Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pelatih Malaysia Kenang Momen Manis di SUGBK, Bisa Terulang?

2 min read
Pelatih Malaysia Kenang Momen Manis di SUGBK, Bisa Terulang?
Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, sebelum menggelar latihan di Lapangan A GBK, Minggu (27/9/2026). (IDN Times/Tino).
  • FIFA ASEAN Cup 2026 mempertemukan kembali Indonesia dan Malaysia di SUGBK setelah pertemuan terakhir pada September 2019.

  • Tan Cheng Hoe mengenang kemenangan Malaysia pada 2019, tetapi menilai pertandingan kali ini berlangsung dalam era dan suasana berbeda.

  • Faisal Halim menyebut kesiapan fisik dan mental penting karena duel 11 melawan 11 tersebut tidak akan mudah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah Malaysia bisa mengulang kemenangan di SUGBK?
Share Article

Jakarta, IDN Times - FIFA ASEAN Cup 2026 menghidupkan atmosfer rivalitas yang sudah lama tak dirasakan lagi oleh Timnas Indonesia. Lewat ajang ini, mereka akhirnya kembali menjamu Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Senin (28/9/2026).

Pasukan Garuda terakhir kali menjamu Malaysia di stadion megah tersebut pada September 2019. Dihadiri 75.044 penonton, pertemuan itu justru berakhir pahit bagi Tim Merah Putih karena dipaksa bertekuk lutut dengan skor 2-3.

  1. 1. Tan Cheng Hoe kenang momen manis

    Beto Goncalves saat membela Timnas Indonesia vs Malaysia di Kualifikasi Piala Dunia 2022. IDN Times/Ilyas Listianto Mujib
    Beto Goncalves saat membela Timnas Indonesia vs Malaysia di Kualifikasi Piala Dunia 2022. IDN Times/Ilyas Listianto Mujib

    Karena sudah hampir sewindu, baik Indonesia dan Malaysia kini sudah berada di era yang baru. Tidak ada anak asuh John Herdman yang bermain di laga itu, namun Malaysia masih menyisakan satu orang, yakni Syahmi Safari.

    Malaysia kala itu juga ditangani oleh Tan Cheng Hoe. Bedanya, Tan kini berstatus sebagai interim, bukan pelatih tetap seperti dulu.

    Tan masih mengingat kenangan manis itu dengan sangat jelas. Wajar, karena itu salah satu momen terbaik dalam hidupnya, mengalahkan Timnas dalam laga tandang dan kandang di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia tersebut.

    "Ya, tentu. Saya pernah memenangkan pertandingan di sini pada 2019. Itu merupakan salah satu memori terbaik bagi saya," kata Tan usai sesi latihan, Minggu (27/9/2026).

  2. 2. Kenangan manisnya bisa terulang?

    (ilustrasi) suporter yang tengah tunggang-langgang karena dikejar pihak keamanan dalam laga Timnas Indonesia vs Malaysia September 2019 lalu. IDN Times/Ilyas Listianto Mujib
    (ilustrasi) suporter yang tengah tunggang-langgang karena dikejar pihak keamanan dalam laga Timnas Indonesia vs Malaysia September 2019 lalu. IDN Times/Ilyas Listianto Mujib

    Bicara soal apakah kenangan manis tersebut bisa terulang, Tan tak begitu yakin. Ini adalah pertandingan dan era yang berbeda. Namun, yang pasti, Tan meyakinkan duel melawan Timnas nanti bakal berjalan seru.

    "Tentu, pertandingan besok melawan Indonesia adalah pertandingan yang berbeda, liga yang berbeda, dan suasana pemain yang berbeda. Jadi, kami semua sangat menantikan pertandingan besok. Semua orang sangat bersemangat menunggu pertandingan tersebut," ujar Tan.

  3. 3. Bukan pertandingan yang mudah

    -
    Winger Malaysia, Faisal Halim, sebelum berlatih di Lapangan A GBK, Minggu (27/9/2026). (IDN Times/Tino).

    Sementara itu, winger andalan Malaysia, Faisal Halim, juga memprediksi kalau duel nanti tidak akan berjalan mudah bagi kedua kubu. Timnas yang tampil di depan publik jelas lebih diuntungkan, namun fisik dan mental akan menjadi pembeda di atas lapangan.

    "Dalam sepak bola, kita tidak bisa bilang 100 persen yakin untuk menang atau seri. Ini adalah pertandingan sepak bola, 11 lawan 11. Kami perlu siap secara fisik dan mental. Ini bukan pertandingan yang mudah. Tapi, kami punya keinginan untuk memenangkan pertandingan besok," kata Faisal.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More