Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hasil Super League: Tekuk PSIM, PSM Makassar Akhirnya Menang Lagi
Salah satu momen pertandingan pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 antara PSIM Yogyakarta versus PSM Makassar yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Kab. Bantul, pada 10 April 2026. (Instagram.com/psm_makassar)
  • PSM Makassar menaklukkan PSIM Yogyakarta 2-1 pada pekan ke-27 Super League 2025/26 di Stadion Sultan Agung, Bantul.
  • Kemenangan ini mengakhiri enam laga tanpa kemenangan bagi tim asuhan Tomas Trucha yang sebelumnya terpuruk dalam tren negatif.
  • Gol penentu Dusan Lagator di menit ke-90+9 memastikan tiga poin untuk PSM, sementara PSIM mencatat empat kekalahan beruntun.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PSM Makassar sukses meraup poin penuh pada pekan ke-27 Super League 2025/26. Hasil itu didapat usai menekuk PSIM Yogyakarta dengan skor 2-1, Jumat (10/4/2026) sore WIB.

Hasil di Stadion Sultan Agung, Bantul itu sekaligus mengakhiri tren negatif Juku Eja. Mengingat, tim asuhan Tomas Trucha itu gagal membukukan kemenangan dalam enam laga beruntun.

PSIM selaku tuan rumah sebenarnya tampil agresif dan mampu mendominasi penguasaan bola di awal babak. Namun, perlawanan dari tim tamu membuat Laskar Mataram frustrasi untuk mencapai kotak penalti.

Determinasi kedua tim membuat duel berjalan alot. PSIM dan PSM gagal memecah kebuntuan memaksa jeda babak berakhir imbang tanpa gol.

Pada paruh kedua, PSIM tampil lebih efektif. Mereka akhirnya mampu memecah kebuntuan, lewat aksi Deri Corfe pada menit ke-54.

PSM ternyata mampu merespons kecolongan itu dengan ciamik. Meski sempat kesulitan, Juku Eja akhirnya mampu menyamakan kedudukan berkat gol Luka Cumic, pada menit ke-79.

Drama terjadi jelang peluit panjang berbunyi. PSM mampu mencetak gol kemenangan lewat aksi Dusan Lagator pada menit ke-90+9, yang sekaligus memastikan kemenangan Juku Eja dengan skor 2-1.

Atas kemenangan tersebut, PSM berhasil mengakhiri rekor buruknya. Sedangkan, tren negatif PSIM berlanjut, menjadi yang keempat kalinya secara beruntun mereka gagal meraup poin penuh.

Editorial Team