Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Man United Diimbangi West Ham pada Pekan 26 EPL 2025/2026

ilustrasi Manchester United
ilustrasi Manchester United (unsplash.com/Larry RW)
Intinya sih...
  • Manchester United masih menjadi satu-satunya tim yang belum kalah di EPL pada 2026
  • Michael Carrick juga belum merasakan kekalahan sebagai pelatih Manchester United
  • Rekor buruk Manchester United melawan West Ham United dan para penghuni zona degradasi berlanjut
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Manchester United tertahan pada laga pekan 26 English Premier League (EPL) 2025/2026. Bertamu ke West Ham United, Setan Merah harus puas dengan hasil imbang 1-1. Tim tamu bahkan nyaris kalah di markas sang penghuni zona degradasi. Mereka baru bisa menyamakan skor pada menit 96 melalui sontekan Benjamin Sesko.

Di satu sisi, Manchester United masih tak terkalahkan pada 2026. Namun, Setan Merah juga layak kecewa karena laju empat kemenangan beruntun mereka akhirnya terhenti. Sejumlah fakta menarik pun menyertai hasil laga di London Timur tersebut. Inilah lima di antaranya.

1. Manchester United masih menjadi satu-satunya tim yang belum kalah di EPL pada 2026

Satu poin di markas West Ham United tak ideal bagi Manchester United. Setan Merah butuh kemenangan untuk terus bertahan di empat besar klasemen sembari mengintai tim-tim di atasnya. Namun, setidaknya mereka terhindar dari kekalahan. Alhasil, Manchester United masih masih satu-satunya tim yang belum kalah di EPL pada 2026.

Dalam 7 partai liga sejak pergantian tahun, Manchester United menang 4 kali dan 3 kali seri. Jika ditambah dua laga terakhir pada 2025, mereka bahkan tak terkalahkan dalam sembilan laga EPL beruntun. Tak ada tim EPL lain yang sedang punya rentetan lebih panjang. Itu juga merupakan rangkaian laga tanpa kalah terpanjang Setan Merah sejak Mei 2021.

2. Michael Carrick juga belum merasakan kekalahan sebagai pelatih Manchester United

Michael Carrick juga patut mensyukuri hasil imbang di markas West Ham United. Hasil itu membuatnya belum merasakan kekalahan sebagai pelatih Manchester United. Carrick sejauh ini telah menangani Setan Merah dalam dua periode. Pada November–Desember 2021, ia memimpin mereka dalam 3 laga dan meraih 2 kemenangan serta 1 hasil imbang.

Periode kedua Carrick dimulai pada 13 Januari 2026. Ia mengawalinya dengan empat kemenangan beruntun di EPL, termasuk atas Manchester City dan Arsenal. Manchester United lalu meraih dua kemenangan lagi sebelum ditahan West Ham. Meski demikian, 6 kemenangan dan 2 hasil imbang dalam 8 laga tetap merupakan catatan apik bagi pelatih mana pun.

3. Rekor buruk Manchester United melawan West Ham United dan para penghuni zona degradasi berlanjut

Hasil imbang melawan West Ham United tentu juga bisa dipandang Manchester United dari sisi negatif. Misalnya, Setan Merah ternyata belum bisa memupus tren buruk saat menghadapi West Ham. Mereka kini sudah gagal mengalahkan The Hammers empat kali beruntun. Dalam 7 duel terakhir, Manchester United hanya menang 1 kali dan kalah 4 kali.

Selain itu, Manchester United juga sedang punya rekor buruk melawan para penghuni zona degradasi di EPL 2025/2026. Hingga pekan 26, mereka telah lima kali menghadapi tim yang sedang berada di zona merah. Hasilnya, Setan Merah hanya 1 kali menang dan 4 kali tertahan imbang.

4. West Ham United pelan-pelan makin mendekati zona aman klasemen EPL

West Ham United sebenarnya juga patut kecewa dengan skor 1-1 melawan Manchester United. The Hammers layak mengincar kemenangan mengingat tren apik yang sedang mereka miliki atas Setan Merah. Apalagi, West Ham sempat unggul hingga laga hampir usai. Meski demikian, setidaknya mereka masih menikmati periode kebangkitan.

Dalam 5 laga terakhir di EPL, West Ham meraih 3 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 1 kali kalah. Mereka masih di peringkat 18, tetapi mulai mendekati zona aman. West Ham kini berjarak tak lebih dari lima angka dengan dua tim di atasnya, Tottenham Hotspur dan Nottingham Forest. Kebetulan, kedua klub tersebut sedang punya tren lebih buruk dari mereka.

5. Manchester United gagal menang lima kali beruntun, Frank Ilett batal potong rambut

Gagal menang atas West Ham United, Manchester United batal meraih lima kemenangan beruntun. Terakhir kali Setan Merah lima kali menang berturut-turut adalah pada Januari–Februari 2024. Mereka belum pernah melakukannya hingga kini, dan hal itu makin jadi sorotan gara-gara gimmick seorang suporter bernama Frank Ilett.

Melalui akun TikTok-nya, Ilett menyatakan bahwa ia tak akan mencukur rambutnya hingga Manchester United menang lima kali beruntun. Video yang diterbitkan pada 5 Oktober 2024 itu makin lama makin viral karena Setan Merah belum juga bisa memenuhi "syarat" dari Illet. Laga melawan West Ham harusnya mengakhiri penantian Illet, tetapi ternyata gagal.

Hingga selesainya laga kontra West Ham, rambut Illet sudah 493 hari tak dicukur. Hitungan kemenangan beruntun Setan Merah pun harus dimulai dari nol lagi. Kemungkinan tercepat Manchester United bisa genap lima kali menang beruntun adalah pada 20 Maret 2026. Artinya, masih ada minimal 37 hari lagi sebelum Illet bisa memotong rambutnya.

Manchester United masih dalam tren menanjak meski tertahan di markas West Ham United. Kegagalan menang lima kali beruntun menjadi perbincangan karena gimmick fans, tetapi bukan akhir perjuangan. Setan Merah masih amat mungkin menutup EPL 2025/2026 di empat besar klasemen.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More

Daftar Prestasi Hector Souto bersama Timnas Futsal Indonesia

12 Feb 2026, 14:52 WIBSport