Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Persija vs Borneo FC: Saatnya Runtuhkan Angkernya Stadion Segiri

Persija vs Borneo FC: Saatnya Runtuhkan Angkernya Stadion Segiri
Sesi jumpa pers jelang laga Persija lawan Borneo FC Samarinda. (Dok. Persija)
  • Persija Jakarta menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada laga perdana Super League 2026/27, Sabtu 5 September 2026.
  • Shin Tae-yong menilai laga tandang ini berat karena Borneo FC finis sebagai runner-up musim lalu, sementara Persija terakhir menang di kandang mereka pada 2018.
  • Kapten Rizky Ridho optimistis membawa tiga poin setelah Persija menjalani turnamen pramusim, pemusatan latihan di Thailand, dan uji coba melawan Brisbane Roar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Persija Jakarta bersiap menghadapi Borneo FC pada laga perdana Super League 2026/27. Duel tersebut akan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (5/9/2026).

Pelatih Persija, Shin Tae-yong, menyadari pertandingan melawan Pesut Etam tidak akan mudah bagi Macan Kemayoran. Status Borneo FC sebagai runner-up Super League musim lalu menjadi salah satu alasan.

"Borneo finis di posisi kedua musim lalu, dan karena kami akan bermain di laga tandang, pertandingan ini bisa jadi laga yang berat," kata Shin dalam sesi jumpa pers jelang pertandingan, Jumat (4/9/2026).

  1. 1. Persija punya catatan kurang bagus kontra Borneo FC

    Sejumlah perwakilan Persija dan Borneo FC Samarinda menghadiri sesi jumpa pers menjelang pertandingan sepak bola.
    Sesi jumpa pers jelang laga Persija lawan Borneo FC Samarinda. (Dok. Persija)

    Persija memang perlu mewaspadai Borneo FC, apalagi saat main di Stadion Segiri. Pada musim lalu, Macan Kemayoran gagal meraih kemenangan dalam dua pertemuan, kandang dan tandang.

    Ketika bertandang ke Samarinda musim lalu, Persija takluk 1-3. Sementara itu, pada putaran kedua, Persija hanya mampu bermain imbang 2-2 di hadapan pendukung sendiri.

    Rekor Persija ketika bertandang ke markas Borneo FC juga kurang menggembirakan. Macan Kemayoran terakhir kali meraih kemenangan di kandang Pesut Etam pada 2018, atau sekitar delapan tahun lalu.

    Selepas itu, sulit betul Persija menang di kandang Borneo FC. Jika tidak kalah, mereka hanya mampu meraih hasil imbang saja. Stadion Segiri jadi angker bagi Persija.

  2. 2. Rizky Ridho optimistis Persija bawa pulang tiga poin

    Alexander Jeremejeff, pemain anyar Persija, berpose mengenakan seragam merah klub dalam foto resmi.
    Alexander Jeremejeff, pemain anyar Persija. (Dok. Persija)

    Meski dibayangi catatan minor setiap kali mentas di Stadion Segiri, Persija tetap percaya diri menatap laga perdana Super League 2026/27.

    Kapten Persija, Rizky Ridho, optimistis timnya mampu membawa pulang tiga poin dari Samarinda. Menurutnya, persiapan yang dilakukan selama pramusim sudah cukup matang.

    "Semoga di laga nanti kami bisa menerapkan apa yang diberikan pelatih selama ini dan Insyaallah bisa bawa pulang tiga poin," tutur Ridho.

  3. 3. Persija sudah jalani rangkaian persiapan

    Pertandingan uji coba sepak bola antara Persija dan Brisbane Roar berlangsung di stadion JIS, Jakarta.
    Persija lawan Brisbane Roar dalam laga uji coba di JIS. (IDN Times/Sandy Firdaus)

    Sebelum membuka kampanye di Super League 2026/27, Persija telah melalui sejumlah tahapan persiapan. Mulai dari mengikuti turnamen pramusim, menjalani pemusatan latihan di luar negeri, hingga melakoni uji coba internasional.

    Persija mengawali persiapan dengan finis di posisi ketiga Piala Presiden 2026. Setelah itu, Macan Kemayoran menggelar pemusatan latihan di Thailand selama kurang lebih dua pekan.

    Persija kemudian menutup rangkaian persiapan menuju Super League 2026/27 dengan menghadapi Brisbane Roar. Kini, sudah ada Borneo FC Samarinda yang menanti mereka.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More