Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Faktor yang Gagalkan Kemenangan Marco Bezzecchi di MotoGP Prancis 2026

Faktor yang Gagalkan Kemenangan Marco Bezzecchi di MotoGP Prancis 2026
Marco Bezzecchi saat menjalani pekan balap GP Malaysia 2025. (commons.wikimedia.org/Liauzh)

Marco Bezzecchi hampir meraih kemenangan pada balapan utama MotoGP Prancis 2026 yang digelar pada Minggu (10/5/2026) malam WIB. Pembalap Aprilia Racing itu sempat memimpin balapan sebelum diasapi Jorge Martin pada fase akhir balapan. Alhasil, Bezzecchi harus puas finis di posisi kedua.

Bezzecchi tidak kecewa atas pencapaiannya di Sirkuit Le Mans. Hanya saja, ia tak nyaman selama memacu motor RS-GP miliknya. Apa yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi?

1. Marco Bezzecchi finis kedua pada balapan utama GP Prancis 2026 setelah sempat memimpin sejak lap pertama

Marco Bezzecchi langsung memimpin balapan utama GP Prancis 2026 setelah menempati posisi start kedua. Pembalap berpaspor Italia itu menjauh dari kejaran rival hingga menciptakan jarak 1,639 detik atas Jorge Martin pada lap 18. Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama.

Pada lap 21, Martin memangkas jarak dari Bezzecchi menjadi 0,847 detik. Kemudian, jarak kedua pembalap semakin mengecil menjadi 0,368 detik hanya berselang dua lap. Puncaknya, Martin menyalip Bezzecchi di tikungan ketiga pada lap 25.

Bezzecchi berupaya mengejar Martin demi merebut kembali posisi terdepan. Sayangnya, Bezzecchi tidak berhasil melakukannya hingga bendera finis berkibar. Pembalap bernomor motor 72 itu finis di belakang Martin dengan jarak 0,477 detik.

Ini menjadi pertama kalinya Martin mengalahkan Bezzecchi sebagai rekan setim pada balapan utama. Hasil tersebut membuat Bezzecchi belum meraih kemenangan dalam dua balapan terakhir. Sebelumnya, Bezzecchi mengawali MotoGP 2026 dengan tiga kemenangan beruntun di GP Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat.

2. Marco Bezzecchi kurang nyaman dengan sisi depan motor RS-GP miliknya selama balapan utama GP Prancis 2026

Marco Bezzecchi tetap puas atas hasil yang diperoleh pada balapan utama GP Prancis 2026. Bahkan, ia tidak menyangka bisa memimpin untuk waktu yang lama. Hanya saja, Bezzecchi kurang nyaman terhadap sisi depan motornya selama balapan berlangsung.

Bezzecchi telah berusaha menjaga keunggulan begitu Jorge Martin menyalip Pedro Acosta pada lap 18. Namun, Martin memiliki kecepatan lebih kencang ketimbang dirinya. Bezzecchi memaksimalkan penggunaan ban, tetapi justru mengalami sedikit kesulitan pada akhir balapan.

"Aku berusaha menyesuaikan cara mengambil tikungan di beberapa titik sirkuit. Namun, aku tidak bisa memaksakannya seperti yang aku inginkan. Sisi depan motor tidak sebaik pada balapan sebelumnya. Aku tidak pernah mendapatkan kepercayaan diri pada motor meski terus memperbaiki performa," jelas Marco Bezzecchi dilansir Motorsport.

3. Jorge Martin punya keunggulan yang membantu memangkas keunggulan Marco Bezzecchi pada balapan utama GP Prancis 2026

Marco Bezzecchi memuji performa Jorge Martin sepanjang pekan balap di Sirkuit Le Mans. Ia menilai The Martinator punya keunggulan pada cara memacu motor. Selain itu, Martin punya traksi yang mumpuni untuk melibas tikungan.

Keunggulan yang dimiliki Martin terbukti mampu memangkas keunggulan Bezzecchi pada sembilan lap terakhir balapan utama GP Prancis 2026. Itu setidaknya tecermin pada perbandingan catatan waktu antara kedua pembalap. Bezzecchi hanya unggul pada lap penutup. Adapun perbandingan catatan waktu antara Martin dan Bezzecchi adalah sebagai berikut:

  • Lap 19:

- Jorge Martin: 1 menit 31,310 detik

- Marco Bezzecchi: 1 menit 31,852 detik (Martin unggul 0,542 detik)

  • Lap 20:

- Jorge Martin: 1 menit 31,324 detik

- Marco Bezzecchi: 1 menit 31,489 detik (Martin unggul 0,165 detik)

  • Lap 21:

- Jorge Martin: 1 menit 31,845 detik

- Marco Bezzecchi: 1 menit 31,945 detik (Martin unggul 0,1 detik)

  • Lap 22:

- Jorge Martin: 1 menit 31,472 detik

- Marco Bezzecchi: 1 menit 31,722 detik (Martin unggul 0,250 detik)

  • Lap 23:

- Jorge Martin: 1 menit 31,248 detik

- Marco Bezzecchi: 1 menit 31,491 detik (Martin unggul 0,243 detik)

  • Lap 24:

- Jorge Martin: 1 menit 31,651 detik

- Marco Bezzecchi: 1 menit 31,788 detik (Martin unggul 0,137 detik)

  • Lap 25:

- Jorge Martin: 1 menit 31,868 detik

- Marco Bezzecchi: 1 menit 32,710 detik (Martin unggul 0,842 detik)

  • Lap 26:

- Jorge Martin: 1 menit 32,047 detik

- Marco Bezzecchi: 1 menit 32,129 detik (Martin unggul 0,082 detik)

  • Lap 27:

- Jorge Martin: 1 menit 32,341 detik

- Marco Bezzecchi: 1 menit 32,030 detik (Bezzecchi unggul 0,311 detik).

Bezzecchi kini menghadapi tantangan serius melawan Martin. Kedua pembalap kini hanya berjarak satu poin di klasemen sementara. Bezzecchi tentunya mengincar hasil lebih baik pada pekan balap GP Catalunya pada 15--17 Mei 2026. Jika berhasil finis di depan Martin, maka keunggulan poin Bezzecchi akan kembali melebar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Related Articles

See More

5 Gol Penalti Pertama Dominic Calvert-Lewin untuk Leeds United

13 Mei 2026, 13:34 WIBSport