4 Pemain yang Memenangkan Piala Dunia, Euro, UCL, dan Ballon D'Or

Rodrigo Hernandez Cascante atau dikenal sebagai Rodri secara resmi diperkenalkan sebagai pemain baru FC Barcelona di Camp Nou pada 20 Agustus 2026. Kehadirannya mendapat sambutan meriah dari fans Barcelona yang memadati Camp Nou. Sebab, Rodri merupakan salah satu gelandang bertahan terbaik dunia yang telah meraih seluruh gelar juara bergengsi di level klub dan tim nasional, seperti Liga Champions Eropa (UCL), Euro, dan Piala Dunia. Selain itu, ia merupakan pemenang Ballon d'Or 2024.
Dalam sejarah sepak bola, tidak banyak pemain yang mampu meraih pencapaian luar biasa tersebut. Tercatat, hanya ada empat pemain yang pernah memenangkan UCL, Euro, Piala Dunia, dan Ballon d'Or. Termasuk Rodri, berikut keempat pesepak bola tersebut.
1. Franz Beckenbauer melegenda berkat pencapaian luar biasa selama berkarier sebagai pemain
Franz Beckenbauer telah dianggap sebagai salah satu legenda terbaik dalam sejarah sepak bola Jerman. Ia begitu dihormati berkat pencapaian luar biasa selama berkarier sebagai pemain. Beckenbauer telah memenangkan seluruh gelar juara bergengsi di level klub terutama ketika berseragam FC Bayern Muenchen. Ia meraih gelar juara Bundesliga Jerman sebanyak 4 kali, DFB Pokal 4 kali, dan Liga Champions 3 kali.
Selain itu, Beckenbauer turut berjasa kala mengantarkan Timnas Jerman menjuarai Euro 1972 dan Piala Dunia 1974. Ia memenangkan Ballon d'Or sebanyak dua kali pada 1972 dan 1976. Beckenbauer tutup usia pada 7 Januari 2024.
2. Gerd Mueller telah meraih seluruh gelar juara bergengsi di level klub dan tim nasional serta Ballon d'Or
Gerd Mueller merupakan penyerang legendaris Jerman dan Bayern Muenchen. Ia bersama Beckenbauer turut mengantarkan Bayern Muenchen meraih gelar juara Liga Champions dalam 3 musim beruntun pada 1973/1974--1975--1976. Selain itu, Mueller sukses membawa Die Rotten menjuarai Bundesliga dan DFB Pokal masing-masing empat kali.
Di level internasional, Mueller dan Beckenbauer berperan penting kala Jerman menjuarai Euro 1972 dan Piala Dunia 1974. Secara individu, Mueller terpilih sebagai pemenang Ballon d'Or 1970 usai mencetak 38 gol dalam 33 laga Bundesliga 1969/1970 dan menorehkan 10 gol pada Piala Dunia 1970. Ia tutup usia pada 15 Agustus 2021.
3. Zinedine Zidane menjadi gelandang legendaris Prancis berkat pencapaiannya sebagai pesepak bola
Zinedine Zidane berhasil memenangkan seluruh gelar juara bergengsi di level klub top Eropa dan Timnas Prancis serta Ballon d'Or. Ia sempat menghebohkan dunia sepak bola ketika ditebus Real Madrid dari Juventus dengan harga 77,5 juta euro atau Rp1,6 triliun pada musim panas Juli 2001. Zidane kala itu sudah diakui sebagai gelandang papan atas setelah mengantarkan Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 dan Euro 2000. Berkat pencapaian itu, ia memenangkan Ballon d'Or 1998 dan FIFA Best Men's Player 2000.
Ia langsung membuktikan kehebatannya dengan mencetak gol lewat tendangan voli legendaris kala Real Madrid menang 2-1 atas Bayer Leverkusen pada final Liga Champions 2001/2002. Sayangnya, karier Zidane harus berakhir dengan kontroversi. Ia diusir keluar lapangan usai menanduk dada Marco Materazzi pada final Piala Dunia 2006.
4. Rodri melengkapi pencapaian mentereng sebagai pesepak bola usai menjuarai Piala Dunia 2026
Rodri menjadi satu-satunya gelandang bertahan yang berhasil memenangkan seluruh gelar juara bergengsi di level klub dan tim nasional serta Ballon d'Or. Pencapaian tersebut diawali dengan membawa Manchester City meraih treble winner dengan menjuarai English Premier League (EPL), Piala FA, dan Liga Champions 2022/2023. Rodri kemudian menjadi bagian penting kala Spanyol meraih gelar juara Euro 2024.
Berkat performa apik selama turnamen tersebut, ia terpilih sebagai pemenang Ballon d'Or 2024. Puncaknya, Rodri berhasil menjadi bagian penting Spanyol ketika menjuarai Piala Dunia 2026. Ia dinobatkan sebagai pemain terbaik dan meraih penghargaan Golden Ball.
Keempat pemain di atas layak menyandang status sebagai legenda sepak bola dunia berkati pencapaian fantastis dalam kariernya. Dari keempat pesepak bola di atas, hanya Rodri yang merupakan pemain dengan karakter bertahan. Ia membuktikan menjadi pemain terbaik tidak hanya dinilai dari catatan gol dan assist, tetapi kontribusi dalam permainan tim.






















