Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pernyataan Emosional Gattuso Usai Mundur dari Timnas Italia

Pernyataan Emosional Gattuso Usai Mundur dari Timnas Italia
ilustrasi jersey dengan logo Timnas Italia (unsplash.com/SalahRegouane)
Intinya Sih
  • Gennaro Gattuso resmi mundur dari posisi pelatih Timnas Italia setelah gagal membawa Azzurri lolos ke Piala Dunia 2026, menyebut keputusan itu sebagai bentuk tanggung jawab pribadi.
  • Ia menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh demi menjaga kehormatan seragam Azzurri serta menyampaikan terima kasih kepada Federasi Sepakbola Italia, Gabriele Gravina, dan Gianluigi Buffon atas dukungan mereka.
  • Gattuso menutup pernyataannya dengan apresiasi untuk para pemain dan suporter yang tetap setia mendukung tim nasional meski Italia kembali gagal tampil di ajang Piala Dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Gennaro Gattuso memutuskan meninggalkan kursi pelatih Timnas Italia. Ia memilih mundur sebagai bentuk tanggung jawab atas kegagalan membawa Azzurri ke Piala Dunia 2026.

Usai memutuskan hal itu, ia pun memberikan pernyataan emosional untuk seluruh pencinta sepak bola dan rakyat Italia yang kecewa.

"Dengan rasa sedih di hati, karena belum berhasil mencapai target yang telah kami tetapkan, saya menganggap pengalaman saya sebagai pelatih tim nasional telah berakhir," kata Gattuso di situs resmi Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Jumat (3/4/2026).

1. Gattuso sebut Timnas Italia adalah kebanggaan rakyat

Gattuso menegaskan, Timnas Italia bukan sekadar tim biasa, melainkan simbol kebanggaan yang harus dijaga dengan standar tertinggi. Karena itu, menurutnya, evaluasi menyeluruh menjadi langkah yang tidak bisa ditunda.

“Seragam Azzurri merupakan aset paling berharga dalam sepak bola. Oleh karena itu, evaluasi teknis untuk masa depan harus segera dilakukan,” ujar eks gelandang AC Milan tersebut.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran federasi yang telah memberinya kepercayaan. Ia menyebut dukungan dari federasi menjadi bagian penting selama masa kepemimpinannya.

2. Ucapan terima kasih untuk Gabriele Gravina dan Gianluigi Buffon

Ucapan terima kasih secara khusus ditujukan Gattuso kepada Presiden Federasi Gabriele Gravina dan Gianluigi Buffon yang selama ini bekerja untuk Timnas Italia.

Di sisi lain, Gattuso tetap menaruh hormat tinggi kepada para pemain. Ia menilai skuad Italia telah menunjukkan dedikasi dan semangat luar biasa, meski hasil akhir tidak berpihak.

“Merupakan suatu kehormatan memimpin Timnas dan bekerja dengan para pemain yang memiliki komitmen tinggi terhadap seragam ini,” ucapnya.

3. Apresiasi dukungan penggemar dan seluruh warga Italia

Gattuso menutup pernyataannya dengan pesan untuk para suporter. Ia mengakui dukungan publik Italia tetap mengalir tanpa henti, bahkan di tengah tekanan dan hasil negatif.

“Namun, ucapan terima kasih terbesar saya sampaikan kepada para penggemar, kepada seluruh warga Italia yang dalam beberapa bulan terakhir ini tak pernah berhenti menunjukkan cinta dan dukungan mereka kepada tim nasional. Selalu dengan warna biru di hati,” bebernya.

Kegagalan Italia ke Piala Dunia 2026 dipastikan setelah kalah dari Bosnia & Herzegovina di babak play-off. Duel yang berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica, berakhir dramatis lewat adu penalti setelah skor imbang 1-1 selama 120 menit.

Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk Italia yang untuk ketiga kalinya secara beruntun gagal tampil di Piala Dunia sejak 2018. Situasi ini memicu efek domino di tubuh federasi, termasuk mundurnya Gabriele Gravina dari kursi presiden serta keputusan Gianluigi Buffon meninggalkan perannya sebagai kepala delegasi tim nasional.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Sport

See More