Comscore Tracker

7 Ayah dan Anak Pesepak Bola Ini Pernah Membela Klub yang Sama

Akankah kariernya sebagus sang ayah?

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, mungkin itu merupakan kalimat yang tepat untuk menggambarkan para pesepak bola ini. Mereka meneruskan apa yang ayah mereka telah lakukan. Padahal, tak mudah untuk lepas dari nama besar sang ayah.

Meski sangat jarang terjadi, ada ayah dan anak yang sama-sama memiliki karier gemilang selama menjadi pemain sepak bola. Berikut tujuh ayah dan anak yang pernah bermain untuk klub yang sama.

1. Johan dan Jordi Cruyff - Barcelona

7 Ayah dan Anak Pesepak Bola Ini Pernah Membela Klub yang SamaJohan dan Jordi Cruyff (irishmirror.ie)

Tak ada yang meragukan kualitas Johan Cruyff kala ia masih aktif menjadi pemain sepak bola. Raihan tiga gelar Ballon d'Or menjadi bukti nyata kehebatannya. Ia juga mampu membawa Ajax dan Barcelona meraih berbagai gelar. Di level timnas pun Johan mampu membawa Belanda lolos ke final Piala Dunia 1974.

Usai pensiun Johan melanjutkan kariernya sebagai pelatih. Barcelona merupakan salah satu tim yang pernah ditanganinya. Menariknya, Jordi Cruyff juga merupakan skuad dari Blaugrana saat itu. Sempat dua musim menjadi pemain dan pelatih, keduanya akhirnya meninggalkan Barcelona pada musim 1996.

Meski setelahnya bergabung dengan Manchester United dan meraih satu gelar Liga Inggris, karier Jordi tak sebaik sang ayah. Usai pensiun, Jordi kemudian juga menjadi seorang pelatih. Terakhir ia menangani klub Tiongkok, Shenzen FC.

2. Periko dan Xabi Alonso - Real Sociedad

7 Ayah dan Anak Pesepak Bola Ini Pernah Membela Klub yang SamaPeriko dan Xabi Alonso (mundodeportivo.com)

Periko Alonso menikmati masa kesuksesannya sebagai pesepak bola kala membela Real Sociedad dan Barcelona. Ia meraih dua gelar LaLiga bersama Real Sociedad, sedangkan bersama Blaugrana Periko mendapat 1 gelar LaLiga dan 1 Copa del Rey. Ia juga merupakan bagian dari Timnas Spanyol pada Piala Dunia 1982.

Bakatnya itu kemudian diteruskan oleh sang anak, yakni Xabi Alonso. Bahkan, bisa dibilang karier Xabi cenderung lebih baik. Membela Real Sociedad sejak musim 2000 hingga 2004, ia kemudian meraih berbagai kesuksesan saat bermain untuk Liverpool, Real Madrid, dan Bayern Munchen. Bersama Tim Matador, ia juga sukses mempersembahkan 1 gelar Piala Dunia dan 2 Trofi Piala Eropa.

3. Patrick dan Justin Kluivert - Ajax Amsterdam

7 Ayah dan Anak Pesepak Bola Ini Pernah Membela Klub yang SamaPatrick dan Justin Kluivert (isoccerng.com)

Patrick Kluivert menjadi sensasi kala ia mencetak gol ke gawang AC Milan untuk membawa Ajax meraih gelar Liga Champions tahun 1995. Ia juga mampu memberi 2 gelar Eredivisie dan 1 Piala Super Eropa. Setelah itu, Patrick mengulangi kesuksesannya kala membela Barcelona. Ia sukses mencetak 90 gol dan meraih 1 gelar La Liga.

Sama seperti sang ayah, Justin juga merupakan produk asli akademi Ajax. Ia kemudian promosi ke tim senior pada musim 2016 sebelum dijual ke AS Roma dua musim berselang. Kini, pemain yang berposisi sebagai winger ini justru dipinjamkan ke tim Liga Prancis, Nice.

Baca Juga: 10 Fakta Sebastien Haller, Pahlawan Kemenangan Ajax atas Sporting CP

4. Danny dan Daley Blind - Ajax Amsterdam

7 Ayah dan Anak Pesepak Bola Ini Pernah Membela Klub yang SamaDanny dan Daley Blind (independent.co.uk)

Danny Blind merupakan kapten sekaligus penguasa lini belakang Ajax sejak musim 1986 hingga pensiun tahun 1999. Ia tercatat pernah memenangkan semua trofi di kancah domestik dan Eropa. Sebanyak 5 gelar Eredivisie, 4 Piala KNVB, lalu masing-masing 1 trofi Liga Champions, Piala Winners, Piala UEFA, dan Piala Super Eropa menjadi koleksinya.

Daley pun mengikuti jejak sang ayah dengan mengawali kariernya di Ajax pada musim 2008 hingga 2014 dan ia sukses mempersembahkan empat gelar Eredivisie. Daley kemudian dikontrak Manchester United setelah tampil baik pada Piala Dunia 2016. Kesulitan mendapat tempat, ia akhirnya pulang ke Ajax pada musim 2018.

5. Paolo dan Daniel Maldini - AC Milan

7 Ayah dan Anak Pesepak Bola Ini Pernah Membela Klub yang SamaPaolo dan Daniel Maldini (straitstimes.com)

Paolo Maldini merupakan salah satu bek terbaik sepanjang sejarah dan juga pemain terbaik AC Milan, satu-satunya tim yang pernah ia bela sepanjang kariernya. Paolo sendiri bermain sejak musim 1984 hingga 2009. Bersama Rossoneri, ia telah meraih 7 gelar Serie A, 1 Copa Italia, 5 trofi Liga Champions, dan 4 Piala Super Eropa.

Pencapaian gemilang sang ayah tersebut sepertinya akan sulit untuk disamai oleh Daniel. Kini pemuda berusia 19 tahun itu juga telah menjadi bagian dari AC Milan sejak musim 2020. Namun, ia sepertinya kesulitan untuk menembus skuad utama Rossoneri. Mengingat usianya cukup muda, akankah ia bisa menyamai kesuksesan ayahnya?

6. Diego dan Giuliano Simeone - Atletico Madrid

7 Ayah dan Anak Pesepak Bola Ini Pernah Membela Klub yang SamaDiego dan Giuliano Simeone (perfil.com)

Giuliani merupakan anak ketiga dari Diego Simeone. Kedua kakaknya juga merupakan seorang pesepak bola, namun Giuliani menjadi satu-satunya yang pernah membela Atletico Madrid. Pemuda berusia 18 tahun itu belum lama ini bergabung dengan Los Rojiblancos. Kini ia akan dilatih oleh sang ayah, Diego Simeone.

Diego merupakan pesepak bola yang cukup hebat kala masih aktif bermain. Ia membela Atletico Madrid pada musim 1994 hingga 1997 saat Diego sukses meraih 1 gelar La Liga dan 1 Copa del Rey. Ia juga cukup sukses kala bermain di Italia bersama Inter Milan dan Lazio.

7. Zinedine dan Luca Zidane - Real Madrid

7 Ayah dan Anak Pesepak Bola Ini Pernah Membela Klub yang SamaZinedine dan Luca Zidane (soccerladuma.co.za)

Jika Zinedine Zidane dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik sepanjang sejarah, Luca justru memilih kiper sebagai posisi bermainnya. Luca pernah dilatih sang ayah saat ia berkostum Real Madrid. Meski begitu, ia hanya dua kali diturunkan dan kemudian dijual ke Rayo Vallecano. 

Hal itu tentunya berbanding terbalik dengan Zinedine Zidane saat ia masih berkostum Los Blancos. Saat itu ia menjadi pemain termahal di dunia ketika didatangkan dari Juventus pada musim 2001. Ia kemudian membantu Real Madrid menjuarai Liga Champions pada musim 2001/2002 dan La Liga pada musim 2002/2003.

 

Mungkin karier mereka tak segemilang sang ayah yang sudah menjadi legenda dari masing-masing klubnya. Namun, beberapa dari mereka masih cukup muda dan bisa saja melampaui ayah mereka.

Baca Juga: 10 Pemain Top yang Pernah Digaet Zinedine Zidane di Real Madrid

Genady Althaf Photo Verified Writer Genady Althaf

berbagi dengan menulis

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Atqo

Berita Terkini Lainnya