5 Gelandang Top yang Tidak Pernah Memenangi Gelar Liga Champions

Trofi Liga Champions merupakan gelar yang sangat diimpikan oleh setiap pemain sepak bola. Pasalanya, turnamen tersebut memiliki gengsi yang sangat tinggi di Benua Biru.
Dalam sejarahnya, sudah banyak gelandang bintang yang merumput di kompetisi tersebut. Namun, tidak semua gelandang top berhasil mengangkat trofi Liga Champions. Berikut lima gelandang bintang yang belum pernah memenangi gelar Liga Champions sepanjang kariernya.
1.David Silva

David Silva bisa dibilang sebagai salah satu gelandang terbaik dalam sejarah Spanyol. Ia tercatat pernah bermain untuk Valencia, Manchester City, dan Real Sociedad. Sang pemain memiliki kesempatan besar merebut trofi Liga Champions ketika membela Manchester City.
Sayangnya, Silva tak kunjung mendapatkan trofi tersebut bersama The Citizens. Padahal, Manchester City begitu dominan di kompetisi domestik dengan memenangi gelar Premier League, Community Shield, Piala FA, dan Piala Liga Inggris. Sementara di level internasional, Silva tampil begitu impresif dengan sukses membawa negaranya menjadi juara Piala Dunia 2010, Piala Eropa 2008, dan Piala Eropa 2012.
2.Pavel Nedved

Pavel Nedved merupakan salah satu legenda terbaik yang dimiliki Juventus. Bersama klub Italia itu, ia berhasil meraih banyak sekali gelar juara, seperti Serie A, Piala Italia, dan Piala Super Italia. Bahkan, sang gelandang berhasil memenangi penghargaan Ballon d’Or pada tahun 2003.
Pria asal Republik Ceko itu sebenarnya hampir meraih trofi Liga Champions pada tahun 2003. Sayangnya, Juventus saat itu harus kalah dari AC Milan pada pertandingan final lewat adu tendangan penalti.
3.Michael Ballack

Michael Ballack merupakan gelandang kelas dunia lainnya yang tidak pernah meraih trofi Liga Champions. Sepanjang kariernya, sang pemain tercatat pernah membela sejumlah tim elite, seperti Bayer Leverkusen, Bayern Munchen, hingga Chelsea.
Ia sejatinya pernah mencapai final Liga Champions sebanyak dua kali pada tahun 2002 dan 2008. Namun, Ballack gagal menjuarai Liga Champions pada kedua kesempatan itu. Pada tahun 2002, Ballack yang membela Bayer Leverkusen harus mengakui kekalahan dari Real Madrid dengan skor 1-2. Sementara pada tahun 2008, Ballack dan Chelsea kalah dari Manchester United lewat adu penalti dengan skor 5-6.
4.Lothar Matthaus

Sebelum era Michael Ballack, Jerman juga pernah memiliki gelandang berkualitas dalam diri Lothar Matthaus. Pemain yang mencatatkan 150 caps bersama Timnas Jerman ini pernah berseragam Borussia Monchengladbach, Bayern Munchen, dan Inter Milan. Ia menikmati puncak kejayaan ketika membela Bayern Munchen dengan memenangi banyak sekali gelar juara.
Kendati begitu, Matthaus gagal meraih trofi Liga Champions bersama timnya tersebut. Pencapaian terbaiknya hanya menjadi runner-up di Liga Champions musim 1998/1999. Saat itu Bayern Munchen kalah dari Manchester United pada pertandingan final dengan skor 1-2.
5.Diego Maradona

Diego Maradona kerap kali dijuluki sebagai pemain sepak bola terbaik pada abad ke-20. Itu semua tentu saja tidak terlepas dari kehebatan sang pemain dalam mengolah si kulit bundar. Dengan kualitasnya itu, tidak mengherankan jika pria asal Argentina tersebut sukses membantu timnya menjadi juara berkali-kali.
Di level klub, Maradona pernah bermain untuk Barcelona, Napoli, dan Sevilla. Sayangnya, Maradona tidak pernah bermain pada partai final Liga Champions bersama klub-klub itu, apalagi memenangi trofinya.
Tentu sangat disayangkan pemain sekelas mereka gagal meraih trofi Liga Champions sepanjang kariernya. Meski demikian, kelima pemain di atas tetap dianggap sebagai deretan gelandang terbaik dalam sejarah sepak bola. Dalam daftar tersebut, hanya David Silva yang masih aktif bermain saat ini.

















