6 Pemain Kunci Chelsea yang Hengkang pada Musim Panas 2026

- Chelsea melepas enam pemain dengan menit bermain tinggi pada musim panas 2026, menandai perombakan besar skuad setelah musim 2025/2026.
- Enzo Fernandez pindah ke Manchester City seharga 145 juta euro, menjadi penjualan termahal Chelsea setelah mencatat 4.379 menit, 15 gol, dan 7 assist.
- Robert Sanchez, Marc Cucurella, Trevoh Chalobah, Andrey Santos, dan Alejandro Garnacho melanjutkan karier lewat transfer atau peminjaman ke klub berbeda.
Skuad Chelsea mengalami perubahan besar pada 2026/2027. Selama bursa transfer musim panas 2026, The Blues mengambil keputusan besar untuk melepas sejumlah pemain kunci. Enam nama berikut menjadi pemain Chelsea dengan menit bermain terbanyak pada 2025/2026 yang dilepas pada musim panas 2026 menurut data Transfermarkt.
1. Enzo Fernandez ditebus mahal Manchester City
Enzo Fernandez menjadi salah satu sosok paling penting di skuad Chelsea pada 2025/2026. Selain memegang peran sebagai kapten tim, ia juga menjadi pemain dengan menit bermain terbanyak sepanjang musim dengan total 4.379 menit dalam 54 laga serta kontribusi 15 gol dan 7 assist. Berkat kontribusi apik selama beberapa musim, ia diboyong Manchester City pada musim panas 2026. Biaya transfer mencapai 145 juta euro (Rp2,98 triliun) sekaligus menempatkan gelandang asal Argentina itu sebagai penjualan termahal sepanjang sejarah The Blues.
2. Robert Sanchez dipinjamkan kepada Como
Robert Sanchez menjadi kiper utama Chelsea pada 2025/2026 dengan total 4.376 menit bermain dalam 50 laga di 4 ajang berbeda. Namun, kesalahan yang dilakukan ketika menghadapi Fulham pada awal 2026/2027 membuatnya kehilangan tempat utama di bawah mistar gawang. Situasi tersebut membuat Chelsea melepasnya sebagai pinjaman kepada Como. Emiliano Martinez lantas diboyong dari Aston Villa sebagai penggantinya.
3. Marc Cucurella menerima tawaran Real Madrid
Marc Cucurella resmi kembali ke Spanyol setelah Chelsea sepakat untuk melepasnya kepada Real Madrid. Transfer ini disepakati usai Los Blancos merogoh kocek sebesar 55 juta euro (Rp1,13 triliun). Bek berusia 28 tahun itu menutup kiprahnya bersama Chelsea dengan kontribusi apik. Ia tampil spartan di sisi sayap lini bertahan dengan total 3.871 menit bermain dalam 50 laga dengan kontribusi 1 gol serta 4 assist pada 2025/2026. Statistik apik tersebut dilanjutkan dengan membawa Timnas Spanyol menjadi juara Piala Dunia.
4. Trevoh Chalobah dibeli Como seharga Rp617 miliar
Trevoh Chalobah menjadi salah satu bek utama Chelsea sepanjang musim 2025/2026. Ia merumput selama 3.719 menit dalam 47 laga dengan kontribusi 3 gol yang seluruhnya tercipta di English Premier League. Petualangannya bersama Chelsea telah berakhir dengan keputusannya menerima tawaran Como pada musim panas 2026. Ambisinya untuk mencari tantangan baru diwarnai dengan biaya transfer sebesar 30 juta euro (Rp617 miliar).
5. Andrey Santos menyeberang ke Manchester United
Andrey Santos mencatatkan 2.410 menit bermain dalam 43 pertandingan bersama Chelsea pada 2025/2026. Ia sukses memberikan kontribusi berupa 3 gol serta 4 assist sebagai seorang gelandang bertahan. Seiring ambisinya untuk mendapat menit bermain yang lebih banyak, Santos hengkang ke Manchester United pada musim panas 2026. Setan Merah menebusnya dengan dana sebesar 56,3 juta euro (Rp1,15 triliun) serta kontrak berdurasi 5 musim.
6. Alejandro Garnacho dipinjam Aston Villa setelah menjalani musim debut di Chelsea
Alejandro Garnacho baru menjalani musim pertama di Chelsea pada 2025/2026. Namun, ia kesulitan untuk mengunci tempat utama sebagai seorang penyerang. Dirinya mencatatkan 2.153 menit bermain dalam 43 laga dengan kontribusi 8 gol dan 4 assist. Situasi tersebut membuatnya rela dipinjamkan kepada Aston Villa pada musim panas 2026. Ini sekaligus menjadi kesempatan baginya untuk bangkit.Â
Perombakan tersebut menunjukkan keberanian Chelsea dalam mengubah komposisi skuad untuk menghadapi persaingan pada 2026/2027. Sejumlah pemain yang menjadi andalan musim sebelumnya kini memilih melanjutkan karier di klub lain dengan alasan dan tujuan yang berbeda. Menarik untuk melihat sejauh mana keputusan tersebut berdampak terhadap performa The Blues pada musim baru.





















