Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bobotoh Meninggal Usai Garudayaksa vs Persib, 5 Orang Ditangkap
Menpora sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, saat menghadiri Wirasena Youth Camp di Taman Ismail Marzuki, Senin (26/10/2026). (IDN Times/Tino).
  • Seorang suporter Persib berinisial ARK ditemukan meninggal di Kabupaten Bogor setelah laga Persib Bandung melawan Garudayaksa FC.

  • Polisi menangkap lima orang terkait penyerangan tersebut, menurut laporan Kapolres Bogor kepada Erick Thohir.

  • Erick Thohir meminta kasus diusut tuntas dan kembali menyinggung pengurangan poin bagi klub yang suporternya berulah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
25/10/2026

Seorang remaja berinisial ARK ditemukan meninggal setelah Persib Bandung menang 2-1 atas Garudayaksa FC. ARK ditemukan di pinggir Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 50, Kabupaten Bogor.

26/10/2026

Erick Thohir menyampaikan bahwa polisi telah menangkap lima orang atas penyerangan tersebut. Ia juga meminta kasus kematian ARK diusut tuntas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Seorang suporter Persib berinisial ARK ditemukan meninggal, dan polisi menangkap lima orang atas penyerangan tersebut.
  • Who?
    ARK, lima orang yang ditangkap polisi, Erick Thohir, dan Polres Bogor terlibat dalam informasi mengenai insiden ini.
  • Where?
    ARK ditemukan di pinggir Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 50, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
  • When?
    ARK ditemukan setelah pertandingan pada Minggu (25/10/2026). Erick Thohir menyampaikan laporan penangkapan pada Senin (26/10/2026).
  • Why?
    Motif insiden masih menunggu hasil investigasi pihak berwenang, termasuk apakah berkaitan dengan kriminal atau persaingan antarsuporter.
  • How?
    ARK ditemukan tergeletak tanpa nyawa setelah Persib Bandung menang 2-1 atas Garudayaksa FC. Polisi kemudian menangkap lima orang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Seorang remaja bernama ARK, yang mendukung Persib, ditemukan meninggal di pinggir jalan di Bogor setelah pertandingan. Polisi menangkap lima orang karena penyerangan itu. Erick Thohir meminta polisi mencari tahu kejadian sebenarnya. Sekarang, penyelidikan masih dilakukan dan keputusan berikutnya menunggu hasil dari polisi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Polisi telah menangkap lima orang setelah insiden yang menewaskan seorang suporter Persib. Erick Thohir juga menghubungi Kapolres Bogor dan meminta penyelidikan dilakukan secara tuntas. Langkah tersebut menunjukkan bahwa penanganan kasus berjalan melalui proses hukum dan menunggu hasil investigasi pihak berwenang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Sepak bola Indonesia kembali berduka. Seorang remaja ditemukan meninggal setelah Persib Bandung membungkam Garudayaksa FC dengan skor 2-1, pada Minggu (25/10/2026).

Korban diketahui berinisial ARK, yang merupakan suporter Persib. Dia tergeletak tanpa nyawa di pinggir Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 50, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

1. Polisi sudah menangkap lima orang

Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Erick Thohir, mengaku telah menghubungi Kapolres Bogor AKBP, Arfan Zulkan, atas insiden yang menghilangkan nyawa tersebut. Menurut laporan Arfan kepada Erick, pihaknya telah menangkap lima orang.

"Alhamdulillah, pihak kepolisian sudah mengumumkan ada lima yang ditangkap atas penyerangan, dan tadi saya telepon Pak Kapolres langsung, ya Pak Arfan," kata Erick Thohir di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada Senin (26/10/2026).

2. Minta kematian ARK diusut tuntas

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI itu mendesak Polres Bogor untuk mengusut tuntas kematian Arfan. Erick meminta publik untuk menunggu hasil investigasi pihak berwenang.

"Ya saya bilang, 'Pak, tolong tindak lanjuti pasti seperti apa. Apakah ini kriminal murni, atau tentu persaingan, ya, karena ketidaksukaan atas suporter?' Nanti kita lihat hasil keputusannya," ujar Erick.

3. Kembali singgung pengurangan poin

Insiden ini kembali membuat Erick menyinggung pengurangan poin kepada klub yang suporternya berulah. Tak hanya satu atau dua poin, tetapi sebanyak-banyaknya untuk memberikan efek jera kepada suporter.

Namun, insiden ini terjadi jauh di luar stadion dan kasusnya masuk dalam ranah pidana. Komite Disiplin PSSI dan I.League baru bisa menjatuhkan sanksi jika insiden terjadi di area stadion atau perimeter yang masih dalam jangkauan venue pertandingan.

"Kalau masih terjadi, ya, hal seperti Kanjuruhan, ya, itu mohon maaf, sudahlah pengurangan poin sebanyak-banyaknya saja, biar ada jera," ujar Erick.

Curated For You

Editorial Team

Related Article