Erick Thohir: Naturalisasi Bagian Dari Pembangunan Olahraga Indonesia

- Erick Thohir menegaskan naturalisasi bukan sekadar perubahan kewarganegaraan, tapi bagian penting dari pembangunan olahraga nasional yang kini menjadi fenomena global.
- Ia mencontohkan negara seperti Jepang yang sukses dengan atlet naturalisasi, serta menyebut diaspora Indonesia juga berkontribusi besar di kancah olahraga dunia.
- Indonesia Summit 2026 digelar oleh IDN Media untuk melibatkan generasi Milenial dan Gen Z, sekaligus meluncurkan laporan riset tentang aspirasi dan nilai-nilai mereka di berbagai wilayah Indonesia.
Jakarta, IDN Times - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut naturalisasi itu memiliki peranan penting. Proses ini tak cuma sekadar mengubah kewarganegaran, tetapi bagian dari membangun olahraga nasional.
"Saya sudah menyampaikan hal ini di Komisi X dan Komisi XIII (DPR). Naturalisasi harus dilihat dalam konteks pembangunan olahraga nasional. Saat ini naturalisasi sudah menjadi fenomena global," kata Erick dalam acara Indonesia Summit 2026 bertema Gen Z and the Future of Indonesian Football di The Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2026).
Erick menyebut, banyak negara yang sudah menerapkan naturalisasi. Di Jepang misal, ada Naomi Osaka, Rui Hachimura, dan Zion Suzuki, para pemain naturalisasi yang membela panji olahraga Jepang.
Khusus atlet Indonesia, ada beberapa nama yang juga bikin harum negara lain. Mia Audina pernah membawa Belanda jaya di bulu tangkis, begitu juga Tony Gunawan bersama Amerika Serikat.
"Jadi, olahraga ini sudah global, dan diaspora itu merupakan bagian dari potensi yang tak bisa diabaikan dan sudah banyak bukti keberhasilannya," ujar Erick.
IDN menggelar Indonesia Summit 2026, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age". IS 2026 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.
IS 2026 diadakan di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada 17-18 Juni 2026. Dalam IS 2026, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027.
Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN Media menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei ini menjangkau responden Milenial dan Gen Z di sembilan wilayah di Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jakarta Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.















