Comscore Tracker

5 Jebolan Terakhir Akademi PSG yang Dilepas ke Klub Lain

PSG baru saja kehilangan Xavi Simons secara gratis

Sejak diakusisi Qatar Sports Investments, Paris Saint-Germain (PSG) menjadi salah satu klub kaya raya di Eropa. Mereka tidak segan menggelontorkan dana besar demi membentuk skuad penuh bintang.

Menariknya, klub asal Prancis ini juga memiliki akademi yang tak kalah luar biasa. Beberapa pemain muda bertalenta besar lahir dari didikan mereka.

Sayang, para pemain muda ini tak mendapatkan kesempatan tampil di tim utama. Mereka pun harus pergi ke klub lain.

1. Alphonse Areola

5 Jebolan Terakhir Akademi PSG yang Dilepas ke Klub LainAlphonse Areola (whufc.com)

Kiper berusia 29 tahun ini menjalani pendidikan penuh di akademi Paris Saint-Germain sejak remaja. Pada 2010, dia sukses menembus tim utama dan sempat dipinjamkan ke berbagai klub, seperti Lens, SC Bastia, dan Villarreal untuk mendapatkan waktu bermain reguler.

Pada 2017/2018, Alphonse Areola tampil sebagai kiper utama PSG. Sayang, itu hanya bertahan semusim. Dia tersisih dan dipinjamkan ke Real Madrid usai kedatangan Gianluigi Buffon.

Musim berikutnya pun tak berjalan mulus. Pasalnya, PSG mendatangkan Keylor Navas.

Musim panas 2022 ini, Areola akhirnya dilepas permanen ke West Ham United dengan harga 9 juta euro atau Rp139 miliar usai berstatus pemain pinjaman pada musim sebelumnya.

2. Xavi Simons

5 Jebolan Terakhir Akademi PSG yang Dilepas ke Klub LainXavi Simmons (twitter.com/xavisimons)

Xavi Simons adalah wonderkid Paris Saint-Germain yang digadang-gadang bakal menjadi pemain top. Dia bergabung dengan akademi PSG usai didapatkan gratis dari La MasiaSimons lantas menembus tim utama pada 2021/2022 dengan memainkan sebelas pertandingan.

Kontraknya di PSG berakhir pada Juni 2022. Ia sempat dilaporkan bakal menandatangani kontrak baru.

Meski begitu, tidak adanya jaminan tempat utama membuat pemain berusia 19 tahun ini berubah pikiran. Dia baru saja bergabung dengan PSV Eindhoven secara gratis dengan durasi kontrak 5 tahun.

Baca Juga: 11 Potret Xavier Simons, Potensi Masa Depan Chelsea

3. Cristopher Nkunku

5 Jebolan Terakhir Akademi PSG yang Dilepas ke Klub LainCristopher Nkunku (twitter.com/Squawka)

Cristopher Nkunku menjadi salah satu pemain yang menarik banyak perhatian pada 2021/2022. Ini tak lepas dari ketajamannya dalam mencetak 35 gol dari 50 penampilan untuk RB Leipzig.

Dia dikaitkan dengan banyak klub besar pada musim panas ini sebelum akhirnya memperpanjang kontrak hingga 2026. Salah satu klub yang sempat tertarik adalah Paris Saint-Germain, yang merupakan mantan klubnya.

Nkunku adalah lulusan akademi Les Parisiens. Ia sukses menembus tim utama pada 2015.

Nkunku kemudian tampil dalam 78 penampilan dengan torehan 11 gol. Kesulitan bersaing, dia pergi ke RB Leipzig dengan harga 13 juta euro atau Rp201 miliar.

4. Timothy Weah

5 Jebolan Terakhir Akademi PSG yang Dilepas ke Klub LainTimothy Weah (ligue1.com)

Anak dari pemain legendaris AC Milan, George Weah, ini menjalani pendidikannya di akademi Paris Saint-Germain. Seperti sang ayah, Timothy Weah pun bermain di posisi striker. Sayangnya, dia tak banyak mendapatkan waktu bermain di tim utama.

Weah hanya tampil dalam 6 penampilan dengan torehan 2 gol untuk Les Parisens. Dia sempat dipinjamkan ke Celtic selama 6 bulan pada 2018/2019.

Meski memiliki potensi, Paris Saint-Germain lebih memilih melepasnya ke LOSC Lille pada 2019. Ia dilepas dengan harga 10 juta euro atau Rp155 miliar.

5. Adrien Rabiot

5 Jebolan Terakhir Akademi PSG yang Dilepas ke Klub LainAdrien Rabiot (balkantalk.com)

Adrien Rabiot adalah salah satu talenta muda terbaik Paris Saint-Germain. Dia bergabung dengan tim muda PSG pada 2010 dan berhasil menembus tim utama 2 tahun kemudian. Dia bahkan mampu tampil reguler dengan catatan 227 penampilan.

Kontraknya berakhir pada Juni 2019 dan melahirkan sebuah drama besar. Dia dibekukan klub karena menolak perpanjangan kontrak.

Rabiot dikabarkan ingin pergi dari Paris untuk bergabung dengan Barcelona. Namun, pada akhirnya, pemain berusia 27 tahun ini justru bergabung dengan Juventus secara gratis.

Terlepas dari kritikan sebagai klub yang ingin segalanya instan, Paris Saint-Germain sebenarnya memiliki tim akademi yang potensial. Namun, banyaknya pemain bintang di tim utama menghambat perkembangan para pemain muda untuk tampil reguler. Mereka pun lebih memilih hengkang.

Baca Juga: Neymar Putuskan Bertahan di PSG

Ganjar Firmansyah Photo Verified Writer Ganjar Firmansyah

A Reader who love hiking hitchiking camping and other-Ings

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Gagah N. Putra

Berita Terkini Lainnya