Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hasil Super League 2025/26: Bhayangkara Sikat Persebaya di GBT

IMG_20251029_163911.jpg
Laga kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda. (Dok. Bhayangkara FC).
Intinya sih...
  • Bhayangkara Presisi Lampung FC menang 2-1 atas Persebaya Surabaya di Super League 2025/26.
  • Persebaya kalah setelah 13 pertandingan tak terkalahkan, Bhayangkara tampil disiplin dan efektif.
  • Gol Bernard Henri Doumbia dan Moussa Sidibe membawa Bhayangkara unggul, meski Persebaya sempat memperkecil skor menjadi 1-2.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Bhayangkara Presisi Lampung FC menumbangkan Persebaya Surabaya 2-1 dalam lanjutan Super League 2025/26. Laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026) malam WIB, menjadi bukti persaingan di putaran kedua berjalan panas.

Kekalahan ini mengakhiri laju impresif Persebaya yang sebelumnya tak tersentuh dalam 13 pertandingan. Di hadapan pendukung sendiri, Bajul Ijo justru tumbang oleh tim tamu yang tampil disiplin dan efektif.

Sejak awal pertandingan, intensitas langsung tinggi. Persebaya mencoba mengambil inisiatif serangan dan menekan pertahanan Bhayangkara. Namun, organisasi lini belakang tim tamu tampil solid dan mampu meredam agresivitas tuan rumah.

Momentum krusial hadir pada menit ke-26. Tandukan Bernard Henri Doumbia mengoyak gawang Persebaya yang dikawal Andhika Ramadhani. Bhayangkara pun unggul satu gol lebih dulu dalam duel ini

Gol itu mengubah ritme pertandingan, Persebaya meningkatkan tekanan. Serangan dibangun lebih variatif dari sisi sayap maupun tengah. Namun, Bhayangkara tetap tenang dan disiplin menjaga kedalaman lini pertahanan.

Petaka justru kembali menghampiri tuan rumah menjelang turun minum. Pada menit ke-45+2, Moussa Sidibe menggandakan keunggulan melalui skema serangan cepat. Skor 2-0 menutup babak pertama.

Memasuki paruh kedua, Persebaya tampil lebih berani. Gelombang serangan terus digulirkan demi mengejar ketertinggalan. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit 64.

Mihailo Perovic melepaskan sepakan keras yang tak mampu dibendung kiper Bhayangkara, Aqil Savik. Skor berubah menjadi 1-2 dan stadion kembali bergemuruh.

Namun, sisa waktu tak cukup bagi Persebaya untuk menyelamatkan rekor mereka. Bhayangkara bertahan dengan disiplin tinggi, bahkan nyaris menambah gol pada menit ke-79. Hingga lima menit tambahan waktu berakhir, skor tak berubah.

Kemenangan ini terasa spesial bagi pelatih Bhayangkara, Paul Munster, yang pernah menangani Persebaya. Ia sukses meracik strategi efektif untuk menaklukkan mantan timnya di kandang sendiri.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Sport

See More

Igor Tudor: Saya Harus Hadirkan Konsistensi untuk Tottenham

14 Feb 2026, 23:03 WIBSport