5 Gelandang Brasil yang Direkrut Arsenal per 20 Agustus 2026

- Arsenal merekrut Bruno Guimaraes dari Newcastle United seharga 87,5 juta euro, menjadikannya pembelian termahal kedua klub dan mengikatnya hingga 2030.
- Sebelum Guimaraes, Arsenal pernah diperkuat Edu Gaspar, Gilberto Silva, Julio Baptista, dan Denilson sebagai gelandang asal Brasil.
- Edu dan Gilberto berkontribusi pada era The Invincibles, sementara Baptista hanya semusim pinjaman dan Denilson mencatat 153 penampilan tanpa trofi.
Arsenal kedatangan Bruno Guimaraes untuk memperkuat lini tengah. Pemain 28 tahun ini dibeli dari Newcastle United dengan harga 87,5 juta euro atau sekitar Rp1,80 triliun. Nilai transfer ini membuatnya menempati urutan kedua sebagai pembelian termahal klub. Dalam sejarahnya, Arsenal banyak diperkuat pemain Brasil. Namun, hanya sedikit yang berposisi di lini tengah. Termasuk Bruno Guimaraes, berikut lima gelandang Brasil yang membela Arsenal per 20 Agustus 2026 pukul 10:00 WIB.
1. Edu Gaspar diandalkan hingga membawa Arsenal meraih The Invincibles
Edu Gaspar menjadi gelandang Brasil pertama yang berseragam Arsenal. Kala itu, ia merupakan pemain muda potensial yang direkrut langsung dari klub Brasil, Corinthians. Kariernya terbilang tidak lama dengan hanya 2,5 tahun pada 2002–2005. Kendati begitu, kiprahnya konsisten hingga mampu menjadi andalan di lini tengah tim.
Datang pada Januari 2002, Gaspar langsung diandalkan. Ia tampil dalam 27 laga dengan 3 gol dan 2 assist hingga membawa Arsenal juara English Premier League 2001/2002. Dominan sebagai gelandang sentral, ia juga beberapa kali bermain apik saat menjadi gelandang sayap. Secara total, ia memainkan 127 laga dengan 15 gol dan 8 assist. Prestasi penting lainnya adalah membawa Arsenal meraih juara Premier League 2003/2004 tanpa terkalahkan.
2. Gilberto Silva berperan tangguh sebagai jenderal lapangan tengah Arsenal
Setelah Edu Gaspar sukses pada paruh kedua 2001/2002, Arsenal kembali merekrut gelandang Brasil. Kali ini, pemain yang didatangkan adalah Gilberto Silva. Pada musim panas 2002, ia diboyong langsung dari Atletico Mineiro untuk memperkuat sektor gelandang bertahan. Kariernya di London bertahan selama 6 tahun hingga musim panas 2008.
Dalam periode waktu tersebut, Silva tampil elegan di lini tengah. Sosoknya yang spartan membuat perannya tak tergantikan. Catatan 244 laga dengan kontribusi 24 gol dan 14 assist menjadi bukti konsistensinya. Ia berperan penting membawa Arsenal meraih Premier League dengan torehan bersejarah The Invincibles pada 2003/2004. Selain itu, ia juga berhasil menghadirkan 2 Piala FA dan 2 Community Shield kepada publik London Utara.
2. Julio Baptista hanya semusim di Arsenal sebagai pemain pinjaman
Pada musim panas 2006, Arsenal meminjam Julio Baptista dari Real Madrid. Saat itu, Arsenal membutuhkan amunisi baru untuk menambah kedalaman skuad di lini tengah. Kendati hanya semusim, kiprahnya menjanjikan melalui 10 gol dan 3 assist dari 35 penampilan.
Sayangnya, Arsenal memutuskan tidak menebusnya. Faktor biaya yang tinggi menjadi alasan utama. Arsenal juga enggan menaikkan nilai pembelian sebab Baptista tidak selalu konsisten. Meski kontribusinya mencapai dua digit, sang pemain memang beberapa kali mengalami kesulitan. Ini menjadi pertimbangan lain Arsenal tidak memermanenkannya pada musim panas 2007.
4. Denilson tampil produktif meski berperan menjadi gelandang bertahan
Selain Julio Baptista, Arsenal juga merekrut gelandang Brasil lainnya pada musim panas 2006. Denilson diboyong langsung dari Sao Paulo. Berbeda dengan rekan senegaranya, Denilson mampu bertahan lama dan diandalkan hingga 2011 oleh Arsenal.
Selama 5 tahun di Emirates Stadium, Denilson bertugas sebagai gelandang bertahan. Meski bermain di pos tersebut, ia cukup produktif dengan gelontoran 10 gol dan 12 assist dari 153 penampilan di lintas ajang. Sayangnya, ia belum mampu menghadirkan trofi untuk Arsenal.
5. Bruno Guimaraes diharapkan dapat meningkatkan kekuatan lini tengah Arsenal
Setelah lama tidak diperkuat gelandang Brasil, Arsenal kembali mendatangkannya pada musim panas 2026. Kali ini, Bruno Guimaraes berlabuh ke London setelah ditebus dari Newcastle United. Tak kurang dari 87,5 juta euro (Rp1,80 triliun) dibayarkan demi mendapatkan jasanya.
Arsenal berani membayar mahal agar makin kompetitif. Dalam 4 tahun terakhir, Guimaraes memang merupakan salah satu gelandang terbaik di Inggris. Bersama Newcastle United, ia produktif dengan sumbangsih 31 gol dan 32 assist dari 195 pertandingan. Dengan performa ini, Arsenal berharap banyak terhadap kontribusinya. Ia diberi kontrak hingga 2030 mendatang.
Menilik para pendahulunya yang sukses, Guimaraes punya kesempatan besar menirunya. Terlebih lagi, ia datang dengan pengalaman matang. Pada laga debutnya, ia menunjukkan layak dihargai mahal dengan membantu Arsenal menjuarai Community Shield. Kini, kompetisi 2026/2027 telah menantinya. Menarik ditunggu kiprahnya bersama Arsenal pada musim anyar.



















