Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Daftar Juara Bertahan Australian Open, Indonesia Juara Umum!

Daftar Juara Bertahan Australian Open, Indonesia Juara Umum!
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Saif71.com)
Intinya Sih
  • Australian Open 2026 digelar di Sydney pada 9–14 Juni sebagai turnamen Super 500 yang menghadirkan para pemain top dunia, termasuk beberapa juara bertahan dari edisi sebelumnya.
  • Indonesia menjadi juara umum Australian Open 2025 setelah meloloskan lima wakil ke final dan meraih dua gelar melalui partai all Indonesian final di ganda putra dan ganda putri.
  • Beberapa juara bertahan seperti Lakshya Sen, An Se Young, serta pasangan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei absen tahun ini, membuka peluang lahirnya juara baru di Australian Open 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Australian Open 2026 akan berlangsung di Sydney, Australia, pada 9–14 Juni 2026. Indonesia sempat impresif dengan meloloskan lima wakil ke final pada perhelatan sebelumnya, bahkan juara umum karena meraih dua gelar juara. Sebagai gambaran lengkap, begini juara bertahan Australian Open memasuki 2026?

1. Lakshya Sen (India) juara di sektor tunggal putra

Lakshya Sen menjadi juara sektor tunggal putra di Australian Open 2025 setelah mengalahkan wakil Jepang, Yushi Tanaka, di final. Pebulu tangkis asal India tersebut menang dalam dua game langsung dengan skor 21-15 dan 21-11. Hasil tersebut sekaligus menjadi kemenangan pertama Sen atas Tanaka dalam pertemuan perdana mereka di level internasional.

Sementara itu, Yushi Tanaka yang saat itu berstatus nonunggulan harus puas finis sebagai runner-up. Menariknya, situasi keduanya berubah di Australian Open 2026 karena Sen tidak mengambil bagian. Tanaka hadir dengan status unggulan ketujuh dan berpeluang memperbaiki pencapaian dari edisi sebelumnya.

2. An Se Young (Korea Selatan) tak terkalahkan di sektor tunggal putri

Final sektor tunggal putri Australian Open 2025 mempertemukan dua unggulan teratas turnamen. An Se Young yang menempati posisi unggulan pertama berhadapan dengan Putri Kusuma Wardani sebagai unggulan kedua. Pertemuan tersebut sekaligus menghadirkan partai final ideal sesuai dengan peta kekuatan unggulan.

Pada laga perebutan gelar, An Se Young tampil dominan dan menang dalam dua game langsung dengan skor 21-16 dan 21-14. Kemenangan tersebut memperpanjang catatan impresifnya dengan meraih gelar juara tanpa kehilangan satu game pun sepanjang turnamen. Namun, An Se Young dan Putri Kusuma Wardani dipastikan tidak tampil di Australian Open 2026. Sektor tunggal putri akan menghadirkan juara baru tahun ini.

3. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (Indonesia) menang atas senior mereka di sektor ganda putra

Sektor ganda putra menghadirkan final sesama wakil Indonesia di Australian Open 2025. Pasangan debutan, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, berhadapan dengan senior mereka, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, yang saat itu menempati unggulan kelima. Meski minim pengalaman di level ini, Raymond/Nikolaus kompetitif.

Raymond/Nikolaus akhirnya keluar sebagai juara setelah menang dalam pertarungan tiga game dengan skor 20-22, 21-10, dan 21-18. Gelar juara tersebut menjadi pencapaian penting bagi pasangan muda Indonesia yang menjalani debut mereka di Australian Open. Pada 2026, kedua pasangan kembali tampil dengan status unggulan yang berbeda, yakni Fajar/Fikri sebagai unggulan pertama dan Raymond/Nikolaus sebagai unggulan kelima.

4. Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose (Indonesia) juga menang atas rekan senegara di sektor ganda putri

Final sesama wakil Indonesia juga terjadi di sektor ganda putri di Australian Open 2025. Pasangan Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose berhadapan dengan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Menariknya, kedua pasangan datang ke turnamen tanpa status unggulan, tetapi mampu menembus partai puncak.

Febi/Rachel akhirnya keluar sebagai juara setelah memenangkan laga sengit tiga game dengan skor 18-21, 21-19, dan 23-21. Pertandingan tersebut menjadi final terketat di Australian Open 2025 karena kedua pasangan saling mengejar poin hingga penentuan. Memasuki Australian Open 2026, Febi/Rachel sendiri menempati unggulan kelima, sementara Febriana/Meilysa menjadi unggulan ketujuh.

5. Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (Malaysia) juara di sektor ganda campuran

Final ideal juga tersaji di sektor ganda campuran Australian Open 2025 dengan mempertemukan dua unggulan teratas turnamen. Pasangan Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, yang menempati unggulan pertama berhadapan dengan wakil Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, sebagai unggulan kedua. Pertemuan tersebut menjadi salah satu laga yang paling dinantikan karena mempertemukan pasangan dengan performa terbaik sepanjang turnamen.

Chen/Tong tampil lebih dominan di partai final dan mengamankan gelar juara lewat kemenangan dua game langsung dengan skor 21-16 dan 21-11. Hasil tersebut menegaskan status mereka sebagai unggulan pertama yang mampu memenuhi ekspektasi dengan keluar sebagai juara. Namun, baik Chen/Toh maupun Jafar/Felisha dipastikan tidak mengambil bagian di Australian Open 2026 sehingga sektor ganda campuran akan melahirkan juara baru tahun ini.

Dengan deretan juara dari berbagai sektor tersebut, Australian Open 2025 tercatat sebagai salah satu edisi yang didominasi persaingan ketat hingga partai final. Indonesia sendiri tampil sebagai juara umum berkat dua gelar juara, termasuk melalui beberapa final sesama wakil Merah Putih. Menjelang Australian Open 2026, menarik untuk menantikan apakah para juara bertahan mampu mempertahankan dominasinya atau lahir nama-nama baru di Sydney.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More