Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Pemain Non-Eropa Dortmund Cetak 10 Gol Bundesliga dalam 2 Musim Awal

Borussia Dortmund
Borussia Dortmund (unsplash.com/Waldemar Brandt)
Intinya sih...
  • Pierre-Emerick Aubameyang (Gabon) mencetak 13 gol pada musim pertama dan 16 gol pada musim kedua
  • Setelah mencetak 10 gol pada 2001/2002, Ewerthon (Brasil) mengemas 11 gol pada musim berikutnya
  • Serhou Guirassy (Guinea) sempat tampil moncer dengan mengemas 21 gol pada musim pertama
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Borussia Dortmund tercatat pernah memiliki beberapa penyerang tajam asal luar Eropa sepanjang sejarah klub. Empat di antaranya menjalani periode apik dalam 2 musim awal dengan selalu mencetak 2 digit gol atau minimal 10 gol di Bundesliga Jerman per 14 Februari 2026. Kontribusi tersebut berperan penting dalam perjalanan Die Borussen bersaing demi merengkuh gelar juara.

Serhou Guirassy resmi masuk dalam daftar tersebut pada Sabtu (14/2/2026) WIB. Dua golnya ke gawang Mainz membuatnya memiliki 11 gol dalam 21 penampilan di Bundesliga 2025/2026. Pada musim sebelumnya, pemain asal Guinea itu mengumpulkan 21 gol.

1. Pierre-Emerick Aubameyang (Gabon) mencetak 13 gol pada musim pertama dan 16 gol pada musim kedua

Pierre-Emerick Aubameyang masih berada di puncak daftar pemain non-Eropa dengan koleksi gol terbanyak selama berseragam Borussia Dortmund. Dalam 213 pertandingan di berbagai ajang, ia mengoleksi 141 gol. Torehan itu ia catatkan selama 4,5 musim pada 2013–2018.

Tiap musimnya bersama Dortmund, striker asal Gabon itu selalu sukses mencetak dua digit gol Bundesliga. Ia menjalani kiprahnya pada musim pertama (2013/2014) dengan mengumpulkan 13 gol dan 4 assist dari total 32 kali kesempatan bermain. Lalu pada musim berikutnya, kontribusinya bertambah dengan total 16 gol dan 7 assist dalam 33 laga.

2. Setelah mencetak 10 gol pada 2001/2002, Ewerthon (Brasil) mengemas 11 gol pada musim berikutnya

Ewerthon menjadikan Borussia Dortmund klub Eropa pertama dalam kariernya. Direkrut Corinthians pada musim panas 2001, ia langsung tampil tajam dengan mengemas 10 gol dan 7 assist pada musim pertama di Bundesliga. Gol-gol itu berbuah gelar juara pada akhir musim setelah mengungguli Bayer Leverkusen di peringkat 2.

Ketajaman pemain asal Brasil itu berlanjut pada musim kedua. Ia mendapat peran yang lebih sentral dengan memainkan 33 laga hingga mampu menjebloskan 11 gol dan 6 assist. Namun, sumbangan golnya kali ini hanya mampu membawa Die Borussen finis di peringkat 3.

3. Serhou Guirassy (Guinea) sempat tampil moncer dengan mengemas 21 gol pada musim pertama

Serhou Guirassy langsung tampil begitu impresif di lini serang Borussia Dortmund pada musim pertama. Setelah diboyong dari Stuttgart pada musim panas 2024, ia mengumpulkan 21 gol dan 4 assist dalam 30 penampilan di Bundesliga 2024/2025. Kehadirannya berbuah keberhasilan tim finis di peringkat 4, lebih baik dari musim sebelumnya.

Dengan penampilan yang begitu memukau pada musim pertama, pemilik 26 caps untuk Timnas Guinea itu kembali menjadi mesin gol pada 2025/2026. Hingga pekan 22 Bundesliga, ia baru absen dalam 1 laga dan telah mengumpulkan 11 gol dan 2 assist. Kehadirannya menjadikan Die Borussen sebagai penantang gelar juara dan bertengger di peringkat 2 klasemen sementara.

4. Lucas Barrios (Paraguay) mengemas 19 gol pada musim pertama dan 16 gol pada musim kedua

Lucas Barrios bergabung dengan Borussia Dortmund pada musim panas 2009 dan langsung menjadi mesin gol tim pada musim debutnya. Di Bundesliga 2009/2010, ia mencetak 19 gol dan 5 assist dalam 33 laga. Ia sempat menyita perhatian pada penghujung musim dengan mencetak hattrick ke gawang Nuremberg. 

Ia kembali memainkan peran penting pada musim kedua meski kontribusi golnya sedikit menurun. Ia mengemas 16 gol dan 6 assist dari total 32 laga. Sayangnya, ia menutup kiprahnya bersama Die Borussen dengan kurang maksimal pada 2011/2012 karena faktor kebugaran.

Serhou Guirassy menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang non-Eropa paling berdampak dalam sejarah awal karier di Borussia Dortmund. Konsistensi mencetak 2 digit gol dalam 2 musim pertama menempatkan Guirassy sejajar dengan nama-nama tajam seperti Pierre-Emerick Aubameyang, Ewerthon, dan Lucas Barrios. Catatan tersebut bukan hanya mencerminkan kualitas individu, tetapi juga memperlihatkan bagaimana kontribusi penyerang non-Eropa kerap menjadi faktor krusial dalam ambisi Die Borussen bersaing di papan atas kasta teratas Jerman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More

Atlet Indonesia Sukses Raih Emas di WKF Youth League Fujairah 2026

14 Feb 2026, 21:00 WIBSport