Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Di Balik Krisis Tottenham Hotspur, Amukan Pemain Hingga Cacian Suporter
Tottenham Hotspur kini di ambang krisis, terancam degradasi akibat terus menelan hasil buruk (AFP / Glyn Kirk)

  • Tottenham Hotspur kembali terpuruk usai kalah 1-3 dari Crystal Palace, membuat mereka hanya terpaut satu poin dari zona degradasi dan memicu kekacauan internal klub.
  • Pedro Porro meluapkan amarahnya di pinggir lapangan setelah diganti, sementara Micky van de Ven terlihat frustrasi dan tertunduk usai menerima kartu merah.
  • Suporter Spurs menunjukkan kekecewaan dengan meninggalkan stadion lebih awal dan mencemooh manajemen, meski pelatih Igor Tudor menilai tim masih berada di jalur yang benar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Tottenham Hotspur belum lepas dari krisis. Mereka masih harus berjuang agar lolos dari ancaman degradasi, usai kalah secara memalukan dari Crystal Palace di Tottenham Hotspur Stadium dengan skor 1-3, Jumat dini hari WIB (6/3/2026).

Dengan kekalahan itu, Spurs kini berjarak satu poin dari ambang batas zona degradasi. Fakta ini menciptakan kekacauan di internal Spurs, dan memancing sederet reaksi yang keras.

1. Bek Spurs ngamuk

Bek Spurs, Pedro Porro, sampai frustrasi dalam laga tersebut. Ketika diganti pada menit 73, dilansir Daily Mirror, Porro melayangkan emosinya ke bench. Dia memukul kursi, melempar botol air minum, hingga akhirnya duduk.

Sebelum ke bench, Porro juga sempat berteriak ke arah ofisial keempat. Dia tampak emosi karena dalam beberapa momen merasa Spurs dirugikan.

2. Frustrasinya Van de Ven

Sebelum insiden Porro, Micky van de Ven sudah terlihat frustrasi. Usai mendapatkan kartu merah, Van de Ven tak banyak bicara dan langsung masuk ke ruang ganti.

Sport Bible melansir, seorang pendukung sempat merekam gerak-gerik Van de Ven dari kafe di royal box. Terlihat, bek Belanda itu begitu terpukul usai menerima kartu merah dengan gestur tertunduk, tanpa adanya satu kata pun keluar dari mulut kepada orang sekitar.

3. Dicemooh suporter sendiri

Hasil minor yang muncul kemarin, menciptakan kekecewaan mendalam dari suporter Spurs. Banyak dari mereka yang akhirnya cabut dari tribune sebelum laga berakhir. Bahkan, sejumlah suporter memaki manajemen klub yang duduk di royal box, menyebutnya sebagai "pembunuh klub".

Sementara, pelatih Igor Tudor menilai sebenarnya Spurs berada dalam arah yang benar. Tudor mengibaratkan Spurs bak kapal yang sedang mencari arah dan mulai menemukannya.

"Ada sesuatu yang saya lihat. Saya perlu memilih orang yang tepat karena kapal sedang berada dalam arah yang benar. Itu yang mau dan perlu kami tuju. Siapa yang ada di kapal, bisa bertahan. Tapi, boleh juga mereka meninggalkannya," ujar Tudor dilansir Daily Mirror.

Editorial Team