Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bouaddi Moncer di Maroko, Prancis Menyesal

Bouaddi Moncer di Maroko, Prancis Menyesal
Ayyoub Bouaddi (Maroko) dan Vinicius Junior (Brasil) dalam laga Grup C Piala Dunia 2026 di New York/New Jersey Stadium di East Rutherford pada 13 Juni 2026. (Foto: MAURO PIMENTEL / AFP)
Intinya Sih
  • Federasi Sepak Bola Prancis mengaku kehilangan besar setelah Ayyoub Bouaddi memilih membela Timnas Maroko dan tampil gemilang di Piala Dunia 2026.
  • Bouaddi sebelumnya masuk rencana jangka panjang Didier Deschamps, namun persaingan ketat di lini tengah membuatnya memilih peluang lebih jelas bersama Maroko.
  • Di Piala Dunia 2026, Bouaddi jadi motor permainan Maroko berkat teknik dan visi bermainnya, menjadikannya salah satu wonderkid paling bersinar turnamen tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) merasa kehilangan besar setelah Ayyoub Bouaddi memilih membela Timnas Maroko. Gelandang berusia 18 tahun itu kini menjelma sebagai salah satu pemain terbaik di Piala Dunia 2026.

Bouaddi tampil konsisten sepanjang turnamen bersama Maroko. Permainannya yang matang membuat namanya masuk dalam daftar wonderkid paling bersinar di Piala Dunia 2026.

Sebelum memperkuat Maroko, Bouaddi merupakan pemain binaan Timnas Prancis. Ia membela seluruh kelompok umur Les Bleus, sebelum akhirnya memutuskan berganti kewarganegaraan sepak bola di level senior.

1. Federasi sepak bola Prancis (FFF) akui kehilangan talenta potensial

Penyesalan itu disampaikan Direktur Teknik FFF, Hubert Fournier, dalam wawancara dengan The Athletic. Ia menyebut Bouaddi merupakan sebagai salah satu talenta paling spesial yang sempat dimiliki Prancis.

"Bouaddi adalah talenta yang telah kami pantau selama bertahun-tahun. Di kelompok usianya, kami tahu dia adalah pemain yang unik. Ini merupakan kehilangan besar bagi federasi kami, tetapi itu adalah pilihannya," ujar Fournier, dikutip BEIN Sport.

2. Bouaddi sebenarnya masuk rencana jangka panjang Deschamps

Menurut Fournier, Bouaddi sebenarnya sudah masuk dalam rencana jangka panjang pelatih Didier Deschamps. Namun, ketatnya persaingan di lini tengah Timnas Prancis membuat federasi tidak bisa menjamin tempat di skuad utama.

Sebaliknya, Timnas Maroko memberikan jalan yang lebih jelas bagi perkembangan karier Bouaddi. Federasi Maroko (FRMF) melakukan pendekatan intensif dan menawarkan peran penting dalam proyek jangka panjang tim nasional.

3. Jadi andalan lini tengah Timnas Maroko

Kepercayaan itu langsung dibayar dengan performa impresif di Piala Dunia 2026. Bouaddi menjadi salah satu pemain kunci Maroko berkat kualitas teknik, visi bermain, dan ketenangannya di lini tengah.

Kini Prancis harus menerima kenyataan kehilangan salah satu gelandang muda terbaik yang pernah mereka bina. Sementara itu, Maroko menikmati hasil dari keberhasilannya mengamankan pemain yang diprediksi menjadi bintang sepak bola dunia di masa depan.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib

Related Articles

See More