Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dominasi Eropa di Piala Dunia 2026 yang Berujung Sejarah dan Deja Vu
Mikel Merino mencetak gol pembuka Spanyol saat menghadapi Portugal pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Arlington, 6 Juli 2026. Gol gelandang bernomor punggung 6 itu menjadi penentu kemenangan La Furia Roja. (Foto: Thomas COEX/AFP)
  • Enam tim Eropa berhasil menembus perempat final Piala Dunia 2026, mencatatkan dominasi benua Biru yang terakhir kali terjadi pada edisi 1994.
  • Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat kembali jadi panggung bersahabat bagi tim-tim Eropa, mengulang sejarah sukses serupa seperti turnamen 1994.
  • Meskipun Eropa mendominasi, peluang juara masih terbuka bagi Maroko dan Argentina yang menjadi wakil non-Eropa di perempat final.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Piala Dunia 2026 sudah masuk perempat final. Hingga babak ini, dominasi tim-tim Eropa masih terasa, dibandingkan dengan dari benua lain.

Tercatat, delapan dari tim yang lolos ke perempat final berasal dari benua biru, yaitu Prancis, Spanyol, Belgia, Inggris, Norwegia, dan Swiss. Torehan ini jadi sejarah tersendiri di Piala Dunia.

1. Terjadi lagi setelah 1994 silam

Berdasarkan catatan Opta, lolosnya enam tim Eropa ke perempat final Piala Dunia 2026 jadi torehan spesial. Ini jadi pertama kalinya setelah 1994, Eropa mendominasi perempat final kala Piala Dunia digelar di luar Eropa.

Pada 1994 lalu, ada tujuh tim Eropa yang lolos ke perempat final Piala Dunia. Mereka adalah Rumania, Swedia, Belanda, Bulgaria, Jerman, Italia, dan Spanyol. Hanya Brasil, negara non-Eropa, yang lolos perempat final kala itu.

2. Amerika Serikat kembali bersahabat bagi Eropa

Uniknya, apa yang terjadi pada 2026 mengulangi momen 1994. Saat itu, Piala Dunia juga digelar di Amerika Serikat.

Keramahan atmosfer itu kembali dirasakan tim-tim Eropa. Hingga, ada enam yang bisa melaju ke final, dan hanya menyisakan Maroko (Afrika) serta Argentina (Amerika Selatan) sebagai tim di luar benua biru.

3. Akankah berakhir seperti 1994?

Meski banyak tim Eropa lolos perempat final pada 2026, belum tentu hal tersebut jadi jaminan trofi. Pada 1994 lalu, Brasil sebagai satu-satunya negara non-Eropa justru menjadi juara.

Kini, ada Maroko dan Argentina yang mencoba peruntungannya saat dikepung enam tim Eropa. Performa keduanya juga meyakinkan, terlebih Argentina masih menampilkan kekuatan mental luar biasa dengan lolos dari lubang jarum saat terdesak dalam duel kontra Mesir.

Curated For You

Editorial Team

Related Article