Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pep Guardiola Puji Arsenal Setinggi Langit, Taktik Perang Urat Syaraf?

Pep Guardiola Puji Arsenal Setinggi Langit, Taktik Perang Urat Syaraf?
Bomber Arsenal, Kai Havertz, usai mencetak gol ke gawang Sporting Lisbon (AFP / Patricia De Melo Moreira)

Jakarta, IDN Times - Manchester City berhasil melibas Chelsea dengan skor 3-0 di Stamford Bridge, Minggu (12/4/2026) malam WIB. Kemenangan tersebut menjadi sinyal bahaya bagi Arsenal dalam perburuan gelar Premier League musim 2025/26.

Menjadi sinyal bahaya karena jaraknya menjadi selisih enam angka akibat The Gunners keok dari Bournemouth sehari sebelumnya. Terlebih, The Citizens masih memiliki tabungan satu pertandingan.

Menariknya, di tengah panasnya persaingan gelar, Pep Guardiola justru memilih merendah. Manajer asal Spanyol itu secara mengejutkan dengan memuji Arsenal setinggi langit.

1. Arsenal tetap yang terbaik, angka yang bicara

Guardiola tersenyum lebar karena sebelum melibas Chelsea, The Citizens sukses menyingkirkan Liverpool dari Piala FA, dan membekuk Arsenal di final Piala Liga Inggris. Namun, Guardiola menolak anggapan kalau ManCity lebih hebat dari mereka.

"Kami menjalani tiga pertandingan yang bagus, tetapi tim terbaik di Inggris adalah Arsenal. Angkanya sudah menunjukkan itu," kata Guardiola dikutip dari The Standard.

2. Taktik perang urat syaraf?

Sanjungan ini seolah menjadi taktik perang urat syaraf dari Guardiola untuk melempar beban tekanan kepada kubu London Utara tersebut. Terlebih, ia menyinggung kemenangan 2-0 di final Piala Liga Inggris, di mana ManCity bisa tampil lepas karena tidak diunggulkan sejak awal.

"Kami adalah tim underdog, dan itu sempurna. Sekarang situasinya berbeda dan kami harus menyadari hal itu," ujar Guardiola.

3. Rahasia konyol di balik keganasan City

Fakta menarik yang tak bisa dibantah adalah statistik mengerikan Guardiola setiap kali kompetisi memasuki bulan keempat. Sejak tiba di Etihad pada 2016, ia telah memenangkan 29 dari 32 pertandingan Premier League yang digelar pada April.

Ketika ditanya apa rahasia timnya selalu menggila di momen krusial, Guardiola memberikan jawaban konyol. Bukan soal taktik atau terapi ruang ganti, melainkan berkat sinar matahari.

"Sinar matahari! Saya tidak bercanda, di Manchester tidak pernah ada matahari, sejujurnya suasana hati menjadi lebih baik karenanya," kelakar Guardiola.

Share
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More

Chelsea vs Man United Live di TV Mana? Ini Link Streamingnya

19 Apr 2026, 00:40 WIBSport