil lainnya.
Sejarah itu terukir usai Pedro membawa The Blues unggul menit ke-24. Chelsea menggenapkan keunggulan lewat eksekusi penalti Cole Palmer (58'), namun justru kena comeback akibat dijebol Lukas Nmecha (67') dan Noah Okafor (73').
1. Pedro jadi salah satu pemain Brasil yang moncer di Premier League
Berdasarkan catatan Opta, gol ke gawang Leeds membuat Pedro masuk dalam daftar pemain Brasil yang mampu mencetak dua digit gol dalam dua musim Premier League secara beruntun. Ia mengikuti jejak Roberto Firmino, Richarlison, dan Matheus Cunha.
Firmino melakukannya selama empat musim beruntun, 2015/16 hingga 2018/19 bersama Liverpool. Richarlison menyusul pada musim 2018/19 dan 2019/20, sedangkan Cunha mencatatkannya pada musim 2023/24 dan 2024/25.
2. Statistik Pedro di Chelsea
Musim ini, Pedro telah menyumbang 10 gol dan tujuh assist dalam 26 penampilannya di Premier League. Secara total, ia telah membukukan 13 gol dengan delapan assist dari 35 laga di lintas kompetisi.
Pedro memang sudah menunjukkan ketajamannya saat memulai debutnya di Piala Dunia Antarklub tahun lalu. Ia mengemas tiga gol dari tiga laga, dan menjadi salah satu kunci kemenangan Chelsea atas Paris Saint-Germain (PSG) di final.
Pedro berkesempatan untuk melewati catatannya musim lalu saat berseragam Brighton and Hove Albion. Dalam periode tersebut, bomber berusia 24 tahun itu mencetak 10 gol dari 27 pertandingan.
3. Chelsea frustrasi lawan Leeds
Kembali ke pertandingan kontra Leeds, Pedro mengakui Chelsea amat frustrasi. Sempat memegang kendali permainan, tetapi The Blues justru gagal mengamankan poin penuh untuk menyalip Manchester United di peringkat keempat.
"Kami sangat frustrasi dengan hasil ini karena menurut saya kami memulai pertandingan dengan sangat baik. Kami mengendalikan pertandingan, 1-0, 2-0, dan kemudian kami kebobolan. Menurut saya, musim ini berjalan seperti ini," ujar Pedro kepada TNT Sports.















