ilustrasi sepak bola (pixabay.com/phillipkofler)
Direktur Network and Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto, mengatakan bahwa penyelenggaraan BRI Youth Champions League merupakan bagian dari upaya BRI untuk turut membangun ekosistem pembinaan olahraga yang mampu memberikan ruang bagi talenta muda Indonesia untuk berkembang.
“BRI percaya bahwa masa depan sepak bola Indonesia dimulai dari pembinaan usia dini yang berkualitas. Melalui BRI Youth Champions League, kami ingin menghadirkan kompetisi yang memberikan pengalaman terbaik bagi para pemain muda, sekaligus menjadi wadah untuk mengembangkan potensi dan karakter mereka agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Aquarius.
Menurutnya, kompetisi usia muda memiliki peran penting dalam membangun fondasi sepak bola nasional. Tidak hanya kemampuan teknis di lapangan, pemain muda juga perlu mendapatkan pengalaman dalam membangun disiplin, kerja sama, sportivitas, kepemimpinan, serta kemampuan mengambil keputusan dalam situasi yang kompetitif.
Karena itu, BYCL 2026 dirancang tidak berhenti pada pertandingan sepak bola. Para peserta juga akan mendapatkan pengalaman pembinaan melalui berbagai rangkaian kegiatan, salah satunya coaching clinic bersama BARCA Academy. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja sama strategis BRI dan FC Barcelona dengan menghadirkan pelatih resmi BARCA Academy untuk berbagi metode pembinaan pemain usia muda.
Melalui coaching clinic tersebut, para pemain muda akan mendapatkan kesempatan untuk mempelajari pendekatan pembinaan sepak bola yang mengacu pada standar internasional. Kehadiran BARCA Academy juga diharapkan dapat memperkaya pengalaman para peserta sekaligus membuka perspektif baru mengenai pengembangan kemampuan dan karakter pemain sejak usia dini.