Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Pengguna Nomor Punggung 5 Liverpool sebelum Jeremy Jacquet

5 Pengguna Nomor Punggung 5 Liverpool sebelum Jeremy Jacquet
ilustrasi logo Liverpool (pexels.com/jaralol)
Share Article

Liverpool merekrut Jeremy Jacquet untuk memperkuat barisan pertahanan. Bek asal Prancis ini dibeli dari Stade Rennais seharga 60 juta pound sterling atau Rp1,45 triliun. Demi mengarungi kompetisi dengan seragam The Reds, ia memilih nomor punggung 5. Sebelum Jeremy Jacquet, ada lima pengguna nomor tersebut di Liverpool. 

1. Steve Staunton mampu tampil produktif sebagai bek kiri di Liverpool

Steve Staunton membela Liverpool dalam dua periode berbeda. Pertama, ia berseragam The Reds pada 1986–1991. Meski sempat dipinjamkan, ia mampu diandalkan. Setelah itu, ia dijual kepada Aston Villa dan bertahan di sana 7 tahun. Ia kembali ke Liverpool pada 1998. 

Pada periode keduanya, Staunton baru mengenakan nomor punggung 5. Ia berada di Anfield lagi hingga 2001. Secara total, ia memainkan 147 pertandingan di berbagai kompetisi. Meski bertugas sebagai bek kiri, ia cukup produktif melalui sumbangsih 6 gol dan 17 assist. Ia menghadirkan prestasi berupa Liga Inggris, Liga Europa, Piala FA, dan Community Shield.

2. Berposisi striker, Milan Baros ikonis dengan nomor 5 di Liverpool

Milan Baros merupakan sosok ikonis di Liverpool. Kendati berlabel striker, ia justru menggunakan nomor punggung 5 ketika berkarier di Anfield. Selama 3,5 tahun di Merseyside, ia diandalkan dalam 108 pertandingan dengan kontribusi 27 gol dan 12 assist. 

Kala itu, Liverpool menemukan Baros sebagai penyerang muda potensial. Liverpool merekrutnya dari klub Ceko, Banik Ostrava. Eksplosivitasnya di lini serangan membantu Liverpool berprestasi. Salah satu pencapaian bersejarahnya adalah membawa Liverpool menjuarai Liga Champions Eropa pada 2005 lalu yang dikenal dengan Miracle of Istanbul.

3. Daniel Agger tampil spartan di barisan pertahanan Liverpool

Daniel Agger adalah salah satu legenda Liverpool pada era modern. Sejak kedatangannya pada 2005, pemain asal Denmark ini dipercaya hingga hampir sedekade. Sosoknya yang spartan membuat Agger tak tergantikan meski Liverpool beberapa kali berganti pelatih.

Selama 9 tahun di Liverpool, Agger mencatatkan 232 penampilan dengan sumbangsih 14 gol dan 10 assist. Sosoknya yang ikonis dengan nomor punggung 5 membuat Agger dengan mudah dikenali. Sayangnya, kariernya di Merseyside tak bergelimang prestasi. Kendati menjadi andalan, Agger hanya mampu mempersembahkan Piala Liga Inggris dan Community Shield. 

4. Georginio Wijnaldum berperan penting terhadap kebangkitan Liverpool

Sempat tak bertuan 2 musim, nomor punggung 5 Liverpool kembali dikenakan pada 2016. Georginio Wijnaldum berlabuh ke Anfield setelah direkrut dari Newcastle United. Selama 5 tahun di Liverpool, ia menggunakannya hingga kontrak berakhir pada 2021. 

Wijnaldum merupakan sosok krusial dalam pembangunan Liverpool pada masa awal kepelatihan Juergen Klopp. Gelandang asal Belanda tersebut berperan vital di lini tengah dengan catatan 237 laga. Ia juga produktif dengan 27 gol dan 16 assist. Ia berhasil membantu Liverpool berjaya lagi dengan juara Liga Champions dan English Premier League.  

5. Ibrahima Konate diandalkan di lini belakang Liverpool selama 5 musim

Jeremy Jacquet meneruskan legasi Ibrahima Konate dengan memilih nomor punggung 5. Sebelumnya, Konate mengenakannya sejak 2021. Namun, bek asal Prancis ini memilih tidak memperpanjang kontraknya untuk berlabuh ke Real Madrid pada musim panas 2026. 

Kendati Liverpool rugi tidak mendapatkan dana segar dari Konate, kiprahnya di Anfield terbilang apik. Selama 5 tahun, ia memainkan 183 pertandingan dengan sumbangsih 7 gol dan 4 assist. Ia menghadirkan trofi Premier League, Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Community Shield.

Semua pemain yang mengenakan nomor punggung 5 sebelum Jeremy Jacquet punya karier yang apik di Liverpool. Konsistensi yang ditunjukkan membuat mereka diandalkan di berbagai ajang. Mereka juga mampu berprestasi dengan seragam Liverpool. Kini, giliran Jacquet yang mesti membuktikan kualitasnya untuk membawa Liverpool berjaya. Patut ditunggu kiprahnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More