Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Final Piala Dunia 2026: Murid vs Guru, Scaloni Tantang De la Fuente

Final Piala Dunia 2026: Murid vs Guru, Scaloni Tantang De la Fuente
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, saat memberi instruksi ke anak-anak asuhnya. (IDN Times/Tata Firza)
Intinya Sih
  • Lionel Scaloni pernah menjadi murid Luis de la Fuente saat mengikuti kursus lisensi UEFA Pro di Federasi Sepak Bola Spanyol antara 2017 hingga 2019.
  • Kini keduanya bertemu kembali sebagai pelatih tim nasional Argentina dan Spanyol di final Piala Dunia 2026, membawa kisah guru dan murid ke panggung dunia.
  • Meski memiliki filosofi menyerang yang mirip, gaya bermain mereka berbeda: Spanyol lebih sabar dengan penguasaan bola, sementara Argentina tampil cepat dan vertikal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Final Piala Dunia 2026 bukan hanya menyoroti duel panas Argentina dengan Spanyol, melainkan juga pertarungan antara guru dan murid di sisi pelatih. Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente punya kisah menarik. Bertahun-tahun sebelum adu taktik di pinggir lapangan, Scaloni merupakan salah satu peserta kursus lisensi kepelatihan UEFA Pro yang diajar langsung De la Fuente di Federasi Sepak Bola Spanyol. Keduanya kini kembali bertemu. Bukan di ruang kelas, melainkan dalam pertandingan paling bergengsi di dunia.

1. Lionel Scaloni pernah jadi murid Luis de la Fuente

Luis de la Fuente mengajar dalam kursus lisensi UEFA Pro Federasi Sepak Bola Spanyol pada 2017–2019 sebagai Profesor untuk Direktur Teknis. Para peserta terdiri dari sederet nama besar sepak bola. Beberapa di antaranya adalah Xavi Hernandez, Raul, Fernando Redondo, Javier Saviola, Xabi Alonso, dan Victor Valdes.

La Nacion melaporkan, De La Fuente sempat menceritakan soal salah satu muridnya yang lain. Ia mengingat, ada sosok yang rajin, selalu mencatat materi, mengerjakan tugas, dan gemar berdiskusi ketika memiliki pandangan berbeda. Sosok tersebut adalah Lionel Scaloni.

2. Dari ruang kelas ke final Piala Dunia 2026

Hubungan Luis de la Fuente dengan Lionel Scaloni terus terjalin dengan baik. Keduanya kini sama-sama menjadi pelatih tim nasional. De la Fuente untuk Spanyol dan Scaloni untuk Argentina. Keduanya akan kembali bersua. Bukan di ruang kelas, melainkan di lapangan final Piala Dunia 2026.

Menariknya, Scaloni bahkan mengaku banyak terbantu oleh De la Fuente selama mengikuti kursus kepelatihannya. "Luis banyak membantu kami semua yang mengikuti kursus. Dia orang yang luar biasa. Cara dia berbicara, memimpin, dan bagaimana para pemain memberikan segalanya untuknya sangat mengesankan. Dia melakukan pekerjaannya dengan sangat baik,” katanya, mengutip La Nacion.

3. Filosofi serupa dengan gaya bermain berbeda

Luis de la Fuente dan Lionel Scaloni punya banyak kesamaan dalam filosofi bermain. Keduanya sama-sama mengandalkan sepak bola menyerang, penguasaan bola, serta fleksibilitas dalam menggunakan formasi. Misalnya, formasi 4-3-3, 4-4-2, dan 4-2-3-1 sesuai kebutuhan pertandingan.

Namun, gaya bermain, terutama soal tempo permainan, dari tim yang diasuh keduanya berbeda. Spanyol bermain lebih sabar dalam membangun serangan melalui penguasaan bola. Sedangkan, Argentina cenderung memainkan sirkulasi bola dengan tempo lebih cepat dan menyerang secara vertikal.

4. Guru yang bangga kepada muridnya

Luis de la Fuente menegaskan hubungan baik dengan Lionel Scaloni tidak akan berubah meski keduanya berebut gelar juara dunia. De la Fuente bahkan mengaku bangga melihat perjalanan karier muridnya. Sebab, Scaloni sukses membawa Argentina kembali ke final Piala Dunia setelah juara pada 2022.

"Aku sangat mengagumi dan menghormati Lionel, baik sebagai pribadi maupun pelatih tim nasional. Aku sangat senang bisa bertemu dengannya di lapangan, apalagi di final Piala Dunia. Kami memiliki banyak kesamaan dalam nilai-nilai dan prinsip sepak bola. Dalam pertandingan yang begitu seimbang seperti ini, pemenangnya akan ditentukan oleh detail. Scaloni sedang menciptakan sejarah bagi sepak bola Argentina,” kata De la Fuente.

Pertandingan final antara Spanyol dan Argentina ini berlangsung di New York Stadium, East Rutherford, Amerika Serikat. Spanyol bertemu Argentina pada 20 Juli 2026 dini hari WIB. Lionel Scaloni menantang gurunya, Luis de la Fuente.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More