Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cetak Sejarah, Tim FA7 Indonesia Tantang Brasil di Semifinal Dunia

Cetak Sejarah, Tim FA7 Indonesia Tantang Brasil di Semifinal Dunia
Potret tim FA7 Indonesia di IFA 7 World Championship 2026. (Dok. FA7 Indonesia).
Intinya Sih
  • Tim FA7 Indonesia mencetak sejarah dengan lolos ke semifinal IFA 7 World Championship 2026, menjadi pencapaian tertinggi pertama di ajang sepak bola 7x7 dunia.
  • Skuad Merah Putih menunjukkan mental baja setelah menyingkirkan lawan-lawan tangguh dan kini bersiap menghadapi Brasil di Estadio De La Villa Olimpica, Honduras.
  • Presiden FA7 Indonesia mengapresiasi perjuangan tim serta dukungan masyarakat, menyebut capaian ini sebagai bukti kemampuan Indonesia bersaing di level dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kabar membanggakan datang untuk pencinta si kulit bundar tanah air. Tim FA7 Indonesia mengukir sejarah manis, setelah melaju ke semifinal IFA 7 World Championship 2026, Sabtu (30/5/2026).

Keberhasilan ini menjadi pencapaian tertinggi dan pertama kalinya bagi Indonesia di panggung dunia sepak bola 7x7. Kini, ujian sesungguhnya telah menanti di depan mata karena mereka harus menghadapi Brasil untuk mencapai final.

1. Tampil gahar bermodalkan mental baja

Perjalanan Tim FA7 sama sekali tidak mudah, karena harus melewati rintangan lawan-lawan tangguh dari berbagai negara. Namun, skuad Merah Putih sukses menunjukkan mental baja di setiap pertandingannya.

Presiden FA7 Indonesia, Raden Bambang Pramukantoro, menyanjung setinggi langit daya juang Skuad Garuda. Ia menilai prestasi ini adalah bukti kalau Indonesia mulai diperhitungkan dalam sepak bola 7x7.

"Pencapaian hingga semifinal saja sudah menjadi catatan emas bagi olahraga Indonesia. Semua elemen tim telah bekerja keras dan menunjukkan bahwa Indonesia mampu bersaing di level dunia," kata Bambang dalam keterangan resminya.

2. Ujian pamungkas hadapi raksasa Brasil

Namun, Indonesia tak boleh larut dalam euforia usai mencetak sejarah. Itu karena mereka sudah dinanti Brasil, dalam misinya menjadi raja dunia 7x7.

Laga hidup-mati ini dijadwalkan berlangsung di Estadio De La Villa Olimpica, Tegucigalpa, Honduras, pada Minggu (31/5/2026) pukul 10.00 WIB.

3. Apa pun hasilnya, patut diapresiasi

Apa pun hasilnya nanti, Bambang merasa hasil di Honduras harus mendapat apresiasi. Ia juga berterima kasih atas doa dan dukungan masyarakat Indonesia, khususnya perjuangan Skuad Garuda di atas lapangan.

"Saya bangga dan terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, ofisial, sponsor, serta masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan penuh selama perjuangan tim di Honduras," ucap Bambang.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib

Related Articles

See More