Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Gelandang Championship Termahal yang Dibeli Everton per 5 Juli 2026
ilustrasi bola sepak (pexels.com/PABLO GOMEZ)
  • Everton fokus memperkuat lini tengah musim panas 2026 dengan merekrut Hayden Hackney dari Middlesbrough seharga 19,3 juta euro setelah sebelumnya mengamankan Merlin Roehl dari SC Freiburg.
  • Abdoulaye Doucoure dibeli dari Watford pada 2020 senilai 22 juta euro dan tampil dalam 166 laga sebelum hengkang ke Neom SC pada musim panas 2025.
  • James McCarthy direkrut dari Wigan Athletic tahun 2013 dengan biaya 15,3 juta euro, tampil dalam 133 pertandingan sebelum pindah ke Crystal Palace pada 2019.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sektor tengah menjadi fokus pembenahan bagi Everton pada musim panas 2026. Setelah mempermanenkan Merlin Roehl dari SC Freiburg, klub yang ditukangi David Moyes ini juga sukses mengamankan jasa Hayden Hackney dari Middlesbrough. Kepindahan pemain asal Redcar tersebut menghabiskan biaya 19,3 juta euro (sekitar Rp397 miliar). Termasuk dirinya, The Toffees pernah membeli tiga gelandang dengan biaya mahal dari klub Championship Inggris per 5 Juli 2026.

1. Abdoulaye Doucoure didatangkan dari Watford dengan biaya 22 juta euro pada musim panas 2020

Setelah gagal menyelamatkan Watford dari jurang degradasi English Premier League (EPL) 2019/2020, Abdoulaye Doucoure meneruskan petualangan dengan membela Everton pada musim panas 2020. Pemain kelahiran Meulan-en-Yvelies ini didatangkan dengan biaya 22 juta euro (sekitar Rp452,6 miliar). The Toffees ketika itu merekrutnya guna menambah opsi rotasi karena mempunyai rekam jejak dalam menempati beberapa posisi di sektor tengah dan depan.

Doucoure sendiri cepat melakukan adaptasi sehingga sering dipercaya mewarnai starter Everton. Selain gelandang tengah, dirinya pernah dipasang sebagai gelandang bertahan, gelandang serang, atau penyerang bayangan tergantung kebutuhan taktik klub asal kota Liverpool tersebut. Kehadirannya penting karena dibekali kekuatan fisik yang membuatnya tidak ragu terlibat duel. Berkat stamina dan etos kerja tinggi, pemain yang kini berusia 33 tahun ini rajin bergerak untuk menawarkan opsi umpan bagi rekan serta membantu membuka ruang. Ketika The Toffees kehilangan penguasaan bola, dia aktif melakukan pressing dan bisa mengantisipasi jalur umpan lawan.

Tak selalu berjalan lancar, Doucoure sempat berkutat dengan berbagai cedera sehingga beristirahat beberapa pertandingan. Pemain berkebangsaan Mali ini menghasilkan 21 gol dan 14 assist dari total 166 pertandingan bersama Everton. Setelah kurang lebih 5 tahun berkarier untuk The Toffees, dirinya sepakat memulai tantangan baru dengan memperkuat Neom SC pada musim panas 2025.

2. Everton mendapat Hayden Hackney dari Middlesbrough seharga 19,3 juta euro pada musim panas 2026

Berkat sumbangsih untuk Middlesbrough, Hayden Hackney ternyata sukses mencuri atensi Everton sehingga didaratkan ke Hill Dickinson Stadium. The Toffes harus menggelontorkan biaya 19,3 juta euro (sekitar Rp397 miliar) demi mendapatkan rekrutan kedua pada musim panas 2026 tersebut. Dirinya setuju menandatangani kontrak jangka panjang 5 tahun yang berlangsung sampai 2031. Pemain kelahiran Birkenhead ini akan bersaing dengan James Garner di posisi gelandang bertahan. Selain itu, dia pernah menempati posisi gelandang serang atau gelandang bertahan yang membuatnya berpeluang memudahkan David Moyes selaku pelatih dalam mengotak-atik komposisi kekuatan area tengah.

Hackney sendiri merupakan lulusan akademi Middlesbrough yang dipromosikan ke skuad senior pada musim panas 2022. Ia perlahan mampu menunjukkan kualitas sehingga kerap dipasang sebagai gelandang bertahan utama. Pemain yang kini berusia 24 tahun tersebut beberapa kali dirotasi ke gelandang tengah dan gelandang serang. Dia dibutuhkan untuk menjaga tempo permainan karena dibekali visi bermain dan ketenangan saat menguasai bola. Selain itu, rajin bergerak demi memperkaya opsi umpan bagi rekan dan membuka ruang. Dirinya diturunkan dalam 154 pertandingan dengan mengemas 16 gol dan 17 assist di berbagai kompetisi bersama The Boro.

3. James McCarthy dipinang Everton dari Wigan Athletic seharga 15,3 juta euro pada musim panas 2013

Berseragam Wigan Athletic kurang lebih selama 4 tahun, James McCarthy memilih pergi ke Everton pada musim panas 2013. Kepindahan tersebut menghabiskan dana 15,3 juta euro (sekitar Rp315 miliar). Pemain berkebangsaan Irlandia ini menerima pinangan The Toffees karena sudah mengenal Roberto Martinez selaku pelatih yang sebelumnya bekerja sama di The Latics. Ia ketika itu diharapkan untuk memperkaya rotasi, khususnya di sektor tengah.

McCrathy sendiri sering mendapat kesempatan tampil sebagai gelandang tengah utama Everton. Pemain yang kini berusia 35 tahun ini dibutuhkan guna menjaga keseimbangan permainan. Dia mempunyai stamina mumpuni sehingga rajin bergerak untuk memotong jalur umpan lawan dan melakukan pressing. Kehadirannya juga memperlancar distribusi bola. Ia beberapa kali dirotasi ke gelandang bertahan, gelandang serang, dan gelandang kanan.

Sayangnya, McCarthy sempat absen panjang karena berkutat dengan berbagai cedera. Ini membuatnya tergusur dari skuad utama The Toffees. Dirinya mengemas 6 gol dan 9 assist dari total 133 pertandingan. Pemain kelahiran Glasgow tersebut kemudian pergi ke London guna berseragam Crystal Palace pada musim panas 2019.

Ketiga gelandang asal klub Championship di atas dibeli dengan harga mahal oleh Everton. Hackney menjadi yang paling baru bergabung dan diproyeksikan memperdalam kekuatan di posisi gelandang bertahan The Toffees. Sementara, Doucoure serta McCarthy sedang berstatus tanpa klub.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article