Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Emersonn, Harapan Ipswich Town untuk Lolos Degradasi di EPL 2026/2027
ilustrasi pemain (unsplash.com/nigelm23)
  • Ipswich Town merekrut striker Brasil Emersonn dari Toulouse pada 9 Juli 2026 sebagai rekrutan pertama musim panas dan pembelian termahal klub, dengan nilai dilaporkan sekitar 28 juta euro.
  • Meski baru mengoleksi sembilan gol sepanjang karier senior, Emersonn mencetak tujuh gol dan tiga asis untuk Toulouse pada 2025/2026, membantu klub finis kesembilan Ligue 1.
  • Ipswich menginvestasikan dana pada lini depan untuk memperbanyak sumber gol dan bertahan di Premier League, setelah produktivitas striker mereka kurang menonjol pada dua musim sebelumnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ipswich Town akan kembali bermain di English Premier League (EPL) pada 2026/2027 setelah terdegradasi pada akhir 2024/2025. Demi mencapai misi untuk tidak lagi turun kasta, The Tractor Boys pun bergerak aktif di bursa transfer. Salah satu pemain yang berhasil mereka dapatkan adalah seorang striker bernama Emersonn. Ekspektasi tinggi klub kepada pria asal Brasil tersebut bahkan terlihat dari kerelaan mereka memecahkan rekor transfernya.

1. Emersonn menjadi pembelian termahal Ipswich Town usai diboyong dari Toulouse

Ipswich Town menggaet Emersonn dari klub Prancis, Toulouse. Mereka mengumumkan kedatangannya secara resmi pada 9 Juli 2026. Ini membuat sosok dengan nama lengkap Emersonn Correia da Silva itu menjadi perekrutan pertama Ipswich pada bursa transfer musim panas 2026.

Ipswich lantas menyatakan dalam situs resminya bahwa Emersonn merupakan pemain Brasil pertama sekaligus pembelian termahal mereka. Ipswich tidak mengungkapkan nilainya. Namun, sejumlah laporan menyebut itu berada di angka sekitar 28 juta euro (Rp576 miliar).

2. Emersonn datang ke Ipswich hanya dengan torehan sembilan gol sepanjang karier seniornya

Emersonn sebetulnya datang ke Ipswich Town dengan rekor yang tidak terlalu impresif. Pilar setinggi 1,86 meter yang lahir pada 16 Juli 2004 ini baru mencetak sembilan gol sepanjang kariernya di level senior. Ia debut bersama Athletico Paranaense pada 2024. Emersonn lantas bermain 13 kali selama 386 menit tanpa pernah membobol gawang lawan. Ia pindah ke Geztepe pada Januari 2025 dan bertahan sampai hengkang ke Toulouse pada September 2025. Selama 18 bulan di Goztepe, Emersonn cuma mempersembahkan 2 gol untuk klub Turki tersebut dari 17 penampilan selama 586 menit.

Tujuh gol terakhir Emersonn lantas tercipta di Toulouse. Torehannya berhasil membantu Toulouse duduk di posisi sembilan di Ligue 1 Prancis 2025/2026, naik satu peringkat dari musim sebelumnya. Hanya Yann Gboho (10) yang mampu mencetak gol lebih banyak dibanding Emersonn bagi Toulouse di semua kompetisi sepanjang 2025/2026. Sebagai tambahan, Emersonn juga mampu membuat tiga asis. Data teranyar inilah yang meyakinkan manajemen Ipswich untuk memecahkan rekor transfernya bagi Emersonn, terlepas dari performanya yang kurang menjanjikan sebelum memperkuat Toulouse.

3. Ipswich Town berharap kehadiran Emersonn bisa menambah sumber gol

Saat mengumumkan transfer Emersonn, Mark Ashton yang bertindak sebagai Chairman Ipswich Town menyatakan, mereka memang berinvestasi secara signifikan di posisi striker demi mendapatkan talenta terbaik yang bisa membantu klub bertahan di Premier League. Jika berkaca kepada penampilan terakhir Ipswich di EPL pada 2024/2025, ungkapan Ashton tersebut memang begitu masuk akal. Saat itu, 12 dari total 36 gol yang mereka buat berasal dari Liam Delap yang pada akhirnya dibeli Chelsea. Top skor kedua mereka kemudian adalah Sammie Szmodics yang hanya mengantongi empat gol.

Problem produktivitas juga sebetulnya terjadi di Championship Inggris 2025/2026. Mereka memang mampu promosi ke EPL sebagai runner-up dengan mencetak 80 gol. Namun, George Hirst sebagai striker utama hanya ada di urutan ketiga sebagai top skor tim dengan sebelas gol. Sementara, dua pemain yang menyumbang gol terbanyak untuk mereka adalah winger, yaitu Jack Clarke (16 gol) dan Jaden Philogene (12 gol). Ini mengapa Ipswich pun kembali merekrut striker setelah Emersonn. Mereka memboyong Daizen Maeda dari Celtic pada 25 Juli 2026 dengan harga 10 juta pound sterling (Rp240 miliar).

Namun, kehadiran Maeda tampaknya tidak bakal mengancam Emersonn. Sebab, keduanya memang berbeda arketipe. Emersonn lebih sesuai untuk memainkan peran target-man, sedangkan Maeda merupakan penyerang yang mobile. Meski begitu, itu tentu tidak menjamin Emersonn akan selalu bermain. Performa di lapangan yang pada akhirnya menentukan. Lantas, mampukah Emersonn membuktikan statusnya sebagai pemain termahal Ipswich dengan membantu mereka selamat dari degradasi pada akhir EPL 2026/2027?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article