Piala Dunia sudah terselenggara 23 kali per 2026. Sejauh ini, terdapat tiga edisi yang tidak menghasilkan top skor secara mutlak. Sebab, ada lebih dari 1 pemain yang mencetak jumlah gol yang sama pada 3 kesempatan tersebut.
3 Edisi Piala Dunia saat Terdapat Lebih dari 1 Top Skor

1. Terdapat 6 pemain yang mencetak 4 gol di Piala Dunia 1962
Piala Dunia pertama ketika terdapat lebih dari satu top skor terjadi pada 1962. Ada hingga 6 pemain yang sama-sama mencetak 4 gol pada edisi yang berlangsung di Chile ini. Mereka adalah Florian Albert dari Hugaria, Valentin Ivanov dari Uni Soviet, Garrincha dan Vava dari Brasil, Drazan Jerkovic dari Yugoslavia, serta penggawa tuan rumah, Leonel Sanchez.
Albert merupakan satu-satunya yang jumlah golnya lebih banyak dari penampilannya. Ia mampu mencetak 4 gol hanya dari 3 pertandingan. Selain itu, ia juga merupakan sosok tunggal yang berhasil membukukan hattrick. Albert membawa Hungaria menang 6-1 atas Bulgaria pada pertandingan kedua fase grup. Satu gol lainnya tercipta ketika membungkam Inggris 2-1 pada partai pembuka.
Langkah Albert dan Hungaria terhenti pada perempat final usai kalah 0-1 dari Republik Ceko. Begitu pun dengan Ivanov dan Uni Soviet yang gugur di tangan Chile. Sanchez dan Chile lantas dibekuk Brasil 2-4 dengan Garrincha dan Vava sama-sama menyumbang brace. Sanchez kemudian membawa Chile berakhir di peringkat ketiga usai mengalahkan Jerkovic dan Yugoslavia 1-0. Sementara, Garrincha dan Vava sukses menjadi juara.
2. Hristo Stoichkov dan Oleg Salenko sama-sama mencetak enam gol di Piala Dunia 1994
Hristo Stoichkov menghadapi Piala Dunia 1994 dengan kepercayaan diri tinggi. Ia saat itu merupakan salah satu pemain terbaik di Eropa usai tampil apik bersama Barcelona. Striker Bulgaria tersebut pun membuktikan statusnya. Stoichkov membawa negaranya melaju sampai semifinal. Sayangnya, mereka kalah 1-2 dari Italia dan gagal menempati peringkat ketiga akibat dibantai Swedia 0-4.
Stoichkov total mencetak enam gol. Ia membukukan brace saat membantai Yunani 4-0 pada pertandingan kedua fase grup. Setelahnya, Stoichkov mengemas satu gol ketika membungkam Argentina 2-0, imbang 1-1 dengan Meksiko pada 16 besar dan menang lewat adu penalti, mengalahkan Jerman 2-1, hingga akhirnya menyerah di tangan Italia.
Namun, Stoichkov harus rela berbagi gelar top skor Piala Dunia 1994 dengan Oleg Salenko. Sebab, striker Rusia itu juga mengantongi enam gol. Menariknya, Salenko membuat lima gol di antaranya ketika menang 6-1 atas Kamerun pada laga terakhir fase grup. Itu sekaligus menjadi penampilan pemungkas mereka pada edisi yang berlangsung di Amerika Serikat ini.
3. Ada 4 pemain yang membuat 5 gol di Piala Dunia 2010
Piala Dunia terakhir per 2026 ketika terdapat lebih dari satu top skor terjadi pada 2010. Empat pemain sama-sama mencetak lima gol pada edisi yang terselenggara di Afrika Selatan ini. Mereka adalah Thomas Mueller dari Jerman, Wesley Sneijder dari Belanda, David Villa dari Spanyol, dan Diego Forlan dari Uruguay.
Gol-gol keempat pemain tersebut membuat negaranya masing-masing melangkah jauh. Uruguay kalah 2-3 dari Belanda pada semifinal. Begitu pun dengan Jerman yang menyerah 0-1 dari Spanyol pada babak yang sama. Spanyol kemudian menjadi juara usai menumbangkan Belanda 1-0 pada final melalui babak tambahan.
Namun, Mueller berhak atas gelar top skor. Ini berkat koleksi assist-nya yang lebih banyak (3) dibanding Sneijder, Villa, dan Forlan. FIFA menetapkan assist sebagai pembantu usai kasus yang terjadi di Piala Dunia 1994. Jika itu belum bisa menelurkan pemenang tunggal, faktor penentu selanjutnya adalah menit bermain yang paling minim.
Daftar ini hampir saja bertambah pada 2026. Per semifinal, Kylian Mbappe dan Lionel Messi sama-sama mengantongi delapan gol. Namun, Mbappe akhirnya keluar sebagai pemenang usai mencetak brace pada laga perebutan tempat ketiga.