Luis de la Fuente Sebut Emi Martinez Tunda Pesta Kemenangan Spanyol

- Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 setelah menang 1-0 atas Argentina lewat perpanjangan waktu di New York New Jersey Stadium.
- Pelatih Luis de la Fuente menilai timnya seharusnya bisa menang lebih cepat, namun penampilan gemilang kiper Emiliano Martinez menggagalkan banyak peluang Spanyol.
- Argentina kesulitan total menghadapi dominasi Spanyol, bahkan tak mampu melepaskan tembakan hingga menit ke-116 meski sudah tertinggal dan bermain dengan 10 pemain.
Jakarta, IDN Times - Spanyol keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 melalui babak tambahan di New York/New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Senin (20/6/2026) dini hari WIB. Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, menilai timnya seharusnya bisa mengunci kemenangan lebih cepat. Namun, penampilan gemilang kiper Argentina, Emiliano Martinez, jadi faktor penyebab kegagalan La Roja melakukan itu.
1. Luis de la Fuente memuji penyelamatan Emiliano Martinez
Luis de la Fuente mengakui Spanyol tampil dominan sepanjang pertandingan. Namun, serangkaian penyelamatan Emiliano Martinez membuat timnya frustrasi. Mereka gagal mencetak gol lebih awal.
"Aku pikir pertandingan seharusnya sudah berakhir jauh lebih awal. Penyelamatan (kiper Argentina, Emiliano Martinez) membuat kami tidak bisa menang lebih cepat,” kata Luis de la Fuente, mengutip The Star.
2. Spanyol mengerahkan seluruh kemampuan
Argentina harus bermain dengan sepuluh orang setelah Enzo Fernandez mendapat kartu merah pada menit ke-90+3. Namun, Spanyol mesti bekerja keras hingga babak tambahan. Untungnya, mereka melakukannya dengan serius.
Luis de la Fuente menilai hal tersebut wajar karena final Piala Dunia selalu menghadirkan tekanan berbeda. "Namun, ini adalah final Piala Dunia dan Anda harus berjuang habis-habisan bahkan saat menghadapi sepuluh pemain. Kami sudah siap untuk situasi apa pun,” katanya.
3. Argentina tak berkutik pada final Piala Dunia 2026
Berbeda dengan laga-laga sebelumnya yang kerap diwarnai comeback dramatis, Argentina kali ini benar-benar kesulitan. Mereka gagal membongkar pertahanan Spanyol. Lionel Messi dibuat minim ruang gerak. Ia tidak memberikan pengaruh besar seperti pada fase sebelumnya.
Dominasi Spanyol juga tercermin dari statistik pertandingan. Argentina tidak mampu melepaskan satu pun tembakan pada waktu normal. Upaya pertama mereka baru tercipta pada menit ke-116 ketika sudah tertinggal 0-1 dan bermain dengan sepuluh orang.
Kini, Argentina mesti merelakan trofi Piala Dunia 2026. Spanyol berhak atas gelar juara setelah menang 1-0. Rodri telah mengangkat trofi di podium. Sementara itu, Luis de la Fuente turut merayakannya bersama anak-anak asuhnya di lapangan.

















