Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gagal ke Semifinal Liga Champions, Madrid Ukir Sejarah Buruk
Kylian Mbappe dan Luis Diaz berduel saat Bayern Munich bekuk Real Madrid di Liga Champions (AFP / Pierre-Philippe Marcou)
  • Real Madrid tersingkir dari Liga Champions 2025/26 setelah kalah agregat 4-6 dari Bayern Munich, memperpanjang catatan buruk mereka di kompetisi Eropa.
  • Kegagalan dua musim beruntun ke semifinal menjadi sinyal penurunan performa dan tamparan keras bagi manajemen Los Blancos.
  • Tersingkirnya Madrid membuat Kylian Mbappe dkk terancam menutup musim tanpa gelar, karena tertinggal sembilan poin dari Barcelona di LaLiga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Real Madrid gagal ke semifinal Liga Champions musim 2025/26. Kegagalan itu membuat Los Blancos menulis tinta hitam dalam sejarah turnamen prestisius di Eropa tersebut.

Madrid tersingkir setelah tumbang dengan skor 3-4 di markas Bayern Munich, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut menyingkirkan pasukan Alvaro Arbeloa dengan agregat 4-6.

1. Gagal ke semifinal secara beruntun

Kekalahan dua leg dari Bayern membuat Madrid mengukir catatan buruk. Mereka gagal lolos ke semifinal Liga Champions UEFA dalam dua edisi secara beruntun.

Pada musim sebelumnya, 2024/25, El Real juga tersingkir di babak perempat final setelah dipermalukan Arsenal dalam dua leg, dengan agregat telak 1-5.

2. Jadi tamparan buat manajemen Madrid

Hasil ini menjadi tamparan bagi manajemen Madrid. Sebab, kegagalan dua musim berturut-turut tersebut menunjukkan adanya penurunan performa.

Berdasarkan data Opta, Madrid sebelumnya juga pernah dua kali gagal mencapai semifinal, namun itu terjadi dalam rentang 14 edisi. Fakta ini menegaskan betapa tidak lazimnya situasi saat ini bagi klub raksasa Spanyol tersebut.

3. Madrid terancam nirgelar

Karena tersingkir dari Liga Champions, Kylian Mbappe dan kawan-kawan juga terancam nirgelar musim ini. Posisi mereka dalam perburuan trofi LaLiga tak menungtungkan, karena terpaut sembilan angka dari Barcelona yang kokoh di puncak.

Nirgelar itu akan lebih menampar manajemen Los Blancos. Mengingat, pada musim lalu, mereka juga mengakhiri musim tanpa gelar.

Editorial Team