Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Del Piero Sedih, Italia Jadi Bahan Olok-Olok Seluruh Dunia
ilustrasi jersey dengan logo Timnas Italia (unsplash.com/SalahRegouane)
  • Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina, memperpanjang catatan absen mereka menjadi tiga edisi beruntun.
  • Alessandro Del Piero mengungkapkan kesedihannya atas kegagalan beruntun Italia yang membuat negara itu jadi bahan olok-olok dunia sepak bola.
  • Del Piero menyerukan pembenahan besar oleh FIGC agar Italia bisa bangkit menuju Piala Dunia 2030 dan mengembalikan kejayaan sepak bola mereka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Legenda Timnas Italia, Alessandro Del Piero, tengah pilu dan sedih. Negara yang sempat dia bela di atas lapangan sepak bola, kini tengah jadi olok-olok dunia.

Hal itu tak lepas dari kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2026. Dalam laga play-off, mereka kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina dengan skor 1-4, usai main imbang di waktu normal 1-1.

1. Absen di tiga edisi terakhir Piala Dunia

Kegagalan ini memastikan Italia gagal melaju ke Piala Dunia sebanyak tiga kali beruntun. Sebelumnya, mereka juga urung melaju ke ajang tersebut pada 2018 dan 2022.

Semua kegagalan Italia ini terjadi di fase play-off. Selain Bosnia, Swedia dan Makedonia Utara jadi negara-negara yang berhasil menghentikan langkah Italia lolos Piala Dunia di dua edisi sebelumnya.

2. Kenyataan pahit yang sulit diterima

Del Piero mengaku, kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia secara tiga kali beruntun adalah kenyataan pahit yang sulit diterima. Dia pun tak heran jika Italia sekarang jadi bahan olok-olok dunia.

"Italia telah menjadi bahan olok-olok sepak bola dunia karena absen di tiga Piala Dunia berturut-turut. Sulit diterima," ujarnya dilansir dari Tribuna.

3. Italia harus segera berbenah

Del Piero pun meminta Italia harus segera berbenah. Masih ada waktu sampai Piala Dunia 2030, revolusi besar-besaran harus dilakukan FIGC selaku otoritas sepak bola Italia. Sebab, dahulu, Italia adalah kekuatan di Piala Dunia.

"Juara dunia empat kali ini belum mencetak gol di Piala Dunia selama 20 tahun. Dulu kita memiliki pemain ciamik. Sekarang, level mereka biasa saja. Bagaimana bisa Italia kehilangan satu generasinya?" kata Del Piero.

Editorial Team