Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Geothermal World Cup 2026 Meriah, Sejumlah Legenda Ikut Berlaga
Potret perayaan gelar Geothermal World Cup 2026, Minggu (2/8/2026). (Dok. GSI).

Jakarta, IDN Times - Geothermal World Cup 2026 tuntas terselenggara di Brillian Stadium, Jakarta Selatan, pada Minggu (2/8/2026). Turnamen mini soccer ini turut dimeriahkan sejumlah legenda sepak bola tanah air.

Ajang yang digagas Geothermal Soccer Indonesia (GSI) ini mempertemukan 16 tim terbaik dari berbagai perusahaan pengembang dan kontraktor sektor panas bumi, hasil babak kualifikasi. Turnamen ini mengusung tema "Energy, Unity, Movement, Sustainable Future".

1. Sepak bola jadi jembatan sosialisasi energi bersih

Potret pertandingan Geothermal World Cup 2026, Minggu (2/8/2026). (Dok. GSI).

Pemilihan sepak bola sebagai sarana silaturahmi antarperusahaan panas bumi dinilai memiliki filosofi yang mendalam. Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN), Dadan Kusdiana, menyebut olahraga si kulit bundar relevan dengan industri ini, karena menuntut kerja sama tim yang solid.

"Ini juga akan dijadikan sarana untuk sosialisasi. Yang saya dengar ya dari ketuanya, kami akan memperluas nih ini. Jadi nanti akan ada pertandingan-pertandingan sepak bola, mini soccer di daerah, sebagai bentuk dari sosialisasi. Kami kan di beberapa daerah itu pendekatan bisa berbagai macam, tapi intinya kepada masyarakat setempat. Jadi mungkin nanti ada di beberapa wilayah pengembangan panas bumi ada yang seperti ini," kata Dadan.

2. Mantan pemain timnas cium potensi bibit baru

Potret penyerahan gelar Geothermal World Cup 2026, Minggu (2/8/2026). (Dok. GSI).

Kualitas pertandingan di Geothermal World Cup 2026 rupanya tak bisa dipandang sebelah mata. Mantan pemain Timnas Indonesia dan Persija Jakarta, Ramdani Lestaluhu, yang juga turun bertanding mengaku terkesan dengan level permainan para peserta.

"Seru, kualitas turnamennya bagus, dan pemain-pemain yang bermain membela timnya masing-masing bagus semua," ujar Ramdani.

Di sisi lain, mini soccer kini memang sedang naik daun. Tim nasional cabor tersebut juga mulai berbicara banyak di panggung global. Harap Ramdani, dari turnamen-turnamen seperti ini, akan ada bibit baru untuk tim nasional.

"Siapa tahu kan, dari turnamen-turnamen seperti ini akan lahir pemain tim nasional untuk mini soccer," ujar mantan pemain yang gantung sepatu pada Juni 2025 lalu.

Selain Ramdani, legenda Timnas Indonesia dan Persita Tangerang, Ilham Jaya Kesuma, juga ikut menunjukkan aksinya. PT Benvors Sarana Utama keluar sebagai tim yang menyabet gelar edisi kedua ini.

3. Kemenpora dorong gaya hidup sehat pekerja korporat

Potret penyerahan gelar Geothermal World Cup 2026, Minggu (2/8/2026). (Dok. GSI).

Turnamen ini turut didukung dan diapresiasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia. Asisten Deputi Promosi dan Kemitraan Kemenpora, Yayan Rubaeni, menyoroti pentingnya peran anak-anak muda di sektor korporat untuk menularkan gaya hidup sehat.

"Harapannya mereka pulang ke perusahaan bisa mengajak lebih banyak orang untuk rutin berolahraga, sehingga ada aktivitas sehat, bugar, dan perputaran ekonomi," ujar Yayan.

Editorial Team

Related Article