Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Flick Pertanyakan Aksi Lamine Yamal Saat Perayaan Gelar Barcelona

Flick Pertanyakan Aksi Lamine Yamal Saat Perayaan Gelar Barcelona
Parade kemenangan Barcelona di Liga Spanyol. (MANAURE QUINTERO/AFP)
Intinya Sih
  • Lamine Yamal viral setelah membawa bendera Palestina saat parade juara Barcelona, memicu perdebatan luas di media sosial antara dukungan kemanusiaan dan fokus pada perayaan sepak bola.
  • Pelatih Hansi Flick menghormati keputusan pribadi Yamal namun menegaskan pentingnya menjaga fokus tim pada sepak bola agar ruang ganti tetap kondusif di tengah sorotan publik.
  • Barcelona tampil dominan di bawah asuhan Flick hingga merebut gelar LaLiga, menunjukkan peningkatan signifikan dan menandai kebangkitan klub di kompetisi domestik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Nama Lamine Yamal kembali menjadi sorotan. Wonderkid Barcelona itu viral setelah membawa bendera Palestina saat parade juara LaLiga berlangsung di jalanan Barcelona.

Aksi tersebut langsung ramai dibahas di media sosial. Video dan foto Yamal yang mengibarkan bendera Palestina tersebar luas di X, Instagram, hingga TikTok. Tak sedikit penggemar Barcelona yang ikut membagikan momen itu.

Di tengah euforia parade juara Barcelona, tindakan Yamal memicu pro dan kontra. Sebagian publik memuji keberaniannya menyuarakan dukungan kemanusiaan. Namun, ada pula yang menilai perayaan gelar La Liga seharusnya tetap fokus pada sepak bola.

Sorotan terhadap Yamal pun semakin besar setelah pelatih Barcelona, Hansi Flick, ikut angkat bicara.

1. Aksi Lamine Yamal jadi perbincangan dunia

Momen itu terjadi saat skuad Barcelona melakukan konvoi juara bersama ribuan suporter di pusat Kota Barcelona. Di atas kendaraan parade, Lamine Yamal tampak membawa dan mengibarkan bendera Palestina.

Aksi tersebut langsung menjadi viral dan memicu perdebatan luas di kalangan penggemar sepak bola internasional. Nama Yamal bahkan sempat menjadi trending topic setelah video parade juara Blaugrana beredar di media sosial.

Bukan kali pertama Yamal mencuri perhatian musim ini. Selain tampil gemilang bersama Barcelona dan Timnas Spanyol, pemain berusia 18 tahun itu juga menjadi salah satu wonderkid paling disorot di dunia sepak bola.

Musim ini, Yamal tampil impresif di bawah asuhan Hansi Flick dan berperan penting dalam keberhasilan Barcelona meraih gelar LaLiga.

2. Hansi Flick ingin Barcelona tetap fokus pada sepak bola

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, dikabarkan mempertanyakan keputusan Yamal membawa bendera Palestina saat parade juara berlangsung.

Menurut laporan GiveMeSport, Flick tidak secara langsung mengecam pemain mudanya tersebut. Namun, pelatih asal Jerman itu ingin menjaga fokus tim tetap berada di sepak bola dan tidak terganggu polemik di luar lapangan.

“Biasanya saya tidak suka hal seperti ini, tapi aku sudah bicara dengannya, dan aku bilang kalau dia mau begini, dia masih mudah tapi dia sudah cukup umur, dia sudah 18 tahun dan itu keputusan dia sendiri. Kita sedang bermain sepak bola, dan yang saya inginkan adalah dia fokus bermain sepak bola.” ujar Flick.

Pernyataan itu menunjukkan Flick tetap menghormati keputusan pribadi Yamal. Meski begitu, ia berharap ruang ganti Barcelona tetap kondusif di tengah besarnya sorotan publik.

3. Barcelona tampil dominan hingga juara LaLiga

Terlepas dari kontroversi tersebut, Hansi Flick tetap bangga dengan performa timnya musim ini. Ia menilai Barcelona mengalami perkembangan besar dalam beberapa bulan terakhir hingga sukses merebut gelar LaLiga.

“Saya katakan kepada mereka bahwa kami telah mengalami peningkatan yang signifikan dalam dua bulan terakhir. Inilah alasan kami berhasil meraih gelar ini,” beber Flick.

Di bawah kepemimpinan Flick, Barcelona tampil lebih konsisten dan dominan pada fase akhir musim. Keberhasilan tersebut sekaligus mempertegas kebangkitan Barcelona di kompetisi domestik.

Sementara itu, nama Lamine Yamal dipastikan akan terus menjadi perhatian publik. Di usia yang masih sangat muda, setiap langkahnya kini selalu mendapat sorotan besar, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Related Articles

See More